Honda HR-V VS Toyota C-HR: Pertarungan Dua Raksasa Otomotif Dunia di Kelas...

Honda HR-V VS Toyota C-HR: Pertarungan Dua Raksasa Otomotif Dunia di Kelas Crossover

18696
2
BERBAGI
Dua raksasa otomotif Jepang bertarung di kelas crossover (Foto: Sandi Tatto)

Toyota baru saja memperkenalkan mobil baru di segmen crossover pada ajang Geneva Motor Show 2016 awal bulan Maret lalu. Boleh dibilang, kemunculan mobil bernama Toyota C-HR ini agak sedikit telat, mengingat segmen crossover telah ramai diisi oleh para kompetitor seperti Honda HR-V, Nissan Juke, Chevrolet Trax, Mazda CX-3, Renault Duster maupun Ford Ecosport. Namun kami mencoba untuk berpikir positif, munculnya Toyota C-HR seakan menjadi angin segar bagi mereka yang menggemari kendaraan jenis crossover dengan desain yang keren, out of the box tapi tidak berkesan ‘maksa’, karena jujur saja tampilan dari Toyota C-HR ini meskipun cukup kontroversial namun tetap terlihat bagus.

Sebagai dua raksasa otomotif dari negara yang sama, sudah bukan rahasia lagi jika persaingan Honda dan Toyota sudah seperti Mercedes-Benz dengan BMW. Kedua pabrikan tersebut belakangan ini terlihat makin gencar menambah lini mobilnya di pasaran. Keduanya seakan tidak rela membiarkan ada celah kosong pada setiap segmen kendaraan, mulai dari sedan, MPV, SUV maupun crossover. Kemunculan Toyota C-HR sebagai wakil dari kategori terakhir, akhirnya membuat kedua pabrikan asal Jepang ini akan bersaing secara head to head setelah sebelumnya Toyota belum mempunyai lawan sepadan untuk menjegal keberadaan Honda HR-V.

Toyota New Global Architecture VS Honda Dynamic Cross Solid

Toyota C-HR dirancang dengan menggunakan platform modular Toyota New Global Architecture (TNGA) yang pertama diperkenalkan dan digunakan oleh Toyota Prius terbaru. Semantara pada Honda HR-V, konsep desainnya adalah Dynamic Cross Solid dimana konsep tersebut menampilkan unsur desain mobil yang sporty, solid, kokoh dan berkarakter modern. Kedua mobil ini menampilkan desain yang sama menariknya, meskipun harus diakui, Toyota lebih berani dalam desainnya.

Toyota C-HR saat tampil di Geneva Motor Show 2016 (Foto: Carnews)

Perbandingan Dimensi Toyota C-HR dan Honda HR-V

Toyota C-HR

Honda HR-V

Panjang

4.350 mm

4.294 mm

Lebar

1.850 mm

1.772 mm

Tinggi

1.500 mm

1.580 mm

Jarak Sumbu Roda

2.640 mm

2.610 mm

Honda HR-V versi Indonesia (Foto: Ototaiment - Sandi Tatto)
Honda HR-V versi Indonesia (Foto: Ototaiment – Sandi Tatto)

Melihat spesifikasi dimensinya, Toyota C-HR terlihat lebih panjang dan lebih lebar. Namun yang perlu dicatat adalah desain bagian belakang mobil ini akan mengingatkan kita pada bagian belakang Nissan Juke yang sempit. Apakah hal ini berlaku juga pada Toyota C-HR?

Kelapangan kabin di baris kedua masih menjadi tanda tanya (Foto: Toyota.co.uk)
Kelapangan kabin di baris kedua Toyota C-HR masih menjadi tanda tanya (Foto: Toyota.co.uk)

Karena jika iya, maka jelas Honda HR-V yang akan menang dari sisi kelapangan kabin karena HR-V memiliki pengaturan kursi pintar Ultra Seat yang dapat diatur sesuai kebutuhan seperti refresh mode (menyambung kursi depan dengan kursi belakang), tall mode (menegakan dudukan kursi belakang) dan utility mode (membuat kursi belakang terlipat rata lantai).

Pengaturan Ultra Seat pada Honda masih jadi juara dalam kelapangan kabin (Foto: Honda)
Pengaturan Ultra Seat pada Honda masih jadi juara dalam hal melapangkan kabin (Foto: Honda)

Mengenai hal ini, pihak Toyota menyatakan bahwa 2nd row pada C-HR masih layak untuk memberikan akomodasi penumpang yang nyaman. Kita buktikan saja nanti jika mobil ini telah diproduksi massal.

Pilihan Mesin C-HR Lebih Beragam, HR-V Cenderung Main Aman

Saat diperkenalkan di Geneva Motor Show 2016, versi produksi dari Toyota C-HR ditawarkan dalam 3 pilihan mesin, yakni mesin hybrid 1.800 cc, mesin 1.200 cc turbo yang juga digunakan oleh Toyota Auris hatchback dan mesin 2.000 cc naturally aspirated yang hanya akan ditawarkan ke beberapa negara tertentu saja. Sedangkan untuk Honda HR-V pasar Indonesia, saat ini ditawarkan dalam 2 pilihan mesin, yakni 1.500 cc dan 1.800 cc. Untuk versi 1.800 cc, HR-V berbagi mesin dengan Honda Civic namun dengan besaran tenaga yang lebih kecil.

Honda masih memberikan pilihan mesin yang cenderung 'aman' untuk Honda HR-V Indonesia (Foto: Honda Bandung )
Honda masih memberikan pilihan mesin yang cenderung ‘aman’ untuk Honda HR-V Indonesia (Foto: Honda Bandung)

Melihat spesifikasi mesin tersebut, Toyota C-HR nampak memberikan opsi yang lebih beragam dan sanggup melawan merek apapun di kelas crossover. Jika mobil ini masuk ke pasar Indonesia, pilihan mesin yang ada saat ini kami rasa masih masuk akal, kecuali untuk mesin 1.800 cc hybrid-nya yang pasti akan melambungkan harga mobil ini karena dianggap menggunakan dua mesin dan mengakibatkannya terkena pajak ganda. Terlepas dari itu, mungkin Toyota akan memberikan pilihan mesin yang lebih kompetitif untuk pasar Indonesia jika ingin bersaing dengan Honda HR-V yang pilihan mesinnya cenderung ‘aman’.

Adu Fitur Unggulan

Sekarang, mari kita lihat fitur-fitur dari kedua mobil ini. Untuk urusan keamanan, Toyota CHR dilengkapi dengan pre-collision system, lane departure warning, road sign assist, automatic headlights, pedestrian detection dan adaptive cruise control.

Grafis penjelasan fitur Adaptive Cruise Control (Foto: Eurofot)
Grafis penjelasan fitur Adaptive Cruise Control (Foto: Eurofot)

Sedangkan pada Honda HR-V, terdapat Vehicle Stability Assist (VSA) + Motion Adaptive EPS, electronic parking brake with auto brake hold, hill start assist, cruise control dan sistem pengereman dengan ABS+EBD+BA.

VSA honda mideast
VSA menjaga mobil tetap stabil saat bermanuver (Foto: Honda Mideast)

Melihat perbandingan keduanya, masing-masing tentu memiliki keunggulannya sendiri. Berhubung Honda HR-V yang kami perbandingkan di sini menggunakan spesifikasi Indonesia, maka kami tidak mencantumkan fitur semacam Honda Lane Watch dan multi-angle rear view camera yang menjadi fitur di HR-V versi luar negeri.

LaneWatch-HRV forum
Fitur Honda Lane Watch dihilangkan untuk HR-V versi Indonesia (Foto: HR-V Forum)

Untuk fitur yang hadir pada Toyota C-HR pun kami masih ragu bahwa itu adalah fitur final. Apalagi jika mobil ini masuk ke Indonesia, kami rasa Anda sudah bisa menduga-duga apa saja yang akan hilang dari Toyota C-HR bukan?

Kesimpulan

Kedua raksasa Jepang ini memang tak mau kalah dalam hal inovasi. Khusus untuk segmen crossover, Toyota sempat sesumbar bahwa C-HR merupakan mobil hybrid pertama di kelas crossover. Tapi agaknya mereka lupa, bahwa Honda juga punya Vezel Hybrid (Vezel adalah nama Honda HR-V untuk beberapa negara lain) untuk kelas serupa, meskipun ditawarkan dalam mesin 1.500 cc hybrid.

Honda-Vezel-Hybrid-motortrend
Honda HR-V dikenal juga sebagai Honda Vezel di beberapa negara lain, dan tersedia pula dalam mesin hybrid (Foto: Motortrend)

Persaingan keduanya tentu akan makin seru. Saat ini masih belum fair jika kami membandingkan performanya, karena bagaimanapun juga Toyota C-HR meskipun sudah muncul dalam versi produksinya, namun belum dibuat secara massal. Bagaimanakah persaingan kedua mobil ini di masa mendatang menurut Anda? Sampaikan pada kolom komentar ya!

2 KOMENTAR

LEAVE A REPLY