Jerman Hapus Pajak Mobil Listrik

Jerman Hapus Pajak Mobil Listrik

1206
0
BERBAGI
Pemerintah Jerman hapuskan pajak mobil listrik untuk mendongkrak populasinya (Foto: insideevs)

Tren kendaraan dengan bahan bakar alternatif atau bahan bakar selain minyak bumi memang tengah marak dikembangkan. Salah satunya adalah kendaraan dengan tenaga listrik yang populasinya terus meningkat. Anggapan kebanyakan orang yang semula enggan membeli mobil listrik karena kerap diidentikkan dengan kendaraan berharga mahal, kini mulai terbantahkan dengan munculnya beberapa mobil listrik baru dengan harga yang lebih ramah kocek seperti Tesla Model 3 yang dijual seharga USD 35.000 atau setara dengan Rp 490 jutaan.

Munculnya mobil-mobil listrik dengan harga yang lebih murah tentu akan meningkatkan animo masyarakat untuk beralih dari kendaraan dengan bahan bakar konvensional. Guna mendukung hal tersebut, beberapa negara mulai mengeluarkan kebijakan-kebijakan baru yang diharapkan akan menumbuhkan gairah produksi kendaraan listrik sebagai pengganti kendaraan konvensional. Sebagai salah satu negara maju yang masyarakatnya melek teknologi, Jerman mempunyai kebijakan baru terkait kendaraan listrik.

Punya Mobil Listrik di Jerman? Anda Bebas Pajak!

Pajak yang kami maksud di sini adalah pajak nasional untuk pemilik mobil listrik, bukan lalu bebas segala pajak ya! Namun kebijakan ini saja sudah menjadi langkah baik bukan? Para pembuat regulasi di Jerman sana berbaik hati menghapus pajak mobil listrik dengan tujuan agar gairah produksi dan populasi mobil listrik meningkat.

Mobil listrik kian diperhitungkan (Foto: Getty Images)

Para eksekutif otomotif di Jerman telah lama mendorong Pemerintah untuk memberikan insentif guna mendongkrak produksi mobil listrik. Dengan kebijakan ini, Pemerintah Jerman menargetkan populasi mobil listrik di Jerman naik dari 50.000 menjadi 1 juta unit pada tahun 2020.

Stasiun pengecasan mobil listrik akan diperbanyak (Foto: Gas2)
Stasiun pengecasan mobil listrik akan diperbanyak (Foto: Gas2)

Menurut kebijakan yang terangkum dalam dokumen delapan halaman ini, barangsiapa yang membeli mobil listrik sebelum tahun 2020 tidak akan dibebani pajak kendaraan selama 10 tahun. Sejumlah langkah menyusul termasuk penyediaan stasiun pengecasan guna meningkatkan pangsa pasar mobil listrik sebanyak 20 persen mulai 1 Januari 2017, serta program riset untuk keperluan pengembangan baterai.

Soal Kebijakan Mobil Listik, Jerman Masih Kalah dari Norwegia dan Belanda

Sebagai negara penghasil mobil-mobil berkualitas, Jerman tergolong masih tertinggal dari Norwegia dan Belanda terkait peraturan dan kemudahan memiliki mobil listrik. Sebelum Jerman menurunkan kebijakan penghapusan pajak mobil listrik, Pemerintah Norwegia dan Belanda telah lebih dahulu memberikan subsidi dan menyediakan infrastruktur pengisian daya untuk menunjang pertumbuhan mobil listrik di negaranya.

Populasi dan regulasi mobil listrik di Norwegia dan Belanda masih menjadi juara dibanding negara-negara lain (Foto: Ecomento)
Populasi dan regulasi mobil listrik di Norwegia dan Belanda masih menjadi juara dibanding negara-negara lain (Foto: Ecomento)

Hal ini mungkin disebabkan Jerman saat ini masih mengandalkan produksi mobil-mobil berbahan konvensionalnya ketimbang mobil listrik. Namun, dapat kita cermati bahwa pelan tapi pasti Jerman mulai serius menekuni perkembangan mobil bertenaga listrik.

Lalu, bagaimana dengan perkembangan mobil listrik di negara kita ya?

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY