Subaru Peringati 50 Tahun Penggunaan Mesin Boxer

Subaru Peringati 50 Tahun Penggunaan Mesin Boxer

1144
0
BERBAGI
Mesin Boxer telah digunakan Subaru sejak 50 tahun lalu (Foto: Subaru)

Tak terasa, sudah 50 tahun berselang sejak Subaru pertama kali memperkenalkan penggunaan mesin berkonfigurasi “Horizontally-Opposed” (atau yang biasa kita kenal dengan sebutan mesin Boxer) pada 14 Mei 1966 di mobil penumpang Subaru 1000. Sejak itu, Subaru pun memantapkan diri untuk menggunakan mesin Boxer pada setiap lini kendaraan yang diproduksinya.

Sesuai namanya, mesin Boxer memiliki ciri khas desain horizontal dengan posisi piston melintang yang saling berhadapan dengan tata letak simetris. Saat beroperasi, gerakan pistonnya seperti seorang petinju yang tengah adu jotos. Subaru bukan satu-satunya pabrikan yang menggunakan desain mesin ini, karena Porsche juga memiliki desain mesin serupa meskipun tentu saja ada banyak hal yang membedakan karakter keduanya.

Alasan Subaru Memilih Untuk Menggunakan Mesin Boxer

Berkat konfigurasi piston yang dipasang rebah dan geraknya yang menyamping, mesin ini memiliki getaran yang jauh lebih halus jika dibandingkan dengan mesin berkonfigurasi segaris yang gerakan pistonnya naik-turun. Selain itu, penempatan piston secara simetris membuat mesin memiliki keseimbangan rotasi yang sempurna dan akselerasi halus sampai perputaran mesin tinggi.

Mesin Boxer Subaru sudah Berusia 50 Tahun
Desain piston yang rebah melintang terlihat seperti tinju seorang petinju. Sudah mulai paham kenapa mesin ini disebut Boxer kan? (Foto: Autoguide)
Keuntungan lainnya, konstruksi mesin Boxer membuat center of gravity-nya lebih baik dan berimbas pada kestabilan kendaraan yang bagus dan handling mantap. Kenapa bisa? Karena tata letak mesin Boxer membuatnya memiliki titik gravitasi yang rendah. Hal ini mengakibatkan titik gravitasi mobil secara keseluruhan juga menjadi rendah yang berarti akan menjadikan mobil lebih responsif, terutama saat digunakan untuk menikung atau bermanuver. Apalagi, Subaru terkenal memiliki sistem penggerak Symmetrical AWD yang makin klop saat dipadukan dengan layout mesin ini.
Perbedaan mesin Boxer dengan konfigurasi mesin lain (Foto: Subaru)
Perbedaan mesin Boxer dengan konfigurasi mesin lain (Foto: Subaru)

Masih ada hal menarik lainnya dari mesin ini, yakni seputar keselamatan. Jika terjadi kecelakaan, mesin boxer akan terputus dan jatuh kebawah, bukan terdesak ke arah pengemudi dan penumpang. Dengan demikian, tidak terjadi penetrasi mesin ke dalam kabin yang bisa menyebabkan cedera bahkan kematian.

Mesin Boxer akan langsung jatuh jika terjadi kecelakaan (Foto: Subaru)
Mesin Boxer akan langsung jatuh jika terjadi kecelakaan (Foto: Subaru)

Dengan berbagai keuntungan tersebut, wajar jika Subaru bertahan dengan mesin ini. Apalagi Subaru terus mengembangkan mesin ini ke tingkatan yang lebih baik. Bagaimana pendapat Anda mengenai mesin Boxer? Ada pengalaman khusus? Sampaikan di kolom komentar.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY