Daihatsu Sirion Facelift 2015 Review Indonesia

3771
0
BERBAGI

Sejak meluncur di Tanah Air pada bulan Februari silam, Daihatsu Sirion 2015 facelift menjadi salah satu lini depan Daihatsu untuk bersaing di segmen subcompact city car bersama dengan Ayla.

Daihatsu menawarkan penyegaran yang cukup signifikan pada eksterior dan interior Sirion. Maklum, mobil yang merupakan produk CBU (Completely Built Up) dari Malaysia ini terakhir kali mendapatkan pembaharuan pada tahun 2011.

Sebagai informasi, Sirion dikenal sebagai Perodua MyVi di negara asalnya dan hadir dalam 2 opsi mesin, yakni mesin berkapasitas 1.300 cc dan 1.500 cc. Untuk Indonesia, Daihatsu memboyong Sirion dengan kapasitas 1.300 cc. Uniknya, bodi mobil yang digunakan adalah bodi Perodua MyVi kelas tertinggi 1.500 cc, bukan bodi seri 1.300 cc.

Lalu apa saja yang mendapat sentuhan baru?

Eksterior

Sebagai mobil yang berorientasi pasar untuk anak muda maupun keluarga muda, Sirion sukses menampilkan wajah baru yang segar dan berkarakter sporty. Hal ini bisa dilihat dari aneka ubahan yang didapatkannya, seperti desain lampu baru yang sudah memakai projector headlamp meskipun belum HID serta adanya LED stripe position lamp.

Sirion_2015_facelift_2

Desain grille turut mendapatkan sentuhan baru dengan model heksagonal plus motif karbon melintang di tengah grille yang menambah kesan sporty dari mobil ini. Kedua foglamp-nya dihubungkan dengan detailing berwarna hitam di atas bumper bawah yang menyerupai bentuk taring.

Beralih ke samping, tidak banyak yang berubah sebenarnya. Hanya ada beberapa penambahan seperti side body moulding dengan aksen krom, side skirt baru dan penggunaan door handle berbalut krom. Sirion juga sudah memakai fitur spion yang retractable sehingga memudahkan dalam melipat spion secara elektris dari dalam kabin.

Sirion_2015_facelift_4

Velg yang dipakai kali ini adalah velg dengan desain baru berukuran 14 inci sebagai standarnya. Untuk ban depan, Sirion sudah memakai rem cakram, sedangkan di ban belakang masih memakai tromol.

Sirion_2015_facelift_3

Bagian buritan Sirion mendapat penyegaran desain stop lamp yang sudah memakai LED dan memakai cover mika bening. Sementara itu, lampu sein dan lampu mundurnya masih lampu bohlam. Anda juga akan menjumpai rear roof spoiler bergaya sporty di bagian atas dan rear parking sensor sebanyak dua buah di bumper belakang.

Bumper belakang juga mengikuti desain bumper depannya yang dibalur aksen hitam plus penggunaan aksesoris seperti difusser di bagian bawah. Muffler cutter yang dipakai berbalut aksen krom guna menambah aura sporty mobil ini.

Sirion_2015_facelift_5

Bagasi

Sirion dilengkapi dengan tray cover dan net pengaman yang juga bisa berfungsi sebagai kantung. Sayangnya tray cover yang disediakan belum terintegrasi pada pintu bagasi, sehingga untuk melipat ke atas masih secara manual, tidak seperti pada beberapa mobil sekelas dari kompetitornya.

Kompartemen bagasi disebut mampu menampung barang dengan kapasitas sekitar 208 liter. Jika dirasa kurang, anda bisa memperluasnya dengan merebahkan kursi penumpang belakang dengan konfigurasi 60:40.

Pada bagian bawah lantai bagasi tersimpan ban cadangan dengan tipe space saver yang berukuran lebih kecil daripada ban standarnya.

Sirion_2015_facelift_6

Interior

Interior Sirion facelift mendapat tambahan beberapa fitur baru dan penyegaran desain. Bentuk dasbornya kini lebih bulat, dengan aksen silver brushed aluminium look dan lapisan krom berbentuk cincin menjadi aksen pada panel pengaturan atau knob AC. Uniknya, ada pula sebuah cup holder pada sisi kanan lingkar kemudi. Meskipun terkesan rapuh, adanya cup holder pada sisi pengemudi ini cukup berguna bagi pengemudi.

Sirion_2015_facelift_9

In dash entertaiment system Sirion sudah terintegrasi dan tidak memakai produk after market yang mampu memutar CD player, MP3, Aux serta dilengkapi fitur USB connection dan Bluetooth. Sedangkan pada speedometer-nya, Sirion facelift memiliki Multi Information Display yang menampilkan konsumsi BBM, kecepatan dan transmisi.

Sirion_2015_facelift_7

Lingkar kemudi kini semakin berototdan berlapis kulit, tidak seperti pendahulunya yang memiliki desain setir seperti Xenia lawas. Pada kemudi juga sudah dilengkapi dengan audio switch control  yang mempermudah pengoperasian perangkat entertainment mobil ini. Setir Sirion ini juga dibekali fitur tilt steering meskipun ubahannya tidak terlalu signifikan.

Berhubung mobil yang kami tes berjenis otomatis, maka tuas transmisinya terletak di bagian tengah dasbor. Berbeda dengan versi manual yang tuas transmisinya terletak di konsol tengah seperti mobil konvensional. Tuas transmisi pada Sirion facelift juga dilapisi kulit dengan aksen jahitan merah.

Sirion_2015_facelift_8

Jok yang dipakai untuk kabin depan memakai bahan kain dengan warna gelap dan berbentuk semi bucket-seat yang cukup nyaman. Head rest-nya juga mampu menopang dengan baik. Tidak demikian halnya pada bangku penumpang, karena ketiga kursinya tidak memiliki head-rest. Meskipun demikian, bangku penumpang sudah dilengkapi dengan 3-point seatbelt dan ISOFIX.

Banyak tersedia tempat penyimpanan pada sirion ini. Selain pada konsol tengah, ada juga laci penyimpanan di bagian bawah kursi penumpang depan. Selain itu, tiga buah pengait juga disediakan pada jok depan guna menggantungkan tas maupun barang belanjaan.

Safety

Seatbelt yang ada pada Sirion sudah memakai teknologi pre-tensioner dan load limiter yang berfungsi untuk mengoptimalkan perlindungan saat terjadi benturan dan memaksimalkan kerja airbag agar penumpang terhindar dari cedera parah.

Sirion facelift dibekali dengan Dual SRS Airbag yang terletak pada lingkar kemudi dan dasbor di bagian penumpang depan. Sebagai fitur keamanan, immobilizer menjadi standar. Sayangnya Sirion belum memiliki fitur ABS untuk sistem pengeremannya.

Mesin

Seri facelift dari Sirion ini masih memakai mesin K3-VE 1.300 cc 4 silinder DOHC dengan VVT-i yang sama dengan pendahulunya. Tenaga yang dihasilkan mencapai 88 hp pada putaran 6.000 rpm dan torsinya 116 Nm di 4.400 rpm.Angka tersebut bisa dibilang cukup untuk menggerakkan bodi mobil yang berbobot sekitar 950 kg ini.

Impresi Berkendara

Akselerasi yang dihasilkan oleh mesin 1.300 cc yang diusungnya cukup responsif, meskipun pedal gas kadang terasa berat dan kehilangan momentum tarikannya.

Keheningan kabin cukup teredam dengan baik. Hanya saja, suara kompresor AC masih terdengar ke dalam kabin jika knob AC diputar ke level yang lebih tinggi.

Suspensi mobil ini juga lebih moderate daripada seri sebelumnya yang lebih keras. Radius putarnya yang kecil mampu membuat mobil ini berputar di U turn dalam sekali putar tanpa membuang banyak badan jalan.

Kesimpulan

Menurut kami, mobil ini bisa menjadi alternatif dari mobil Low Cost and Green Car (LCGC). Dengan menambah sedikit dana, anda akan mendapatkan mobil yang lebih stylish dengan fitur yang lebih lengkap dari mobil LCGC .

Bagaimana menurut anda terhadap ulasan Daihatsu Sirion 2015 facelift dari kami ini? Sampaikan pendapat anda pada kolom yang tersedia.

Baca juga: Daihatsu New Sirion Berhasil Memperoleh Bintang 4 Dalam Uji Tabrak ASEAN NCAP

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY