5 Teknologi Otomotif Terbaik di CES 2016

1247
0
BERBAGI

Ajang pameran teknologi Consumer Electronic Show (CES) 2016 di Las Vegas, Amerika Serikat sekaligus menjadi ajang pamer teknologi dari produsen otomotif global.

CES 2016 digelar selama empat hari mulai dari 6-9 Januari 2016 lalu. Beragam teknologi otomotif terkini dipamerkan dan menarik minat para pengunjungnya.

Kali ini kami merangkum lima teknologi otomotif terbaik di CES 2016 pilihan kami. Kelima pilihan tersebut kami pilih berdasarkan fungsionalitasnya, idenya, maupun popularitasnya di gelaran CES 2016.

5. BMW Head-Up Motorcycle Helmet

5. BMW Head-Up Motorcycle Helmet

Pada perhelatan CES 2016, BMW turut ambil bagian. Melalui divisi pengembangan teknologi sepeda motor, BMW memamerkan sebuah konsep helm generasi baru yang dilengkapi dengan built-in heads-up display.

Helm ini memiliki display yang mampu menampilkan berbagai macam informasi mendasar bagi pengendara sepeda motor seperti tingkat kecepatan dan juga bahan bakar yang tersisa.

Hadir pula fitur canggih, seperti kemampuan mengenali rambu-rambu lalu lintas, serta integrasi V2V untuk memperingatkan pengendara akan potensi tabrakan.

Fungsi pengendalian helm ini bisa diakses lewat handlebar sisi kiri dari sepeda motor BMW. Pada bodi helm tersemat sebuah kamera yang menghadap ke depan, jika pengguna ingin merekam perjalanan dan juga sebuah kamera menghadap ke belakang yang bisa dijadikan sebagai kaca spion di display utama.

Sebagai sumber dayanya, helm generasi baru ini didukung oleh baterai yang diklaim dapat bertahan selama lima jam pemakaian sebelum kembali harus diisi ulang.

Helm tersebut akan siap dijual secara komersil dalam beberapa tahun ke depan.

4. Volkswagen Budd-e

4. Volkswagen Budd-e

Produsen automotif asal Jerman ini resmi membuka selubung mobil bernama ‘Budd-e concept’ pada gelaran CES 2016 dan dibuat sebagai mobil canggih untuk masa mendatang.

Hampir semua pengoperasian mobil ini dilakukan dengan sentuhan tangan dan sensor gerak. Tak hanya itu, VW juga menyematkan sensor suara untuk membaca perintah dari penumpang, salah satunya untuk mengubah suhu ruangan di dalam kabin.

Bicara soal eksterior, VW Budd’e concept ini tampak segar dan berbeda. Di bagian depan LED serta grille berukuran besar dilengkapi ambient light. Lalu dibagian belakang, terdapat lampu desain baru serta bumper yang dapat membuka seperti laci untuk ruang penyimpanan.

Bagian atap mobil ini dilengkapi panel surya spion diganti dengan model kamera dan pelek ukuran 21 inci model baru.

3. Chevrolet Bolt

bolt ev

General Motors meluncurkan versi produksi mobil listrik Chevrolet Bolt bertujuan untuk menarik konsumen dengan harga yang lebih terjangkau dibanding Tesla yang kini masih memimpin pasar untuk kendaraan listrik.

Bolt dipersiapkan untuk masuk ke produksi akhir tahun ini, ddan dirancang untuk jarak tempuh 320 kilometer dalam sekali cas.

Mobil listrik ini memiliki beberapa teknologi koneksi, seperti yang ada pada kendaraan saingannya termasuk hotspot Wi-Fi yang menawarkan akses ke aplikasi dan layanan.

Bandrol harga yang diharapkan berada di kisaran US$ 30.000 setelah insentif pajak pemerintah. Harga ini kurang dari setengah harga dari model Tesla saat ini di pasaran.

2. BMW AirTouch 3D

2. BMW AirTouch 3D

BMW menampilkan Contactless Touchscreen baru, dengan fitur AirTouch pada sistem Infotainment Mobil High-End di Consumer Electronics Show 2016.

Fitur AirTouch ini terinspirasi dari popularitas teknologi kontrol gerak yang sebelumnya diperkenalkan di CES 2015.

Seperti namanya, AirTouch ini memungkinkan pengguna mengontrol fitur seperti volume dan berbagai pilihan layar di mobil dengan gerakan dan layar sentuh contactless.

Pengguna juga dapat memilih musik atau berbagai tujuan di peta tanpa membuat kontak dengan permukaan layar layaknya layar sentuh tradisional. Sensor ini merekam gerakan tangan di daerah antara konsol tengah dan cermin interior.

Selain itu Air-Touch juga dapat di kontrol dengan tombol tersembunyi yang terletak di tepi roda kemudi. Tombol ini akan menyala ketika menu dan ikon tertentu di aktifkan, tombol yang sama juga ini terletak di daerah pintu penumpang yang memunkinkan pengguna mengaktifkan menu Air-Touch dan mengkonfirmasi tindakan setelah memilih pilihan.

1. Faraday Future FFZERO1

faraday 1

Produsen mobil listrik Faraday Future pada gelaran CES 2016 mengungkap sebuah mobil konsep terbaru yang diberi nama FF-Zero 1 yang terlihat seperti perpaduan Chevrolet Corvette dan Batmobile kalau anda perhatikan.

Mobil ini memiliki daya pacu 1.000 hours power, dapat dipacu dari posisi diam hingga mencapai kecepatan 100 km/jam hanya dalam waktu tiga detik.

Dilengkapi dengan empat motor listrik, yang masing-masing menggerakan rodanya sehingga mobil ini mampur berlari hingga kecepatan maksimum 321 km/jam.

FFZero1 menggunakan sasis adjustable yang bisa di-setting menyesuaikan dengan jumlah baterai yang digunakan pada mobil.

Pihak Faraday Future mengatakan bahwa mereka akan mulai memproduksi FFZero1 dalam beberapa tahun mendatang. Target konsumen yang disasar oleh mobil ini, kurang lebih sama dengan Tesla yakni para pengguna mobil premium bermesin konvensional yang ingin berallih ke mobil listrik.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY