Hampir Mulai Produksi, Siapkah Esemka Bersaing di Pasaran Indonesia?

Hampir Mulai Produksi, Siapkah Esemka Bersaing di Pasaran Indonesia?

2795
0
BERBAGI
Logo Esemka (id.wikipedia.org)

Esemka, merk mobil yang digadang-gadang akan menjadi mobil nasional sudah terdengar riuh keberadaannya ketika Joko Widodo (Jokowi) yang pada saat itu masih menjabat sebagai Wali Kota Solo menjadikannya mobil dinas. Sepeninggal Jokowi yang kini telah menjadi Presiden, Esemka sempat hilang suaranya dan mungkin sudah dilupakan oleh banyak orang.

Akhir-akhir ini, kembali terdengar geliat bangunnya Esemka yang sedang membangun pabriknya di daerah Boyolali, Jawa Tengah dan Cileungsi, Jawa Barat setelah dipinang oleh PT. Adiperkasa Citra Lestari (ACL) yang di nahkodai oleh AM. Hendropriyono, yang sebelumnya ternyata sudah ‘diperebutkan’ oleh beberapa perusahaan otomotif. Apakah Esemka sudah benar-benar lolos uji dan siap diproduksi?

Lulus Uji, Menunggu Kelengkapan Berkas

Mobil yang sebelumnya digawangi oleh PT. Solo Manufaktur Kreasi ini sudah masuk ke dalam daftar kendaraan yang akan diproduksi secara massal dibawah naungan dua perusahaan yang bergabung, yaitu SMK dan ACL, menjadi PT. Adi Citraperkasa Esemka Hero (ACEH). Kasubdit uji tipe kendaraan bermotor Kementrian Perhubungan, Dewanto mengatakan bahwa semua mobil Esemka yang di daftarkan sebanyak 5 unit sudah lulus uji tipe dan sedang menunggu sertifikasi.

Prototipe Esemka Rajawali (id.wikipedia.org)
Prototipe Esemka Rajawali (id.wikipedia.org)

Setelah lolos di Kementrian Perhubungan, kini Esemka masuk tahap perijinan di Kementrian Perindustrian, dijelaskan oleh Direktur Industri Maritim, Alat transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin, Yan Sibarang Tandiele,  PT. ACEH saat ini sedang dalam pengurusan Nomor Identifikasi Kendaraan Bermotor (NIK) untuk kemudian digunakan sebagai izin untuk memproduksi mobil Esemka itu. Yan Sibarang menambahkan, pihaknya juga masih menunggu kelengkapan berkas terkait dengan persyaratan-persyaratannya. Setelah proses itu, Esemka juga masih harus mendaftarkan merk dan logo di Kementrian Hukum dan HAM.

Bukan Mobil Nasional?

Sejak pertama kali penampakannya, Esemka selalu disebut-sebut sebagai rintisan Mobil Nasional (Mobnas), tetapi setelah resmi dipinang oleh PT. ACEH, Hendropriyono sebagai pimpinannya menjelaskan bahwa pihaknya tidak akan membuat Mobnas, tetapi mobil Made in Indonesia.  “Sudah beberapa kali dibilang, itu bukan Mobnas (Mobil Nasional). Mobil yang akan kami bangun adalah Made in Indonesia,” tegas Hendropriyono sebagaimana dilansir Detik, Jumat, 25 April 2016.

Mobil Esemka yang menjadi mobil dinas Jokowi kala menjabat Wali Kota Solo (Foto: Ehloo)
Mobil Esemka yang menjadi mobil dinas Jokowi kala menjabat Wali Kota Solo (Foto: Ehloo)

Untuk menghadapi persaingan pasar otomotif dalam negeri, Esemka mempersenjatai diri dengan mobil model multi purpose vehicle (MPV) dan sport utility verhicle (SUV) yang memang laku keras di pasar Indonesia. Saat ini, Esemka diketahui telah memiliki lima model kendaraan yang kesemuanya lolos uji.

Dengan harga mulai Rp 75 jutaan, sanggupkah Esemka menarik minat konsumen dalam negeri? (Foto: Pinterest)
Dengan harga mulai Rp 75 jutaan, sanggupkah Esemka menarik minat konsumen dalam negeri? (Foto: Pinterest)

Sebagai mobil produksi Indonesia, Esemka akan ditawarkan dalam kisaran harga yang cukup terjangkau, yakni sekitar Rp 75 jutaan, meski belum diketahui haga tersebut untuk mobil Esemka model apa. Lalu, bagaimana pendapat anda tentang mobil Esemka? Apakah anda mendukung? Sampaikan pada kolom komentar. 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY