Bugatti Chiron, Pewaris Tahta Mobil Tercepat di Dunia

Bugatti Chiron, Pewaris Tahta Mobil Tercepat di Dunia

2038
1
BERBAGI

Sulit bagi kami untuk memilih kalimat pembuka yang tepat untuk memperkenalkan sosok hypercar buas yang menjalani debutnya di Geneva Motor Show 2016 ini. Betapa tidak, produsennya berani sesumbar bahwa mobil ini merupakan yang paling bertenaga, paling cepat, paling mewah, sekaligus paling eksklusif di dunia. Jika itu saja dirasa sudah mewakili sosok hypercar ini, lalu apalagi yang bisa kami katakan mengenainya?

Tidak, kami tidak sedang membicarakan Koenigsegg Regera, si buas lain dari Swedia yang menggegerkan Geneva Auto Show tahun lalu. Kami sedang membicarakan hypercar buas asal Prancis: Bugatti Chiron.

Sebelum kita gali lebih dalam keistimewaan mobil dengan mesin tengah ini, ada baiknya kami beritahukan terlebih dahulu bahwa Bugatti Chiron dirancang dan dikembangkan oleh Volkswagen Group (Induk perusahaan Bugatti), serta merupakan penerus dari Bugati Veyron yang ‘dipensiunkan’ pada gelaran Geneva Motor Show 2015 dengan nama Bugatti Veyron Grand Sport Vitesse LaFinale. Mobil yang namanya diambil dari nama pebalap legendaris Bugatti, Louis Chiron, ini akan diproduksi terbatas, yakni hanya sebanyak 500 unit saja di seluruh dunia.

Konstruksi Rangka Adaptif dari Serat Karbon

Tampilan Bugatti Chiron masih mirip dengan Veyron, namun tentu saja dengan aura yang lebih gahar dan futuristik. Bentuk grille tapak gajah masih menjadi khas dari Bugatti di bagian muka. Sisi samping Chiron menampilkan lekuk garis berbentuk huruf C seperti yang juga ditampilkan pada Bugatti Vision Gran Turismo beberapa waktu lalu. Desain lekuk C ini berfungsi untuk menyalurkan udara bersih kepada mesin.

Bugatti Chiron
Bugatti Chiron, Sang Pewaris Tahta Veyron (Foto: Bugatti)

Berhubung ini adalah hypercar dengan kecepatan mengagumkan, maka Chiron menggunakan ban hasil kerjasama Bugatti-Michelin yang tidak mudah meledak atau hancur saat digunakan dalam kecepatan tinggi. Ban tersebut dipasangkan pada velg berukuran 20 inci di bagian depan dan 21 inci pada bagian belakang. Keempat bannya didukung oleh rem cakram 8 piston di depan dan 6 piston di belakang.

Bugatti Chiron rear
Bugatti Chiron Menggunakan Sasis Monokok berbahan Serat Karbon (Foto: Bugatti)

Bugatti telah membangun Chiron dengan konstruksi rangka monokok dari material serat karbon, yang mana hal ini mempunyai dua maksud: memperkenalkan bahasa desain baru yang lebih agresif serta meningkatkan performa Chiron.

Konstruksi rangka Chiron bersifat adaptif yang dapat diatur sesuai dengan kondisi jalan dan tingkat kecepatannya. Selain itu, sebagian besar fungsi adaptifnya dapat bekerja secara otomatis, seperti pada peredam kejut, tinggi sasis, power steering, serta sistem kontrol aerodinamis dan rem yang mampu menyesuaikan dengan cara anda mengemudi.

Kabin Elegan Berteknologi Tinggi

Setelah segala macam keganasan yang bisa kita temui di bagian eksteriornya, kita akan bertanya-tanya, seperti apakah bagian dalam mobil ini?

Bugatti Chiron cabin
Kabinnya Mewah dengan Berbagai Teknologi Terkini (Foto: Bugatti)

Meski memiliki aura yang intimidatif di bagian luar, namun Bugatti tetap ingin memberikan cita rasa mewah dan elegan untuk bagian interiornya. Bagian dalam mobil dilapisi dengan material kulit dan mempunyai perangkat audio kelas satu. Tak cuma itu, Bugatti bahkan menambahkan membran dengan berlian satu karat pada keempat audio tweeter mobil ini. Chiron juga menjadi Bugatti pertama yang mendapatkan perangkat wi-fi, dan kompartemen bagasinya mampu menampung tas atau koper dengan kapasitas maksimal 44 liter.

Bugatti Chiron luggage
Kabin dari Chiron Mampu Menampung Kapasitas Sebesar 40 liter (Foto: Bugatti)

Terdapat tiga layar display beresolusi tinggi mengelilingi speedometer analog pada mobil ini. Uniknya, layar display ini mempunyai pengaturan adaptif yang membuatnya mampu secara pintar menyesuaikan dengan kecepatan mobil. Maksudnya, semakin cepat anda mengemudi, maka tampilan informasi pada layar akan semakin sederhana agar tidak mengganggu konsentrasi si pengemudi.

Bugatti Chiron steer
Layar Display Speedometernya Bersifat Adaptif (Foto: Bugatti)

Bugatti Chiron memiliki lima mode pengaturan terkait dengan performanya, yakni mode Lift (untuk melewati speed bump), Auto (mode standar atau default) , Autobahn (untuk stabilitas dalam kecepatan tinggi), Handling (untuk keperluan di trek balap) dan Top Speed (untuk membuka speed limiter agar mampu mencapai kecepatan puncak, dari 380 km/jam menjadi 420 km/jam).

Bugatti Chiron knob
Ada Empat Mode Berkendara pada Lingkar Kemudinya (Foto: Bugatti)

Keempat mode pertama dapat diaktifkan melalui kenob pada lingkar kemudi, sementara mode Top Speed hanya bisa diaktifkan dengan menggunakan kunci khusus.

Bugatti Chiron key
Tersedia Kunci Khusus Untuk Mengaktifkan Top Speed Mobil Ini

Mesin Serupa Tapi Tak Sama

Sekarang, mari kita lihat konfigurasi mesinnya. Seperti halnya Bugatti Veyron, Bugatti Chiron menggunakan mesin berkapasitas 8.000 cc W16 dengan quad-turbo. Keempat turbonya memiliki sistem pengaturan turbo dua tahap yang menggantikan sistem paralel pada Bugatti Veyron. Meski masih mesin yang sama dengan Veyron, namun mesin ini telah didesain ulang sehingga mampu memuntahkan tenaga sebesar 1.500 hp (25% lebih bertenaga dari Bugatti Veyron) dan torsi 1.600 Nm.

Bugatti Chiron engine
Mesin 8.0 L W16 Quad Turbo Milik Veyron, Namun Lebih Bertenaga (Foto: Bugatti)

Dengan tenaga sebesar itu, Chiron mampu melesat dari 0-100 km/jam kurang dari 2,5 detik dan mempunyai kecepatan yang dibatasi –ya, dibatasi— secara elektronik hingga 420 km/jam untuk penggunaan di jalanan. Beberapa kalangan menyebutkan bahwa Chiron bahkan masih mampu melesat hingga 450 km/jam. Wow!

Untuk mendukung performa buas tersebut, Bugatti telah memasangkan transmisi kopling ganda dengan 7-percepatan. Koplingnya pun diklaim sebagai kopling paling handal yang pernah dipasangkan pada mobil dengan performa tinggi.

bugatti grille
Grille Tapak Gajah Khas Bugatti Membuatnya Mudah Dikenali (Foto: Bugatti)

 

Bugatti akan mulai memproduksi Chiron pada musim gugur tahun ini, dan akan dijual dengan harga USD 2,6 juta atau setara dengan Rp 34,515 miliar.

Evolusi Chiron (Suplemen)

Bugatti tidak serta-merta melahirkan Chiron. Selain menjadi penerus dari Bugatti Veyron, masih masuk akal jika dikatakan bahwa perkembangannya juga berdasarkan Bugatti EB110 yang menjadi pendahulu Veyron. Dalam grafis berikut ini, anda bisa melihat sejauh mana Chiron berevolusi dengan meminjam warisan DNA dari para pendahulunya.

perbandingan chiron
Evolusi Mobil Tercepat di Dunia (Foto: Ototaiment)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY