Mengenal Tentang Sistem Injeksi Pada Mobil

Mengenal Tentang Sistem Injeksi Pada Mobil

1811
0
BERBAGI

Teknologi injeksi yang ada pada mobil sudah mulai hadir mulai tahun 1954. Pada awalnya, teknologi ini hanya diusung oleh mobil-mobil balap saja, dan untuk teknologi injeksi yang diusung oleh mobil-mobil pada saat ini merupakan hasil pengembangan dari teknologi injeksi yang ada pada jaman dulu.

Injeksi Mobil

Teknologi injeksi sendiri terdiri dari tiga sistem utama, yakni sistem bahan bakar, sistem induksi udara, serta sistem control electronic.

– Sistem Bahan Bakar

Sistem ini berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki ke ruang bakar. Sistem bahan bakar terdiri dari beberapa komponen, seperti pompa bahan bakar, fuel pulsation damper, pressure regulator, injektor, serta cold start injector.

a. Pompa Bahan Bakar

Komponen ini berfungsi untuk menyalurkan bahan bakar dari tangki menuju ke injector, sedangkan untuk pompa bahan bakar yang digunakan merupakan pompa bahan bakar listrik.

b. Fuel Pulsation Damper

Komponen fuel pulsation damper berguna sebagai penyerap perubahan tekanan pada saluran tekanan karena adanya injeksi.

c. Pressure Regulator

Pressure regulator mempunyai fungsi untuk mengatur tekanan bahan bakar ke injector. Agar mendapatkan jumlah penyemprotan yang tepat, tekanan bahan bakar harus tetap dipertahankan pada angka kurang lebih 2,55 kg/cm2, tergantung dari masing-masing jenis mobil.

d. Injector

Komponen bernama injector ini dikontrol oleh komputer. Injector sendiri merupakan sebuah nozzle elektromagnetik dan dilengkapi dengan heat insulator yang terletak pada saluran masuk atau pada kepala silinder yang dekat dengan lubang pemasukan.

e. Cold Start Injector

Cold start injector mempunyai tugas untuk menyuplai bahan-bahan saat suhu motor masih rendah. Komponen ini dipasang di bagian tengah ruangan udara masuk dan hanya bekerja saat start apabila temperatur air pendingin berada di bawah suhu 220 celcius.

– Sistem Induksi Udara

Sistem induksi udara mempunyai fungsi menyediakan udara yang diperlukan untuk pembakaran. Sistem ini terdiri dari throttle body, katup udara, dan air flow meter.

a. throttle body

Komponen ini terdiri dari katup throttle yang berfungsi untuk mengontrol udara masuk, sistem by pass udara yang berfungsi mengatur aliran udara pada putaran idle, serta throttle position sensor yang mempunyai tugas menyensor kondisi terbukanya katup throttle.

b. Katup Udara

Katup udara digunakan untuk fast idle dan dipasangkan di permukaan samping kanan silinder.

c. Air Flow Meter

Fungsi air flow meter adalah untuk mendeteksi jumlah udara yang masuk serta mengirimkan sinyal ke komputer yang menentukan dasar jumlah injeksi. Bagian ini terdiri dari plat pengukur, pegas kembali, baut penyekat campuran idle, sensor udara masuk, dan switch pompa bahan bakar.

– Sistem Control Electric (ECU)

Sistem bernama ECU ini terdiri dari beberapa sensor, seperti air flow meter, sensor air pendingin, sensor posisi katup gas, sensor udara masuk, sensor gas tekan, dan sensor tekanan mesin.

ECU mempunyai tugas untuk menentukan lama kerjanya injector dan terdiri dari beberapa komponen, di antaranya main relay yang berfungsi untuk menyediakan sumber arus listrik ke komputer, circuit opening relay yang mempunyai fungsi mengontrol kerja pompa bahan bakar, serta sebuah resistor yang bertugsi untuk menstabilkan kerja injector.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY