Review KIA Rio Facelift 2015 Indonesia

3408
0
BERBAGI

Generasi ketiga KIA Rio pertama kali diperkenalkan di Geneva Motor Show 2011 dan langsung mencapai tingkat penjualan yang cukup bagus di beberapa negara. Tak hanya itu, KIA Rio juga berhasil memenangkan beberapa penghargaan bergengsi. Akhirnya, produsen asal Korea Selatan tersebut memberikan penyegaran pada KIA Rio dan pertama kali diperkenalkan ke publik pada Paris Motor Show 2014 silam.

Apa saja perubahannya?

Eksterior

Sebenarnya tidak banyak yang berubah dari KIA Rio Facelift ini. Perubahan mendasar untuk eksteriornya ada pada grille serta bumper bagian depan dan belakang yang memakai desain baru.

rio2 Seperti mobil keluaran KIA pada umumnya, desain front fascia KIA Rio dikenal dengan sebutan “Tiger Nose” yang menjadi ciri khas KIA. Hal ini dimaksudkan untuk mempermudah publik mengenali mobil ini sebagai produk KIA meskipun hanya melihat sekilas.

rio3

Fog lamp yang dipakai kini jauh lebih keil dari sebelumnya dan ditempatkan pada intake grille baru berornamen blade.

rio4

Velg yang dipakai berukuran 15 inci dengan motif baru, berbeda dari Rio sebelumnya yang memakai velg ukuran 16 inci.Ban yang dipakai adalah ban combo yang diimpor langsung dari Korea Selatan.

rio5

Interior

Beralih ke dalam, interior Rio facelifttak banyak berubah. Konsol tengahnya kini berwarna hitam glossy atau piano black, berbeda dari pendahulunya yang memakai kelir hitam doff.

rio7

Ventilasi AC dilapisi dengan aksen krom dengan satin finish dan piano black. AC di Konsol tengah juga mampu menghembuskan angin yang sanggup menjangkau bagian belakang.

rio9

Multimedia yang dipakai masih menggunakan 2-DIN dengan 6 speaker yang bisa memutar CD, MP3 dan Radio. Tersedia juga koneksi Bluetooth dan USB. Sayangnya ini hanya 2-DIN biasa, belum ada layarnya, apalagi layar sentuh.

Kursinya masih memakai bahan kain dengan warna krem, jadi mungkin akan lebih mudah kotor. Ada baiknya jika anda melapisinya dengan seat cover berbahan kulit sintetis. Meski demikian, posisi head rest-nya mampu menopang kepala dengan sempurna.

Tersedia ECO Mode yang berada di panel instrumen yang berguna untuk membantu pengemudi berkendara dengan hemat bahan bakar. Caranya cukup mudah, anda hanya perlu berkendara dibawah 2.000 RPM.

rio12

Beralih ke kursi penumpang, kabin belakang cukup luas dan nyaman, bahkan untuk menampung 3 orang sekaligus. Leg room dan head room-nya juga sangat memadai.

Kompartemen bagasi yang ditawarkan oleh Rio facelift sebenarnya cukup luas, sayangnya tidak rata sehingga badan harus membungkuk saat mengambil barang dan akan sulit untuk mengeluarkan barang yang berat dari bagasinya. Kursi belakang bisa dilipat dengan konfigurasi pembagian 60:40 untuk memperluas kapasitas bagasi sehingga total kapasitas bagasi bisa memuat sekitar 923 liter.

Safety

Untuk fitur keamanan, Rio standar hanya dibekali dengan satu buah airbag, berbeda jauh dengan versi Eropanya yang mempunyai enam buah airbag. Rem belakangnya masih memakai tromol. Rio facelift versi Indonesia ini juga tidak memiliki fitur semacam electronic stability control dan traction control yang ada pada versi Eropanya.

Impresi Berkendara

Sebagai mobil subcompact bertipe sport sedan hatchback dengan panjang 4 meter, KIA Rio di Indonesia bersaing di pasar yang sangat kompetitif, dimana ada Honda Jazz dan Toyota Yaris yang telah lama menguasai segmen ini.

Rio Facelift masih mengusung mesin yang sama dengan pendahulunya, yaitu mesin berkapasitas 1.3963 cc. Memakai penggerak roda depan, tenaga yang dihasilkan oleh mobil ini adalah 107 Hp dengan torsi 135 Nm.

Transmisi yang digunakan juga masih sama, yakni manual 6-percepatan dan otomatis 4-percepatan. Kia Rio Facelift yang kami uji ini adalah tipe otomatis, akselerasinya cukup responsif. ketika di kickdown, mobil ini akan langsung merespon untuk melakukan downshift.

rio11

Pilar A mobil ini diperpanjang sehingga mengurangi blindspot. Sayangnya kaca belakang mobil ini kecil, sehingga mempersulit kita memonitor keadaan belakang saat berkendara dan parkir.

Karena bentuknya yang kompak, ini memudahkan pengemudi untuk bermanuver di jalan dan di tempat parkir. Body roll-nya juga sangat minim saat melintasi tikungan. Radius putar setirnya juga lumayan kecil, sehingga lebih mudah untuk berputar meski di jalan yang sempit.

Putaran setirnya ringan, bahkan mungkin bisa dibilang terlalu ringan. Karena mobil ini menggunakan electric power steering, maka sudah bisa dipastikan anda tidak akan mendapatkan feedback apapun dari apa yang terjadi di roda depan. Bagi kebanyakan orang hal ini tidak akan menjadi masalah, hanya saja kesan sporty saat mengendarai mobil ini jadi sedikit berkurang.

rio6

Peredaman kabinnya cukup bagus, road noise di luar bisa teredam dengan baik. Sedangkan untuk kenyamanannya sendiri, versi facelift ini terasa lebih empuk dari yang sebelumnya. Hal ini mungkin karena penggunaan velg 15 inci dan ban yang lebih tebal.

Kesimpulan

Setelah melakukan test drive KIA Rio facelift, kami menyimpulkan kalau mobil ini bisa dibilang best value for money. Tipe terendah mobil ini dihargai sekitar Rp 222 jutaan dan tipe tertinggi, yaitu Platinum, dibandrol seharga Rp 252 jutaan.

Dengan harga yang jauh lebih murah dibandingkan kompetitornya, anda bisa mendapatkan fitur dan pengalaman berkendara yang setara di mobil ini. Build quality yang bagus, peredaman suara kabin yang sangat baik serta garansi 5 tahun yang diberikan KIA menjadi nilai plus.

So, bagi anda yang sedang berencana membeli small hatchback atau city car, KIA Rio layak menjadi salah satu pertimbangan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY