Sistem Pengereman Otomatis Jadi Fitur Wajib di Tahun 2022, Inilah 3 Produsen...

Sistem Pengereman Otomatis Jadi Fitur Wajib di Tahun 2022, Inilah 3 Produsen yang Sudah Mengembangkannya

1283
0
BERBAGI

Di era baru keamanan berkendara, fokus para produsen mobil kini bukan hanya melindungi pengendara saat terjadi tabrakan, akan tetapi juga mencegah kecelakaan supaya tidak terjadi. Saat ini pabrikan otomotif saling berlomba untuk melengkapi produk mereka dengan sistem pengereman otomatis yaitu Automatic Emergency Braking (AEB) yang membuat pengendara merasa nyaman dan mudah dalam melakukan pengereman. Fitur ini bekerja melalui sensor otomatis yang mendeteksi kemungkinan kecelakaan selain mampu melakukan pengereman otomatis ketika supir terlambat atau gagal mengerem secara penuh. Sebelumnya, teknologi pengereman otomatis ini hanya terdapat di beberapa varian mobil premium. Tetapi jika sistem ini hanya tersedia pada model mobil premium, maka terlalu sedikit orang yang bisa memanfaatkan teknologi tersebut karena mobil premium bukanlah mobil dengan harga yang bisa dijangkau setiap orang. Bila teknologi ini diterapkan di semua varian mobil, fitur ini tidak hanya akan menjadi kemewahan kelompok tertentu karena hal ini menyangkut masalah keselamatan bersama di jalan raya.

Berkaitan dengan itu maka fitur AEB di Amerika Serikat (AS) akan menjadi fitur standar bagi semua mobil mulai September 2022. Tercatat sepuluh pabrikan otomotif yang menguasai hampir 99% pasar di AS sepakat untuk memasang fitur AEB pada mobil keluaran terbaru mereka. Kesepuluh pabrik otomotif tersebut diantaranya Toyota Motor Corp, General Motors Co, Ford Motor Co, Fiat Chrysler Mobile NV, Honda Motor Co serta Volkswagen AG ini juga sepakat untuk memasang fitur ini ke mobil bertansmisi manual mereka. Jangka waktu yang cukup lama untuk menambahkan teknologi ini dikarenakan adanya beberapa kendaraan yang mempunyai kendala teknis, terutama mobil transmisi manual, selain mesti harus melakukan riset terlebih dahulu.

3 Pabrikan yang Sudah Mengembangkan Fitur Rem Otomatis

Sebelumnya, teknologi pengereman otomatis ini sudah dikembangkan di beberapa varian mobil premium diantaranya:

Autonomous Emergency Brake
Autonomous Emergency Brake (Foto: The Car Connection)

1. Teknologi Pre-Collision System dari Toyota

Sistem pengereman otomatis sudah dikembangkan oleh Toyota dengan nama teknologi Pre-Collision System (PCS). Teknologi PCS berfungsi mencegah mobil menabrak dari belakang dan memakai radar untuk mendeteksi resiko tabrakan dari belakang dengan cara memperingatkan supir melalui suara dan display untuk mengerem jika bahaya mulai terdeteksi.

Toyota Pre-Collision System
Toyota Pre-Collision System (Foto: Toyota)

2. Ford Active City Stop

Mobil New Ford Fiesta adalah varian mobil pertama Ford yang dipasangi fitur Active City Stop (ACS). Teknologi ini membuat Ford Fiesta bisa mengerem secara mandiri sehingga menghindarkan mobil tersebut dari menabrak kendaraan yang berada di depannya. Meski begitu, fitur ini hanya berfungsi ketika Fiesta dikemudikan dalam kecepatan yang rendah.

Ford Active City Stop
Ford Active City Stop (Foto: TCH Ford Leasing)

3. Mercedes-Benz Dengan PRE-SAFE dan DISTRONIC PLUS

Sebelumnya, varian baru New Mercedes-Benz S-Class 2014 sudah dipasangi fitur PRE-SAFE yang dilanjutkan dengan penanaman teknologi DISTRONIC PLUS. Fitur PRE-SAFE mampu memberikan bantuan untuk mengerem bagi sopir ketika mobil mendeteksi kehadiran objek di depan mobil sementara sopir dirasa tidak mengurangi kecepatan mobil. Pada Distronic Plus, fitur ini bisa mengatur kecepatan mobil hingga benar-benar berhenti. Mobil pun bisa berjalan lagi setelah mobil yang di depan juga mulai jalan. Fitur ini akan mati secara otomatis apabila mobil berhenti lebih dari tiga detik.

Mercedes Benz Distronic Plus
Mercedes Benz Distronic Plus (Foto: Wiesenthal)

Fitur AEB diharapkan bisa memberikan dampak yang cukup signifikan untuk mencegah kecelakaan, akan tetapi faktor manusia juga tetap menjadi salah satu faktor yang tidak bisa disepelekan begitu saja. Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar mengenai apa saja kelalaian manusia ketika berkendara yang seringnya dianggap sepele.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY