Awas, Menjual Bensin Eceran dengan Harga Tinggi Bisa Kena Denda Hingga Puluhan...

Awas, Menjual Bensin Eceran dengan Harga Tinggi Bisa Kena Denda Hingga Puluhan Miliar Rupiah

1084
0
BERBAGI

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah “pertamini” atau sering juga disebut dengan penjual bensin eceran. Pertamini sendiri memang sudah lumrah ada dimana-mana, namun belakangan ini keberadaannya menjadi bahan pembicaraan di kalangan masyarakat.

Ya, penjual bensin eceran kini tengah dipersoalkan secara hukum lantaran berdasarkan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi keberadaan bensin eceran adalah ilegal. Bahkan dalam pasal 55 disebutkan bahwa penyalur BBM subsidi yang melakukan penjualan tidak sesuai dengan ketetapan pemerintah akan dipidana paling lama 6 tahun dan denda paling tinggi 60 miliar rupiah.

Untuk mengatasi hal tersebut, BPH Migas lantas menerbitkan Peraturan BPH Migas Nomor 6 Tahun 2015 Tentang Penyaluran Jenis Bahan Bakar Minyak pada Daerah yang Belum Terdapat Penyalur. Dengan peraturan ini penjual bensin eceran bisa menjadi sub penyalur, sehingga kegiatan usaha yang dilakukannya menjadi legal. Sementara untuk harga BBM nantinya akan ditentukan oleh Pemerintah Daerah.

Hendry Ahmad selaku Direktur BBM BPH Migas menjelaskan bahwa pihaknya harus menerbitkan peraturan tersebut lantaran selama ini banyak penjual bensin eceran yang mematok harga di atas harga normal yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Baca Juga Mengenai : Akhirnya BBM Jenis Pertalite Mulai Dijual di Yogyakarta, Baru Tersedia di Tiga SPBU Ini

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY