Toyota Astra Motor Digugat 11 Miliar Karena Airbag Fortuner Tidak Mengembang

Toyota Astra Motor Digugat 11 Miliar Karena Airbag Fortuner Tidak Mengembang

1623
0
BERBAGI

Tanggal 26 Juli 2014 lalu seorang pengguna Toyota Fortuner bernama Hartono atau Toni (45 tahun) mengalami kecelakaan di Jalan Raya Hankam, Jakarta Timur. Toyota Fortuner yang dikendarainya menabrak sebuah pohon dan mengakibatkan bagian depan mobil tersebut ringsek, bahkan setirnya sampai bengkok.

Anehnya, walaupun bagian depan mobil tersebut sudah ringsek, tetapi airbag yang tertanam di dalamnya tidak mengembang. Akibatnya, Toni mengalami luka-luka dan bahkan sampai sekarang dadanya masih terasa sakit.

Berangkat dari kejadian tersebut, tanggal 29 Desember 2014 Toni melayangkan gugatan kepada PT. Toyota Astra Motor senilai 11 miliar rupiah. Gugatan dimasukan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan tepat pada hari Selasa tanggal 16 Juni 2015 kemarin diagendakan pemeriksaan barang bukti.

Sebelumnya Toni sudah menanyakan perihal airbag Toyota Fortuner yang tidak mengembang tersebut ke pihak Toyota Astra Motor, sayangnya Toni merasa tidak mendapatkan respons positif. Ia menghubungi melalui nomor hotline dan juga e-mail agar Toyota Astra Motor melakukan investigasi lebih lanjut. Namun perwakilan pihak Toyota yang datang bukanlah dari tim investigasi, melainkan dari orang bengkel.

Pihak Toyota Astra Motor juga sudah menjelaskan melalui e-mail balasan kepada Toni, dimana dijelaskan bahwa penyebab airbag tidak mengembang karena sistem airbag Fortuner milik Toni belum memenuhi syarat agar airbag bisa mengembang. Sistem airbag mobil tersebut masih dalam kondisi normal sesuai dengan standar Toyota serta dapat digunakan sesuai ketentuan di buku pedoman pemilik kendaraan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY