BMW Group, salah satu produsen mobil mewah terkemuka di dunia, telah memulai pekerjaan konstruksi untuk fasilitas manufaktur lokal miliknya untuk baterai tegangan tinggi Gen-5 di Thailand. Fasilitas ini akan mendukung produksi mobil listrik berbasis baterai yang dijadwalkan akan dimulai pada paruh kedua tahun 2025.

Pabrik baterai ini merupakan bagian dari investasi BMW Group di Thailand yang mencapai lebih dari 1,6 miliar baht (sekitar Rp 703,5 miliar). Pabrik ini akan memiliki luas 4.000 meter persegi dan akan mengubah sel baterai impor menjadi modul yang kemudian akan diintegrasikan ke dalam baterai bertegangan tinggi.

BMW Group telah memproduksi baterai di Thailand untuk mobil plug-in hybrid sejak tahun 2019. Pabrik Rayong memproduksi sekitar dua lusin model BMW, MINI, dan BMW Motorrad untuk pasar Thailand dan berbagai ASEAN. Pada tahun 2023, produksinya berjumlah lebih dari 12.000 mobil dan hampir 11.000 sepeda motor.

Milan Nedeljković, Anggota Dewan Produksi BMW AG, mengatakan bahwa produksi lokal baterai tegangan tinggi di Rayong adalah langkah logis berikutnya dalam kelanjutan elektrifikasi jaringan produksi mereka. Ia juga mengatakan bahwa prinsip ‘lokal untuk lokal’ berlaku, mendukung pembangunan ekonomi, peluang kerja dan transfer pengetahuan di Thailand dan kawasan ASEAN.

BMW Group merupakan salah satu pelopor dalam bidang mobilitas listrik, dengan lebih dari 500.000 kendaraan listrik di jalan di seluruh dunia. Pada tahun 2023, BMW Group berencana untuk menawarkan 25 model kendaraan listrik, 12 di antaranya sepenuhnya listrik.

BMW Group tidak sendirian dalam memilih Thailand sebagai lokasi produksi baterai dan mobil listrik. Great Wall Motor, salah satu produsen mobil asal Cina, juga telah mengumumkan rencananya untuk berinvestasi sebesar US$ 30 juta atau setara Rp 449 juta untuk membangun pabrik perakitan paket baterai baru di Thailand. Great Wall Motor juga akan memproduksi mobil listrik Ora Good Cat di Thailand pada tahun depan.

Thailand sendiri memiliki ambisi untuk menjadi pusat kendaraan listrik regional atau Asia Tenggara. Pemerintah Thailand memberikan insentif fiskal dan non-fiskal bagi produsen mobil yang ingin berinvestasi di sektor ini. Thailand juga memiliki pasar truk pikap yang besar, yang dapat menjadi peluang bagi pengembangan truk pikap elektrik murni.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini