Apa yang Terjadi Jika Kita Asal Mengisi Bahan Bakar dengan RON Tinggi?

Apa yang Terjadi Jika Kita Asal Mengisi Bahan Bakar dengan RON Tinggi?

983
0
BERBAGI

Selama ini beredar luas anggapan bahwa makin tinggi RON dalam suatu jenis bahan bakar, maka makin baik pula kualitasnya dan baik hasilnya bagi kendaraan.

Namun benarkah demikian?

Ternyata tak selamanya teori tersebut berlaku. Bahkan bukan tak mungkin dengan pemakaian bensin yang memiliki RON tinggi justru akan berakibat negatif bagi mesin. Apa sebabnya?

Mesin kendaraan masa kini sudah mengalami lompatan teknologi yang amat signifikan daripada masa-masa sebelumnya. Tentu saja mesin-mesin berkategori “mesin pintar” tersebut membutuhkan bahan bakar berkualitas. Namun penggunaannya pun tidak sembarangan, sebaiknya tetap memperhatikan peringatan pada buku manual atau memakai tipe bahan bakar yang disarankan oleh pabrikan.

Kepintaran mesin masa kini membuat mesin mampu melakukan setting pada timing ignition-nya di titik tertentu berdasar pembakaran yang dihasilkan bahan bakar. Jika dirasa belum menghasilkan performa yang pas, maka performa mesin akan ditingkatkan lagi semakin dekat dengan detonasi. Hanya saja, ini tak selamanya baik.

Artinya, saat kendaraan disuplai dengan bensin RON terlalu besar dan mesin tidak bisa menerimanya, efek negatif justru akan dirasakan. Sebagai contoh, mesin berasio kompresi 9 dengan rekomendasi RON 88-90 jika disuplai dengan bahan bakar RON 95 maka hasilnya justru tidak akan maksimal.

Sebagai ilustrasi mudah, jika anda mengisi mobil anda dengan Pertamax Plus namun mobil yang anda gunakan masih manual dalam artian belum menggunakan ECU serta timing ignition tidak disetel, maka yang terjadi justru mobil anda akan kehilangan daya. Hal ini timbul karena bahan bakar tidak mampu terbakar semua sehingga membuatnya lebih boros dan menghasilkan emisi yang tinggi.

Ini menjelaskan sekaligus menjawab berbagai keluhan yang sering muncul dengan menjadikan kualitas bensin sebagai si penyebab dari performa mesin yang tidak maksimal dan bahan bakar yang semakin boros. Pada intinya, anda harus memahami kendaraan yang anda gunakan, melihat rasio kompresi mesin dan mencarikan bahan bakar yang pas sesuai dengan anjuran pabrikan atau buku manual mobil anda.

Baca juga: Pengaruh Oli Bagi Tingkat Konsumsi Bahan Bakar Mobil

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY