Perbandingan : KIA Rio 2014 vs KIA Rio Facelift 2015 vs KIA Rio Facelift Platinum

3889
0
BERBAGI

Berkat bergabungnya mantan desainer Audi ke KIA, yaitu Peter Schreyer pada tahun 2006, saat ini mobil-mobil produksi KIA telah mulai diperhitungkan di pasar otomotif internasional. Bisa dibilang KIA telah sukses melakukan evolusi terhadap mobil-mobil produksinya, termasuk untuk KIA RIO.

Di Indonesia, RIO merupakan salah satu model yang menyumbang angka penjualan tertinggi bagi KIA. Dan demi menguasai pangsa pasar di segmen mobil hatchback tanah air, pada tahun 2015 KIA menghadirkan versi facelift dari mobil tersebut.

Secara umum, tampilan KIA RIO Facelift terlihat lebih sporty dari KIA RIO model sebelumnya. Namun bila dirasa masih kurang sporty, KIA masih menyediakan satu varian lagi, yaitu RIO Platinum. Bila dilihat secara sekilas, ketiganya tidak memperlihatkan perbedaan yang mencolok. Akan tetapi bila diperhatikan secara lebih dekat, maka akan terlihat beberapa perbedaan mendasar dari ketiga model tersebut.

Baik RIO Facelift maupun RIO Platinum sama-sama mengusung desain grill yang baru, dimana terlihat lebih sporty dari desain grill KIA RIO model sebelumnya. Selain grill, perbedaan lainnya terdapat pada foglamp, baik RIO Facelift maupun RIO Platinum sama-sama menggunakan foglamp dengan ukuran yang lebih kecil dari RIO model sebelumnya. Dan demi menambah kesan sporty, foglamp tersebut ditempatkan pada rumah foglamp berdesain baru yang dihiasi dengan ornamen blade. Khusus untuk RIO Platinum bahkan telah dilengkapi juga dengan Daytime Running Light yang terletak tepat di atas ornamen blade.

Perbedaan selanjutnya terdapat pada desain bumper depan, hadirnya bumper dengan desain baru ini semakin menambah kesan sporty dari RIO Facelift dan RIO Platinum. KIA juga memberikan velg berdesain baru untuk RIO Facelift maupun RIO Platinum. Keduanya terlihat menggunakan velg dengan desain dan ukuran yang berbeda, Rio Facelift menggunakan velg berukuran 15 inch yang ditujukan untuk mengejar kenyamanan berkendara, sedangkan RIO Platinum menggunakan velg dengan ukuran yang lebih besar, yaitu 17 inch. Penggunaan velg berukuran besar ini ditujukan untuk mengejar kestabilan berkendara, terlebih pada saat melaju pada kecepatan tinggi. Dan khusus untuk RIO Platinum, mobil ini juga telah dilengkapi dengan sideskirt serta menggunakan shark fin antenna yang terletak di bagian atap.

Melihat bagian belakangnya hanya ditemukan sedikit perbedaan, yaitu hanya terdapat pada bumper dan cat eye rear bumper yang hadir dengan desain baru. Selain itu, pada bumper belakang KIA RIO model lama maupun RIO Facelift sama-sama terdapat sensor parkir berjumlah dua buah, sedangkan pada RIO Platinum sudah terdapat empat buah sensor pakir.

Masuk ke bagian dalam kabin juga hanya ditemukan sedikit perbedaan diantara RIO model lama, RIO Facelift, maupun RIO Platinum. Perbedaan paling jelas terlihat pada jumlah lampu kabin, dimana untuk RIO model lama menggunakan dua buah lampu kabin dan pada RIO Facelift dikurangi menjadi hanya satu buah saja, sedangkan pada RIO Platinum malah kembali menggunakan dua buah lampu kabin.

Selain jumlah lampu kabin, perbedaan juga terdapat pada sektor konsol tengah, bila konsol tengah RIO model lama dilabur dengan warna hitam doff, maka untuk RIO Facelift dan RIO Platinum dilabur dengan warna hitam glossy. Kisi AC maupun lis pada headunit RIO Facelift maupun RIO Platinum juga kini dihiasi dengan aksen berwarna silver, sedangkan pada RIO model sebelumnya tidak diberi aksen sehingga masih terlihat polos.

Untuk system audio yang digunakan, baik RIO Facelift maupun RIO Platinum sama-sama menggunakan headunit double DIN yang bisa diintegrasikan dengan radio, CD , Mp3, USB, maupun iPod. Perbedaan paling mencolok dari ketiga model RIO ini terdapat pada adanya tombol start/stop engine untuk RIO platinum. Sedangkan pada RIO Facelift maupun RIO model sebelumnya belum menggunakan fitur tersebut.

Jika melihat lingkar kemudinya, beberapa tombol pengaturan pada RIO Platinum terlihat lebih lengkap. Tombol pada lingkar kemudi mobil ini bisa digunakan untuk mengatur Multi Instrument Display dan juga Audio, berbeda dengan tombol pada lingkar kemudi RIO Facelift dan RIO model sebelumnya yang hanya bisa digunakan untuk mengatur Multi Instrument Display saja. Khusus untuk RIO Platinum juga telah menggunakan setir berjenis telescopic dan tilt steering, namun untuk RIO Facelift dan RIO model sebelumnya hanya  menggunakan setir berjenis tilt steering.

Sedangkan jika dilihat dari segi fitur keselamatan, perbedaan hanya terdapat pada jumlah airbag-nya saja, dimana RIO Platinum sudah mengusung airbag berjumlah dua buah, berbeda dengan RIO Facelift dan RIO model sebelumnya yang hanya mengusung satu buah airbag.

Selain perbedaan-perbedaan tersebut, ketiganya masih menggunakan spesifikasi yang sama, seperti penggunaan bodi monocoque demi memberikan rasa aman bagi penumpangnya, sektor dapur pacu masih mengandalkan mesin berkapasitas 1.400 cc yang mampu mengeluarkan tenaga sebesar 107 PS dan torsi 13.8 kg-m, serta rem belakang juga masih berjenis tromol. Model terbaru KIA RIO ini ditawarkan dalam dua pilihan transmisi, untuk RIO Facelift tersedia dalam transmisi manual 6-percepatan dan otomatis 4-percepatan, sedangkan RIO Platinum hanya tersedia dalam transmisi otomatis 4-percepatan.

KIA RIO Facelift dijual seharga 222.500.000 Rupiah untuk tipe transmisi manual, dan untuk tipe transmisi otomatis dijual seharga 235.000.000 Rupiah, sedangkan RIO Platinum dijual dengan harga 252.800.000 Rupiah. Dengan selisih harga antara RIO Facelift dengan RIO Platinum yang mencapai 20-30 jutaan Rupiah, rasanya akan lebih baik jika KIA memberikan peningkatan fitur yang cukup signifikan, seperti misalnya penggunaan rem cakram pada roda belakang.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY