Mesin Mobil Mendadak Mati Saat Melintasi Rel Kereta Api? Ini penjelasannya

Mesin Mobil Mendadak Mati Saat Melintasi Rel Kereta Api? Ini penjelasannya

1686
0
BERBAGI
Baca artikel ini agar terhindar dari mesin mati di tengah rel kereta api (Foto: autoworld)

Kalau kita cermati, masih banyak terjadi kasus kecelakaan kendaraan bermotor yang tertabrak kereta api saat melintasi rel. Setidaknya ada dua penyebab utama yang memungkinkan terjadinya kecelakaan ini, yakni absennya palang pintu perlintasan kereta api dan pengendara yang tidak sabar lalu sembarangan menyeberang. Kedua sebab ini juga saling berkait. Jika palang pintu tak ada, maka pengendara kendaraan kerap lalai untuk melintas dengan waspada, sehingga asal melintas tanpa memperhatikan keselamatan.

Kalau mau bicara statistik, PT KAI mempunyai angka catatatn jumlah lintasan yang dimilikinya. Kita ambil contoh kawasan Jawa Barat. Menurut data PT KAI, ada sekitar 400 perlintasan kereta api di Jawa Barat, namun hanya sekitar 100 saja yang merupakan perlintasan kereta api resmi. Dari angka tersebut didapati bahwa tidak seluruh perlintasan resmi memiliki palang pintu. Tak heran jika risiko kecelakaan yang melibatkan kereta api dengan kendaraan lain masih cukup tinggi. Meskipun faktor utama penyebab kecelakaan di lintasan kereta api sudah jelas, namun ada satu hal lagi yang kerap membuat masyarakat bingung: mesin mobil kerap mendadak mati saat menyeberangi rel tepat sebelum kereta melintas dan mengakibatkan penumpang mobil panik sehingga tidak sempat keluar dari mobil sebelum tertabrak. Apa sebabnya?

Kereta Api dan Gelombang Elektromagnet

Mesin mobil yang mendadak mati tersebut bukan kebetulan semata, maupun karena sebab-sebab metafisik yang kerap dipercaya warga penghuni sekeliling perlintasan kereta api. Semua ini terjadi karena peran gelombang elektromagnetik yang ada di rel kereta api. Bagaimana bisa?

Mesin kendaraan Anda mendadak mati saat di tengah lintasan kereta api? Gelombang elektromagnetik penyebabnya (Foto: Tribunnews)
Mesin kendaraan Anda mendadak mati saat di tengah lintasan kereta api? Gelombang elektromagnetik penyebabnya (Foto: Tribunnews)

Saat kereta api melintas, ada gelombang elektromagnet yang ikut merambat melalui rel. Gelombang tersebut dapat mempengaruhi sistem kelistrikan pada suatu kendaraan yang melalui lintasan kereta api bahkan sejak 2-3 km menjelang kemunculan kereta. Inilah alasan utama mengapa pintu lintasan kereta api akan ditutup jauh sebelum kereta melintas. Tak heran jika kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kereta api dengan kendaraan lain lebih sering terjadi pada lintasan tanpa palang pintu. Betapa tidak, sekilas memang nampaknya aman-aman saja karena kereta belum melintas. Namun siapa yang bisa menyangka bahwa kereta sudah berada sekitar 2-3 km sebelum lintasan?

Cara Menghindari Terjebak di Lintasan Kereta Api

Untuk menghindari terjadinya hal seperti inilah yang membuat palang pintu perlintasan dibutuhkan agar bisa meminimalisir ketidaktahuan pengendara akan kemungkinan kereta api sudah mendekati lintasannya. Meski begitu, jika di daerah lintasan yang Anda lalui tidak memiliki palang pintu, ada cara sederhana untuk menghindari kemungkinan mesin mati akibat rambatan gelombang elektromaknetik kereta api. Caranya, pastikan untuk menaikan RPM sedikit lebih tinggi saat akan melintasi rel kereta api. Kendaraan boleh tetap pada kecepatan standar atau pelan, namun RPM harus dijaga agar sedikit lebih tinggi.

Naikkan putaran RPM agar terhindar dari engine stall (Foto: Sidomi)
Naikkan putaran RPM agar terhindar dari engine stall (Foto: Sidomi)

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan konsumsi listrik pada kendaraan yang diharapkan dapat meminimalisir gangguan elektromagnetik yang dapat menyebabkan mesin kendaraan mati. Tingginya putran RPM juga akan mencegah terjadinya mesin mati mendadak (engine stall). Jika mesin terlanjur mati saat melintasi rel, biasanya akan sulit dihidupkan kembali karena pengaruh gangguan elektromagnetik makin tinggi seiring makin dekatnya jarak lokomotif. Apabila hal tersebut menimpa Anda dan Anda gagal menghidupkan kembali mobil Anda setelah berulangkali mencoba, maka langkah terbaik yang harus dilakukan adalah meninggalkan mobil dan menyelamatkan diri.

Apakah Anda mulai mendapat pemahaman melalui artikel ini? Pastikan untuk membagikannya pada kerabat terdekat Anda agar terhindar dari kemungkinan kecelakaan saat melintasi lintasan kereta api yang tak berpalang pintu.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY