Suzuki Ertiga Dreza Test Drive & First Impression

2120
0
BERBAGI

Setelah meluncur perdana secara resmi pada hari Kamis, 7 Januari 2016 di Jakarta, giliran Jogjakarta yang disapa oleh Suzuki Ertiga Dreza. Mobil yang menjadi varian tertinggi dari New Ertiga ini diperkenalkan ke publik Jogjakarta pada peluncurannya di Ambarrukmo Plaza pada hari Jumat, 8 Januari 2016.

Dalam konferensi persnya, Permata Islam, atau juga biasa disapa dengan nama Artha, selaku 4W Brand Development Deputy General Manager PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama Gregorius Hendra yang merupakan General Manager Suzuki Sumber Baru Mobil mengungkapkan keunggulan dari Ertiga Dreza.

Salah satu fitur yang menjadi andalan pada Ertiga Dreza adalah Audio Video Navigation (AVN) yang merupakan head unit layar sentuh berukuran 9 inci dengan sistem operasi Android 4.1. Artha mengajak beberapa jurnalis untuk menjajal sendiri head unit anyar Ertiga Dreza tersebut. Meskipun boleh dibilang head unit ini sebagai yang terbesar di kelasnya, namun sayang Suzuki tidak membekalinya dengan kamera mundur.

Kami mendapat kesempatan untuk merasakan impresi berkendara mobil ini. Namun berhubung area pengujian amat terbatas, yakni mengambil tempat di area parkir Ambarrukmo Plaza, maka rasanya tak banyak juga yang bisa kami gambarkan mengenai performa mobil ini. Oleh sebab itu, kami memutuskan untuk berfokus menyampaikan apa saja ubahan dan penyegaran yang ada pada Ertiga Dreza.

Eksterior

Ubahan yang paling tampak dari desain eksterior mobil ini ada pada grill dan bumper barunya. Lapisan krom terlihat mengelilingi penampang muka mobil ini. Sepasang LED DRL juga ditempatkan pada pojok grille bawahnya.

Untuk bagian samping, kini terdapat side skirt dengan garnish krom dan penggunaan velg alloy desain baru bergaya modern. Pindah ke belakang, selain adanya emblem Dreza juga terdapat backdoor garnish serta desain bumper baru berlapis krom.

Interior

Salah satu hal yang langsung menjadi sorotan kami untuk bagian kabin adalah penggunaan soft material baru sebagai pembungkus joknya. Bahan yang digunakan membuat jok Ertiga Dreza memang terasa lebih mewah.

Selain itu, adanya new wood panel instrument dan tweeter baru di bagian dasbor ikut menambah kesan elegan mobil ini jika dibandingkan dengan New Ertiga yang diluncurkan bulan Agustus 2015 lalu.

Adanya fitur Audio Video Navigation juga menjadi nilai lebih tersendiri. Head unit berukuran 9 inci ini mampu terkoneksi dengan ponsel Android maupun iPhone dan dapat difungsikan secara phone mirroring.

Performa

Seperti yang sudah kami sampaikan di atas, area pengujian yang terbatas membuat kami tidak bisa merasakan sepenuhnya sensasi berkendara dari mobil ini. Meski demikian, kami masih meyakini bahwa performanya tak akan jauh berbeda dengan New Ertiga standar karena masih menggunakan mesin berkapasitas 1.4 L dengan kode mesin K14B yang sama dengan output tenaga 92 PS dan torsi 130 Nm. Untuk mengetahui kesan kami mengenai performa New Ertiga, anda bisa melihatnya pada video review kami sebelumnya. Bedanya adalah unit test drive kami waktu itu tipe manual sedangkan pada pengujian Ertiga Dreza menggunakan tipe otomatis.

Terkait kesenyapan kabin yang disebut lebih senyap oleh Artha dan Gregorius di konferensi pers sebelumnya, kami juga masih belum bisa membuktikan langsung mengingat kondisi area parkir yang menjadi tempat uji memang sepi.

Harga

Suzuki Ertiga Dreza ditawarkan dalam dua pilihan model, yakni Ertiga Dreza dan Ertiga Dreza GS. Untuk Ertiga Dreza, masih dibagi lagi dalam trim bertransmisi manual (MT) yang dihargai Rp 216.900.000 dan Ertiga Dreza transmisi otomatis (AT) Rp 229,5 juta. Sedangkan Ertiga Dreza GS MT mendapatkan harga Rp 223,9 dan Ertiga Dreza GS AT Rp 236,5 juta. Semua merupakan harga On the Road (OTR) Jabodetabek.

Untuk wilayah Jogjakarta, Kedu dan Banyumas, Ertiga Dreza MT dijual dengan harga Rp 228,6 juta dan tipe AT seharga 242,4 juta. Sementara pada Ertiga Dreza GS MT, harganya menjadi Rp 235,6 juta dan Dreza GS AT seharga Rp 249,4 juta.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY