Spirit of Ecstasy, Si Wanita Terbang yang Hinggap di Semua Mobil Rolls-Royce

Spirit of Ecstasy, Si Wanita Terbang yang Hinggap di Semua Mobil Rolls-Royce

2040
0
BERBAGI
Spirit of Ecstasy, patung wanita terbang yang hadir di semua kap mesin mobil Rolls-Royce sejak 1911 (Foto: Getty Images)

Minggu, 6 Februari 2011. Hari itu London tidak seperti biasanya, ada semacam kilas balik di sepanjang jalan ibukota Inggris itu. Warga yang kebetulan melintas dikagetkan oleh deru suara mesin Rolls-Royce berjumlah 100 unit, tidak lebih dan tidak kurang. Dari mobil produksi awal sampai model Rolls-Royce terbaru, semua membaur menjadi iring-iringan panjang penuh makna.

Iring-iringan Rolls-Royce tersebut merupakan perayaan 100 tahun penggunaan patung Spirit of Ecstasy di atas bonnet Rolls-Royce. Bagi Anda yang belum paham, Spirit of Ecstasy adalah julukan dari patung yang bertengger di semua kap mesin Rolls-Royce sejak tahun 1911. Namun tahukah Anda bahwa, ada sederet cerita panjang dibalik Spirit of Ecstasy yang melegenda itu? Maskot yang bukan sekadar menambah nilai klasik dari setiap mobil produksi Roll-Royce, namun juga semakin mengukuhkan nama mereka sebagai produsen otomotif yang patut dikenang sepanjang masa.

Spirits of Ecstasy Tercipta Karena Desakan dari Warga Inggris

Cerita bermula ketika pada tahun 1909 John Walter Edward Douglas-Scott-Montagu, seorang penggemar otomotif sekaligus editor majalah The Car Illustrated, memperkenalkan olahraga balap mobil pada Raja Edward. Montagu adalah teman dekat Charles Rolls dan Claude Johnson yang merupakan pendiri Rolls-Royce bersama Henry Royce. Meskipun kala itu produk-produk Rolls-Royce sudah banyak dipublikasikan oleh Montagu, namun ada satu kekurangan yang sangat dirasakan oleh Raja Edward dan masyarakat Inggris, yaitu tidak adanya maskot atau lambang perusahaan. Hal itu menjadi sangat penting sebagai ciri khas dan kebanggaan dari sebuah perusahaan, tak terkecuali Rolls-Royce.

Salah satu peserta pawai 100 tahun Spirit of Ecstasy di tahun 2011 (Foto: Getty Images)
Salah satu peserta pawai 100 tahun Spirit of Ecstasy di tahun 2011 (Foto: Getty Images)

Karena “desakan” dari publik Inggris tersebut akhirnya Montagu menemui Charles Robinson Sykes, rekan kerja sekaligus ilustrator terkenal pada saat itu. Montagu meminta Sykes untuk merancang sebuah maskot yang bisa mewakili mobil Rolls-Royce yang cepat dan tidak berisik, tidak ada getaran, serta menggambarkan energi besar dari makhluk hidup misterius yang indah dan luar biasa.

Nama Charles Sykes terpahat pada Spirit of Ecstasy pertama (Foto: Catawiki)
Nama Charles Sykes terpahat pada Spirit of Ecstasy pertama (Foto: Catawiki)

Tidak butuh waktu lama bagi Sykes untuk merealisasikan permintaan Montagu. Di tahun yang sama, dia menghadiahi Montagu (sekaligus Rolls-Royce) sebuah patung perunggu berbentuk wanita bersayap yang sedang membungkukkan badan. Sykes memberi nama karya tersebut sebagai Spirit of Ecstasy, jiwa yang penuh suka cita. Maskot tersebut pertama kali menghiasi kap mobil Rolls-Royce bernama Silver Ghost milik Montagu keluaran tahun 1909.

Pawai di Inggris tahun 2011 yang diikuti oleh 100 unit kendaraan Rolls-Royce (Foto: Getty Images)
Pawai di Inggris tahun 2011 yang diikuti oleh 100 unit kendaraan Rolls-Royce (Foto: Getty Images)

Sykes mengaku bahwa The Whisperer menjadi inspirasi terciptanya Spirits of Ecstasy. The Whisperer adalah karya Sykes lain berbentuk patung wanita yang mengenakan gaun tipis dengan kaki kanan diangkat dan jari tangan kiri menyentuh bibir. Spirit of Ecstasy akhirnya dipasang di sebagian besar mobil Rolls-Royce sejak tahun 1911 dan menjadi standar produksi mulai tahun 1920 hingga sekarang.

Eleanor Velasco Thornton, Si “Wanita Terbang” Sebenarnya

Karena Spirit of Ecstasy yang juga dikenal sebagai “Emily”, “Silver Lady”, dan “Flying Lady” merupakan sosok dari seorang wanita, maka ada satu pertanyaan besar yang harus diketahui jawabannya: siapa wanita misterius dibalik patung tersebut? Ketika Sykes diminta membuat maskot Rolls-Royce, Montagu mempunyai sekretaris bernama Eleanor Velasco Thornton yang telah bekerja bersamanya sejak 1902. Wanita inilah yang akhirnya dijadikan model Spirits of Ecstasy atas permintaan Montagu pribadi.

Eleanor Velasco Thornton yang menjadi model Spirit of Ecstacy (Foto: Cabot Prestige)
Eleanor Velasco Thornton yang menjadi model Spirit of Ecstacy (Foto: Cabot Prestige)

Thornton lahir pada tanggal 15 April 1880 di Cottage Grove, Stockwell dari pasangan Frederick Thornton, seorang insinyur telegraf Australia dan wanita Spanyol bernama Sarah Ann Thornton née Rooke. Dia berusia 22 tahun saat menikah dengan Montagu pada tahun 1905. Artinya, dia dijadikan model Spirits of Ecstasy pada tahun 1909 ketika sudah berstatus sebagai istri Montagu. Dipilihnya Thornton sebagai model Spirits of Ecstasy bukanlah suatu pemaksaan pribadi Montagu, karena wanita yang juga berprofesi sebagai artis dan model ini sudah sering dijadikan model lukisan dan patung karya Sykes, termasuk The Whisperer.

Akhir Perjalanan Cinta Montagu dan Thornton

Namun dibalik sejarah besar yang berhasil diukir Thornton bersama Rolls-Royce, ada sebuah kisah tragis yang menimpa hidupnya pada tanggal 30 Desember 1915. Ketika Montagu dan Thornton melakukan perjalanan ke India menaiki kapal SS Persia, sebuah torpedo dari kapal Jerman U-boat U-38 (saat itu adalah masa Perang Dunia I) meluncur ke arah mereka tanpa peringatan di dekat pantai Kreta, Yunani. SS Persia hancur dan tenggelam bersama tubuh Thornton yang tidak berhasil ditemukan. Montagu selamat dari serangan tersebut dengan membawa pulang kenangan pahit yang tidak akan pernah dia lupakan selamanya.

Bagaimana, mirip tidak dengan Eleanor Thornton? (Foto: Classic Auction)
Bagaimana, mirip tidak dengan Eleanor Thornton? (Foto: Classic Auction)

Sedangkan Sykes yang meninggal pada tahun 1950 tidak pernah berbicara terbuka mengenai Thornton. Sikap Sykes yang tertutup itu kemudian dimanfaatkan Claude Johnson untuk membuat isu perselingkuhan diantara mereka berdua dengan tujuan meningkatkan popularitas Rolls-Royce.

Nama Eleanor Thornton akan abadi selama mobil Rolls-Royce di seluruh dunia masih memasangkan Spirit of Ecstasy di atas kap mesinnya (Foto: Getty Images)
Nama Eleanor Thornton akan abadi selama mobil Rolls-Royce di seluruh dunia masih memasangkan Spirit of Ecstasy di atas kap mesinnya (Foto: Getty Images)

Terlepas dari apa yang dilakukan Claude Johnson, Spirits of Ecstasy di atas kap mobil Rolls-Royce telah menyimpan cerita panjang yang begitu mahal harganya. Thornton si “Wanita Terbang” berhasil menciptakan sejarah manis sekaligus tragis yang tetap dikenang hingga saat ini. Meskipun jasadnya tidak pernah ditemukan, namun jiwanya masih ikut bersuka cita bersama mobil Rolls-Royce yang melintas di jalanan seluruh dunia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY