Lakukan 6 Hal Ini Pada Mobil Transmisi Otomatis Anda dan Bersiaplah Merogoh...

Lakukan 6 Hal Ini Pada Mobil Transmisi Otomatis Anda dan Bersiaplah Merogoh Kocek Lebih Dalam!

1301
0
BERBAGI

Ketika memilih sebuah mobil, pilihan untuk memilih transmisi manual atau otomatis bukanlah hal yang baru, keduanya punya daya tarik masing – masing. Mobil bertransmisi otomaits cenderung dipilih karena alasan yang klasik: tidak ribet dan tidak perlu pusing ketika memindahkan gigi. Apalagi dengan banyaknya varian baru yang keluar belakangan ini, mobil bertransmisi otomatis semakin menjadi incaran para konsumen.

Mobil transmisi otomatis mempunyai komponen yang jauh lebih banyak dan sudah diatur oleh sistem komputer yang canggih serta lebih sensitif sehingga memerlukan perlakuan yang khusus. Menurut penelitian, 85 persen kerusakan transmisi mobil matic disebabkan karena lupa mengganti oli. Sementara 10 persen dikarenakan kekeliruan dalam penggunaan dan hanya lima persen yang rusak karena usia penggunaan. Berikut kami jelaskan enam hal keliru yang tidak boleh anda lakukan pada mobil dengan transmisi otomatis:

1. Meluncur di Turunan dalam Posisi Tuas Netral

Beberapa orang merasa perlu memindahkan tuas persneling ke posisi Netral (N) saat sedang melaju di jalanan yang turun dengan harapan ini dapat menghemat bahan bakar. Kenyataannya, anda tidak menghemat apapun dengan melakukan ini, karena pada praktiknya mobil mengalami akselerasi dan deselerasi tergantung kondisi jalan sehingga langkah penghematan ini tidak terlalu signifikan. Selain itu kebiasaan ini ternyata mempunyai dampak buruk, apalagi jika pengemudi terpaksa harus melakukan pengereman mendadak karena ada orang menyeberang atau ada kendaraan lain yang menyalip. Mobil akan lebih susah mendapat performa pengereman maksimalnya.

Ilustrasi mobil yang sedang meluncur turun (Foto: Vusmag)
Ilustrasi mobil yang sedang meluncur turun (Foto: Vusmag)

Kalaupun pengemudi merasa perlu berhati-hati dengan berulangkali menginjak pedal rem selama meluncur turun, masih ada kemungkinan buruk lain seperti kehilangan performa pengereman akibat panas yang ditimbulkan. Menginjak pedal rem berulangkali membuat minyak rem jadi panas dan mendidih. Hal ini menimbulkan gelembung di tabung minyak rem dan tersalur ke jalur rem yang dapat membuat rem blong. Solusi terbaik untuk meluncur di turunan adalah menggunakan transmisi terendah untuk menciptakan efek engine brake. Namun penggunaannya juga tak boleh berlebihan.

Kenapa? Akan kita bahas pada poin selanjutnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY