Ini Dia Tips Untuk Merawat Sistem Pendingin Mesin Mobil

Ini Dia Tips Untuk Merawat Sistem Pendingin Mesin Mobil

1624
0
BERBAGI

Memiliki mobil yang selalu berada dalam kondisi prima merupakan sebuah hal yang diinginkan oleh setiap pemilik mobil. Agar mobil selalu dalam kondisi prima tentunya para pemilik harus rajin merawat kendaraannya masing-masing, salah satunya adalah merawat sistem pendingin mesin agar mesin tidak mengalami overheat.

Nah, pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tips yang bisa anda lakukan untuk merawat sistem pendingin mesin pada mobil anda.

Isi Radiator

1. Menjaga Volume Air Radiator

Hal paling mudah yang bisa anda lakukan adalah memastikan jumlah air radiator selalu berada di antara batas low dan high. Anda bisa melihat jumlah air radiator melalui tabung reservoir. Selain itu jangan membuka tutup radiator, hal ini dilakukan agar udara tidak terjebak pada sistem pendingin mesin.

2. Selalu Gunakan Air Radiator yang Tepat

Anda wajib menggunakan radiator coolant agar sistem pendingin bisa bekerja secara maksimal. Radiator coolant memiliki titik didih yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan air keran biasa. Selain itu, pelumas yang ada pada radiator coolant juga bisa menjaga kinerja water pump.

3. Perhatikan Kondisi Tutup Radiator

Tutup radiator berfungsi sebagai katup pengatur aliran air dari tabung reservoir ke radiator. Bila suhu mesin meningkat, air yang ada di radiator akan berpindah ke tabung reservoir. Begitupula sebaliknya, bila suhu mesin mulai dingin maka air dari tabung reservoir akan kembali lagi ke radiator. Apabila karet dan per mulai rusak, maka tutup radiator tidak akan berfungsi maksimal. Untuk mendeteksinya bisa dari tidak berubahnya ketinggian air pada saat suhu mesin meningkat atau menurun. Jika hal ini sudah terjadi, anda bisa mengganti tutup radiator dengan yang baru. Pastikan bahwa tekanan tutup radiator sama dengan aslinya, umumnya berada pada angka 0.9 bar dan 1.1 bar

4. Menjaga Kondensor AC Selalu Bersih

Kondensor AC berada di bagian mesin paling depan, sehingga komponen ini rentan terhadap debu dan juga kerikil. Posisinya sendiri berada di sebelah radiator, dan bila kondensator AC kotor, maka aliran udara segar ke mesin akan terhambat dan mengakibatkan proses pelepasan panas menjadi terganggu. Oleh karena itu bersihkan kondensor AC dengan air bertekanan secara berkala.

5. Perhatikan Kerja Kipas Elektrik

Untuk mobil baru biasanya sudah mengadopsi single electric fan, berbeda dengan mobil keluaran lama yang masih mengusung dua kipas untuk mesin dan AC. Tapi walaupun jumlah kipasnya hanya satu, kecepatan putaran kipasnya dibuat menjadi dua tingkat kecepatan. Anda harus memastikan bahwa kedua tingkat kecepatan kipas bekerja maksimal. Bila putaran kipas melemah maka proses pelepasan panas mesin akan terganggu.

6. Perhatikan Belt

Mobil baru biasanya hanya menggunakan satu belt untuk memutar kompresor AC dan waterpump. Anda harus memastikan bahwa kondisi belt selalu dalam kondisi bagus, jika belt sampai putus, maka sirkulasi air di sistem pendingin mesin akan terhenti. Kondisi belt yang mulai menurun ditandai dengan munculnya bunyi berdecit.

7. Jangan Pernah Melepas Thermostat

Bila anda masih menggunakan mobil lama, beberapa mekanik akan menyarankan anda untuk melepas thermostat. Sebaiknya anda jangan melepas komponen yang satu ini, itu karena thermostat berfungsi untuk menjaga mesin agar selalu berada pada suhu kerja optimal.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY