Datsun Go Panca Hatchback Review Indonesia

1943
0
BERBAGI

Kemunculan mobil LCGC di Indonesia bisa dibilang menjadi angin segar bagi sebagian kalangan masyarakat, terlebih bagi mereka yang ingin memiliki mobil baru dengan harga yang terbilang murah. Untuk saat ini sendiri ada beberapa pilihan mobil LCGC yang bisa dijadikan pilihan, namun bila anda menginginkan mobil LCGC dengan desain yang terlihat cukup sporty, mungkin anda bisa melirik mobil buatan Datsun yang satu ini, yaitu Datsun Go Panca.

Berbeda dengan kakaknya Datsun Go+ Panca yang berjenis MPV, untuk Datsun Go Panca merupakan mobil berjenis hatchback dengan kapasitas 5 orang penumpang. Datsun Go sendiri dijual dengan harga berkisar 100 jutaan rupiah, tergantung dari masing-masing tipe. Lantas, apakah dengan harga 100 jutaan rupiah Datsun Go sudah bisa diandalkan dan layak untuk anda miliki?

Eksterior

Bila melihat eksteriornya, bisa dibilang Datsun Go Panca didesain dengan cukup sporty. Grill mengusung desain honeycomb berwarna hitam yang dipadukan dengan aksen chrome di sisinya. Selain itu di bagian belakang terdapat spoiler yang sudah dilengkapi dengan high mount stop lamp. Bahkan untuk Go Panca tipe T-Active juga sudah dilengkapi aero kit dan body side moulding yang semakin menambah kesan sporty. Sayangnya untuk pengaturan spion belum bisa dioperasikan secara electric, jadi masih harus secara manual menggunakan tangan.

Datsun Go Panca juga masih menggunakan velg kaleng yang hanya ditutup dengan wheel dop. Jika saja mobil ini sudah menggunakan velg alloy mungkin kesan sporty bisa semakin terlihat. Selain itu untuk diameter rodanya sendiri juga tergolong kecil, yaitu hanya sebesar 13 inch.

Hal menarik yang dihadirkan Datsun untuk mobil ini terdapat pada mesin yang digunakan, dimana Datsun Go ditenagai oleh mesin berkapasitas 1.200 cc berkode HR12DE. Mesin ini merupakan mesin yang sama seperti yang digunakan oleh Nissan March, hanya saja tenaganya diperkecil menjadi 68 PS.

Interior

Masuk ke dalam kabin tidak ada hal yang cukup menonjol pada mobil ini. Setir sudah power steering namun belum menggunakan jenis tilt steering, sehingga tidak bisa diatur sesuai dengan kebutuhan pengemudi. Tuas transmisi tidak terletak di konsol tengah seperti mobil pada umumnya, namun diletakkan tepat di bawah dashboard. Tuas transmisi pada mobil ini hanya tersedia dalam satu pilihan saja, yaitu manual 5-percepatan. Untuk rem tangannya sendiri juga masih mengusung model tarik. Melihat bagian speedometer dapat terlihat bahwa mobil ini sudah mengusung tachometer dan indikator bensin berjenis digital. Menariknya, indikator bensin bisa memberitahu perkiraan jarak tempuh mobil disesuaikan dengan kapasitas bahan bakar yang masih tersedia. Pedal gas yang diusung juga sudah elektrik.

Sistem audio yang diusung oleh Datsun Go Panca juga terbilang sederhana, headunit belum bisa digunakan untuk memutar CD, namun sudah dilengkapi dengan port USB dan Aux serta terdapat speaker berjumlah dua buah di bagian depan. Pengaturan AC yang tersedia juga terbilang sederhana, dimana hanya ada pengaturan untuk kecepatan kipas dan suhu saja, tidak ada pengaturan untuk AC kepala dan kaki. Sayangnya AC yang digunakan belum elektrik, jadi masih menggunakan putaran mesin untuk memutar kompresornya.

Hal unik lainnya yang dihadirkan Datsun untuk mobil ini bisa dilihat dari bentuk kursi depannya, dimana dibuat menyatu dan dapat difungsikan untuk menaruh tas atau barang bawaan.

Untuk bagian belakang bisa dibilang menawarkan ruang yang cukup lega, baik leg room maupun head room juga masih menyisakan sedikit sisa. Namun sayang pada kursi belakang belum dilengkapi dengan headrest, sehingga bila terjadi tabrakan dari arah belakang akan cukup membahayakan bagi penumpang. Sayangnya untuk mengoperasikan kaca pintu belakang masih menggunakan sistem engkol.

Keunggulan lainnya yang ditawarkan oleh mobil ini terdapat pada kapasitas bagasinya, dimana mempunyai kapasitas sebesar 265 liter yang tentunya sudah cukup untuk mobil berjenis hatchback. Namun sayang untuk membuka pintu bagasi anda harus membukanya menggunakan tuas pintu bagasi yang terletak di samping kursi pengemudi.

Impresi Berkendara

Saat menjajal mobil ini, terasa sekali bahwa mesin 1.200 cc 3-silinder berkode HR12DE milik Nissan March yang dipakainya mampu memberikan respon yang cukup memuaskan. Tenaganya di putaran bawah tidak lelet merespon pijakan gas. Begitu pula saat melaju dalam kecepatan tinggi, mesinnya tidak mengecewakan. Jika anda sedang dalam perjalanan ke luar kota dan melintasi jalan bebas hambatan misalnya, anda tak perlu khawatir mobil ini akan kehabisan napas saat melakukan overtaking.

Hanya saja saat mobil sedang berhenti atau dalam keadaan idle, getaran mesin terasa cukup keras dan baru mulai menghilang perlahan setelah mobil melaju kembali.

Sebagai catatan, meskipun mesin yang digunakan oleh Go Panca cukup bertenaga untuk dipacu dalam kecepatan tinggi, kami tidak menyarankan anda sering-sering melakukannya. Ada beberapa pertimbangan, antara lain karena body roll mobil ini cukup terasa. Sentuhan ringan pada lingkar kemudi langsung direspon sehingga jika anda membanting putaran setir cukup keras, maka bukan tak mungkin mobil ini akan menjadi limbung dan susah dikendalikan.

Harga

Datsun Go Panca dijual dengan harga berkisar dari Rp 100 jutaan, tergantung dari tipe yang anda pilih. Datsun juga memberikan paket tambahan untuk mobil ini, dimana paket tambahan tersebut terdiri dari velg alloy berdiameter 15 inch, penambahan foglamp, dan juga electric mirror. Untuk menambahkan paket ini, anda harus membayar ekstra sekitar Rp 7 hingga 10 jutaan.

Kesimpulan

Datsun Go Panca mempunyai durabilitas yang cukup mumpuni, terutama berkat penggunaan mesin yang sama dengan milik Nissan March, berbeda dari kebanyakan mobil LCGC yang biasanya mendapatkan mesin baru khusus LCGC.

Meskipun bisa dibilang mobil murah, mobil LCGC (Low Cost Green Car) justru diharuskan memakai bahan bakar RON 92 atau Pertamax untuk mendapatkan performa puncaknya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY