Ikuti Jejak Honda, Mazda Akhiri Kerjasama dengan Takata

Ikuti Jejak Honda, Mazda Akhiri Kerjasama dengan Takata

1002
0
BERBAGI
Tuntutan ganti rugi pada 4 produsen besar Toyota, BMW, Mazda dan Subaru mencapai Rp 7,1 triliun (Foto: Takata)

Setelah sebelumnya Honda dikabarkan telah mengakhiri kerjasamanya dengan produsen airbag Takata, kali ini Mazda menyusul langkah Honda tersebut.

Keputusan ini diambil karena Mazda Motor Corporation (MMC) merasa dirugikan dengan kasus mega recall akibat airbag bermasalah produksi Takata.

Tak hanya Mazda dan Honda, regulasi Pemerintah Amerika Serikat sendiri telah melarang penggunaan inflator airbag yang mengandung amonium nitrat seperti yang ada pada airbag keluaran Takata.

Kebanyakan inflator airbag Takata yang cacat dinilai sensitif terhadap kelembaban, sehingga mengakibatkan propelan meledak dengan kekuatan terlalu besar dan membuat pecah tabung inflator. Kerusakan ini telah mengakibatkan beberapa kasus kematian dan sedikitnya 100 orang cedera terkena serpihan tabung inflator.

Akibat airbag yang cacat tersebut, sedikitnya ada 14 juta mobil dari beberapa pabrikan yang harus di tarik untuk menjalani perbaikan.

Pemerintah AS telah menjatuhkan denda sebesar USD 14.000 atau sekitar Rp 184,3 juta per hari pada Takata sejak bulan Februari 2015 lalu. Denda ini akan terus berlaku hingga Takata mau memberikan sebagian datanya kepada pihak penyidik. Ini dikarenakan pihak Takata dianggap menyembunyikan data yang diperlukan untuk kepentingan investigasi yang masih berlangsung.

Baca juga: Honda Cerai dengan Takata, Ini Sebabnya

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY