Subaru Lakukan Recall Terhadap Tiga Model Mobilnya, Apakah Berlaku Juga Untuk Indonesia?

Subaru Lakukan Recall Terhadap Tiga Model Mobilnya, Apakah Berlaku Juga Untuk Indonesia?

1949
0
BERBAGI

Kasus recall atau penarikan ulang kembali terjadi, setelah beberapa saat yang lalu menimpa Nissan, maka kali ini giliran Subaru yang terpaksa melakukan recall. Dikabarkan bahwa ada tiga model mobil produksi Subaru yang terkena recall, yaitu Subaru XV, Forester, dan Impreza. Namun untuk Impreza WRX dan STI tidak termasuk model yang terkena recall.

Subaru Impreza

Subaru terpaksa melakukan recall lantaran teknisi menemukan adanya potensi cacat pada sistem kabel dan pelapisan logam yang ada di bawah pengemudi. Dijelaskan bahwa selama mobil digunakan, lapisan logam dan kabel bisa saling bersinggungan sehingga menyebabkan pembungkus kabel menjadi cepat aus. Apabila tingkat keausan pembungkus kabel semakin tinggi, maka potensi terjadinya korsleting juga akan semakin tinggi.

Korsleting yang terjadi akan menyebabkan beberapa bagian mobil, seperti lampu depan, wiper, dan klakson tidak berfungsi secara maksimal. Bahkan tidak menutup kemungkinan jika permasalahan yang terjadi semakin parah maka bisa menyebabkan kinerja mesin menjadi kurang maksimal.

Lantas, di negara mana sajakah Subaru melakukan recall terhadap tiga mobilnya? Berdasarkan informasi yang kami peroleh, recall dilakukan di negara Hong Kong, Filipina, Taiwan, Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Subaru Forester

 

Subaru sendiri sudah mulai menghubungi para pemilik mobil di atas agar mereka segera membawa mobilnya ke dealer untuk dilakukan perbaikan. Sedangkan lama waktu yang dibutuhkan untuk perbaikan berkisar antara 1-7 jam, tergantung dari tingkat kerusakan yang terjadi.

Nah, apabila ada dari anda yang mengendarai mobil Subaru di atas, disarankan agar segera membawa mobil anda ke dealer Subaru untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga Mengenai : Izin Impor Diblokir, Subaru Indonesia Terpaksa Tidak Jualan Sejak Januari 2015

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY