First Impression All New BMW X1 2016 (sDrive 18i xLine Edition)

1338
0
BERBAGI

BMW Groups Indonesia baru saja memperkenalkan All New BMW X1, salah satu SUV yang populasinya cukup banyak di Indonesia (untuk generasi terdahulunya). SUV premium ini mendapatkan beberapa ubahan signifikan yang membuatnya mempunyai banyak kelebihan dibanding generasi sebelumnya. Meski begitu, terdapat ubahan penting yang akan membuat para penggila BMW pada umumnya dan pecinta X1 secara khusus terkejut.

Seperti kita ketahui bersama, BMW adalah pabrikan yang dikenal memproduksi mobil dengan sistem penggerak roda belakang. Kemunculan BMW 2-series Gran Tourer dan Active Tourer mengubah pendangan itu dengan menawarkan mobil berpenggerak roda depan. Pihak BMW sendiri beranggapan bahwa hal ini sah-sah saja, dan bisa diterapkan juga pada model-model lainnya. All New X1 adalah salah satunya.

Tak Lagi Berbagi Mekanisme dengan 3-Series

Jika Anda familiar dengan X1 terdahulu, maka akan kita dapati penggunaan penggerak roda belakang yang meminjam mekanisme pada BMW 3-Series. Inilah yang tak akan kita jumpai pada All New X1, karena SUV ini telah beralih haluan dengan menggunakan platform UKL1 yang juga digunakan pada MINI Cooper terbaru dan 2-Series Gran Tourer serta Active Tourer yang kesemuanya berpenggerak roda depan.

Generasi terbaru BMW X1 2016 menawarkan suatu perbedaan besar dari pendahulunya (Foto: Ototaiment)
Generasi terbaru BMW X1 2016 menawarkan suatu perbedaan besar dari pendahulunya (Foto: Ototaiment)

Bukan tanpa sebab jika BMW akhirnya memproduksi mobil berpenggerak roda depan. Penggunaan penggerak roda depan akan berimbas baik bagi tenaga dan efisiensi dalam konsumsi bahan bakarnya. Hal semacam ini dinilai bakal menarik lebih banyak minat para calon konsumen bukan? Masalahnya, pecinta BMW militan bakal ngamuk-ngamuk karena karakter khas penggerak roda belakang BMW hilang. Ini bisa jadi sama seperti para penggila Porsche yang menolak keras jika Boxster Spyder mendapatkan transmisi otomatis dan fitur-fitur canggih yang dianggap menghilangkan seni berkendara.

Hanya Tersedia Dalam Satu Varian Mesin

Kembali ke bahasan mengenai All New X1, kami berkesempatan untuk menjajal impresi pertamanya di salah satu pusat perbelanjaan meskipun minus test drive. Unit yang kami cermati adalah varian tertinggi, yakni model X1 sDrive 18i xLine (BMW gemar sekali ya, memberikan nama yang susah diingat).

Kidney grille besar yang agresif.... dan nama panjang yang membuat lidah kelu (Foto: ototaiment)
Kidney grille besar yang agresif…. dan nama panjang yang membuat lidah kelu (Foto: ototaiment)

Perlu dicatat, untuk pasar Indonesia BMW hanya menghadirkan satu varian mesin saja, yakni 1.500 cc 3-silinder TwinPower Turbo dan ditawarkan dalam dua trim, yakni X1 sDrive 18i dan X1 sDrive 18i xLine. Meski berkapasitas 1.500 cc dengan 3-silinder, namun output yang dihasilkan tak bisa dianggap enteng karena mampu mengeluarkan tenaga 136 HP dan torsi 220 Nm.

Jangan permasalahkan mesinnya yang 3-silinder, karena tenaganya toh cukup menjanjikan (Foto: ototaiment)
Jangan permasalahkan mesinnya yang 3-silinder, karena tenaganya toh cukup menjanjikan (Foto: ototaiment)

Besaran tenaga ini membuat All New X1 mampu berakselerasi dari 0-100 km per jam dalam waktu 9,7 detik. Untuk mendukung keluaran tenaga tersebut, All New X1 mendapatkan transmisi otomatis 6-percepatan Steptronic. Hal lain yang cukup menarik adalah klaim BMW yang menyebutkan bahwa All New BMW X1 amat irit dengan angka konsumsi BBM 18,9 km per liter.

Eksterior Agresif dan Interior Mewah nan Lega

Tampilan All New BMW X1 kian agresif, terlebih dengan garis desain yang tegas serta penggunaan grille yang lebih besar. Untuk memperjelas status SUV-nya (BMW sih lebih senang menyebut mobil ini sebagai SAV, Sport Activity Vehicle), ground clearance-nya pun kini lebih tinggi dengan didukung penggunaan velg berukuran 18 inchi. Pindah ke belakang, pintu bagasinya menggunakan model elektrik sehingga Anda tak perlu membuang banyak kalori untuk sekedar membuka bagasi.

Pintu bagasi elektrik dengan lampu L-shape menawan (Foto: ototaiment)
Pintu bagasi elektrik dengan lampu L-shape menawan (Foto: ototaiment)

Saat dibuka, nampak jelas bahwa kapasitas bagasi juga lebih luas dari pendahulunya. Tercatat angka 505 liter sebagai jumlah kubikasi yang mampu ditampung oleh bagasi X1 terbaru. Ini berarti lebih luas sekitar 85 liter dari pendahulunya. Masih merasa kurang luas untuk menampung barang Anda? (hey, Anda mau mengangkut apa sih di mobil ini?) Jika butuh kapasitas lebih, lipat saja kursi di row kedua. Untuk melipatnya bisa melalui tuas kecil di kompartemen bagasi maupun melalui row kedua. Saat kursi terlipat semua, maka kompartemen bagasi naik drastis jadi sekira 1.550 liter. Silahkan masukkan sepeda Anda ke dalam mobil!

Jok baris keduanya lapang, materialnya pun mantap (Foto: ototaiment)
Jok baris keduanya lapang, materialnya pun mantap (Foto: ototaiment)

Bagaimana dengan kelapangan kabin? Kita coba dulu di bagian kedua. Kalau Anda masuk, Anda tak perlu kesusahan, tak peduli sebesar apa tubuh Anda. Jarak mentok belakang dari kursi baris kedua memberikan ruang kaki dan ruang kepala yang teramat lega. Material jok maupun doortrim juga dibuat sepenuh hati sewajarnya produk lansiran BMW. Mantap. Ventilasi AC juga tersedia di bagian tengah, menumpang tempat pada konsol tengah dan berbagi ruang untuk sebuah power outlet (modelnya masih konvensional khas colokan mobil, bukan model 2 batang seperti pada Chevrolet Trax misalkan). Adanya panoramic roof yang cukup lebar juga membuat mobil terasa lega di bagian atas.

Panoramic roof yang cukup lebar menambah kesan lega di bagian atap (Foto: ototaiment)
Panoramic roof yang cukup lebar menambah kesan lega di bagian atap (Foto: ototaiment)

Pindah ke kabin depan, kenyamanan mengemudi didukung oleh material jok yang oke karena tidak terlalu keras juga tidak terlalu empuk. Side support-nya juga mampu memeluk tubuh dengan pas, begitu pula paha Anda dapat ditopang dengan baik karena ada ekstensinya.

Kabin depan membuat Anda betah mengemudi berlama-lama (Foto: ototaiment)
Kabin depan membuat Anda betah mengemudi berlama-lama (Foto: ototaiment)

Head unit yang digunakan berukuran 6,5 inchi iDrive yang belum model sentuh. Segala informasi terkait kendaraan Anda dapat dilihat di layar ini, termasuk navigasi dan infotainment.

Head unit dengan i-Drive yang memberikan apa saja keperluan Anda terkait informasi dan hiburan di mobil ini (Foto: ototaiment)
Head unit dengan i-Drive yang memberikan apa saja keperluan Anda terkait informasi dan hiburan di mobil ini (Foto: ototaiment)

Bicara fitur, BMW memang lengkap, meskipun pada konsol tengah kami dapati sejumlah kotak kecil yang seharusnya tempat bertengger beberapa tombol. Melihat letak-letaknya, kami menduga salah satu yang dipangkas adalah adanya fitur auto brake hold yang biasa terletak dekat electric parking brake. Masih di konsol tengah, Anda akan mendapati adanya tombol mode berkendara, yakni Sport dan Eco Pro.

Konsol tengah mempunyai beberapa rumah-rumahan tombol yang nampaknya lenyap dipangkas (Foto: ototaiment)
Konsol tengah mempunyai beberapa rumah-rumahan tombol yang nampaknya lenyap dipangkas (Foto: ototaiment)

Bicara soal fitur keselamatan, BMW sudah tidak perlu kita ragukan lagi. All New X1 mendapatkan sejumlah fitur penunjang seperti Stability Control, Traction Control, Dry Braking Function, Start off Assistant, Cornering Brake Control dan masih banyak lagi. kalau masih merasa kurang, BMW juga memberikan opsi tambahan seperti Trailer Stabilization, performance control dan Electronic Differential Lock Control.

Harga BMW X1 2016 on the road Jogja mahal sekali :( (Foto: ototaiment)
Harga BMW X1 2016 on the road Jogja mahal sekali 🙁 (Foto: ototaiment)

Untuk menebus mobil ini, Anda perlu merogoh kocek sebesar Rp 619 juta untuk X1 sDrive 18i dan Rp 659 juta untuk BMW X1 sDrive 18i Xline. Keduanya berstatus off the road Jakarta. Harga di kota-kota lain menyesuaikan, seperti misalkan harga BMW X1 sDrive 18i Xline on the road Jogjakarta mencapai harga Rp 761 juta.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY