Review Volkswagen Golf MK 7 Indonesia

2559
0
BERBAGI

Generasi ketujuh Volkswagen Golf ini sukses menyabet penghargaan World Car of The Year 2013. Rasanya tak mengherankan, mengingat Golf Mk7 memang sarat dengan berbagai keunggulan.

Desain Golf Mk7 merupakan evolusi dari Mk6. Meskipun ubahan modelnya tidak radikal khas Eropa, namun tampilannya lebih tajam dari generasi sebelumnya yang didukung dengan garis bodi yang lebih tegas. Lampu depannya memakai bi-xenon projector dan DRL (Daytime Running Light).

Mk7 memiliki bodi yang lebih panjang, lebih lebar, lebih rendah dan berat yang lebih ringan 100 kg dari generasi pendahulunya. Hal ini didukung oleh platform MQB yang juga dipakai oleh Audi A3 Mk3, Audi TT Mk3 dan SEAT Leon Cupra, membuat sensasi berkendara Golf Mk7 tak kalah dari mobil-mobil yang lebih mahal.

Beralih ke bagian dalam, kualitas interiornya premium layaknya mobil-mobil Eropa lainnya. Mayoritas panel interior menggunakan bahan kulit dan material soft touch. Secara menyeluruh, desain interior Mk7 cukup simple namun sarat dengan teknologi. Fitur multimedianya menggunakan layar sentuh 5 inci dengan sistem audio 8 speaker. Peredaman suara di dalam kabin juga cukup bagus.

Sayangnya Mk7 yang masuk ke Indonesia belum dilengkapi rear parking camera dan sistem navigasi, sesuatu yang seharusnya sudah menjadi standar untuk mobil sekelas ini. Mk7 juga tak memiliki USB connectivity dan koneksi bluetooth meskipun memiliki opsi SDcard sebagai gantinya, padahal versi Eropanya memiliki kesemua fitur tersebut.

Sistem pendingin udaranya otomatis dengan dual zone climate control. Bangku depan dilengkapi dengan pemanas dan ada electronic driver seat adjuster. Multi Information Display Golf Mk7 menampilkan data berkendara seperti kecepatan, konsumsi bahan bakar, jarak tempuh hingga menampilkan peringatan jika ada salah satu ban yang kekurangan tekanan angin. Mk7 juga sudah memakai fitur keyless entry dan keyless start/stop.

Layout kabin juga memiliki legroom yang lega untuk orang dewasa, baik di depan dan belakang. Golf Mk7 juga memiliki banyak ruang penyimpanan. Kompartemen bagasinya pun cukup luas.

Untuk fitur keamanan, rem cakram di keempat rodanya dilengkapi dengan fitur ABS (Anti-lock Braking System), EBD (Elektronic Brake-force Distribution) dan BA (Brake Assist) yang membuat pengereman menjadi lebih pakem dan mantap. Kabinnya dilengkapi dengan tujuh buah airbag dan electronic parking brake dengan auto hold brake. Fitur ESC (Electronic Stability Control) yang membuat mobil lebih stabil dikendarai saat kecepatan tinggi tak lupa dibenamkan ke dalam mobil ini.
.
Suspensi Mk7 sebenarnya tergolong keras, apalagi mobil ini menggunakan ban ring 18 dengan profil 40 yang ikut menyumbang kekerasan suspensinya. Suspensi yang keras memang menjadikan Mk7 kurang nyaman ketika melintasi jalan yang rusak, namun itu semua akan terbayarkan dengan tingkat kestabilan mobil saat melaju normal dan menikung dalam kecepatan tinggi.

Jantung pacu Mk7 diisi oleh mesin berkapasitas 1400cc turbo yang menghasilkan tenaga hingga 140 hp dan torsi 250 Nm. Sebagai catatan, tenaga mesin ini turun 20 hp dibandingkan generasi sebelumnya tetapi torsinya naik 10 Nm.

Untuk ukuran mesin 1400cc, tenaga yang dihasilkan mesin ini tergolong besar mampu mencapai 0-100 km/jam hanya dalam waktu 8.7 detik saja.

Torsi 250 Nm yang dihasilkannya membuat kita bisa merasakan hentakan tenaga yang keluar dari mesin ini ketika kita menginjak gas lebih dalam. Untuk tenaga sebesar itu, konsumsi bahan bakar mobil ini bisa dibilang sangat irit. Konsumsi bahan bakar dalam kota diklaim mampu mencapai 12-14 km/liter. Sedangkan untuk rute tol diklaim mencapai 19 km/liter.

Untuk harganya, VW Golf Mk7 di Indonesia hadir dalam dua versi. Untuk versi CBU, harganya sekitar Rp 544 jutaan, sedangkan versi CKD Rp 495 jutaan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY