Marak LCGC 7 Penumpang, Suzuki Akui Tengah Persiapkan Lawan Bagi Duo Toyota...

Marak LCGC 7 Penumpang, Suzuki Akui Tengah Persiapkan Lawan Bagi Duo Toyota Calya dan Daihatsu Sigra

3345
0
BERBAGI
Prototipe Karimun Wagon R 7-Penumpang pernah muncul di IIMS 2013 (Foto: Youtube)

Hingga masuk semester kedua 2016 ini, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) tampak masih menahan diri untuk melepas mobil baru. Kabar kemunculan generasi terbaru Suzuki Jimny yang santer terdengar sejak akhir tahun lalu pun hingga kini masih belum ada kejelasan. Diluar hal ini, pihak kompetitor yang sudah gencar mengeluarkan mobil baru di semester awalpun justru kian rajin mempersiapkan amunisi tambahan untuk meramaikan pasar otomotif di semester kedua 2016.

Sebut saja Toyota dan Daihatsu yang saat ini tengah ramai diperbincangkan karena akan menghadirkan duo mobil LCGC (Low Cost Green Car) Agya dan Ayla versi 7-penumpang dengan nama Toyota Calya dan Daihatsu Sigra. Lalu, apakah PT SIS juga akan melakukan hal serupa, mengingat Suzuki juga punya prototipe Karimun Wagon R versi 7 penumpang yang telah hadir di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 silam?

Melihat Potensi Pasar Mobil LCGC 7-Penumpang

Ketika ditanya mengenai hal ini, Davy J Tuilan selaku 4W Deputy Managing Director PT SIS mengatakan bahwa pihaknya tengah melihat dan mempelajari potensi mobil LCGC 7-penumpang di Indonesia. Davy juga mengakui bahwa penjualan LCGC 7-penumpang cukup menjanjikan, terbukti dengan besarnya animo masyarakat pada LCGC 7-penumpang milik kompetitor lain yang sudah mengeluarkan (seperti Datsun GO+ Panca misalkan).

Datsun GO+ Panca, pemegang tampuk kekuasaan di segmen LCGC 7-penumpang saat ini (Foto: Nissan Indonesia)
Datsun GO+ Panca, pemegang tampuk kekuasaan di segmen LCGC 7-penumpang saat ini (Foto: Nissan Indonesia)

Davy juga tak menampik jika PT SIS tertarik untuk mempersiapkan sebuah mobil di segmen LCGC 7-penumpang untuk melawan kompetitor lain macam Daihatsu Sigra, Toyota Calya maupun Datsun GO+ Panca. Apalagi, menurut PT SIS permintaan konsumen akan mobil di segmen ini terbilang besar. Meski demikian, Davy masih enggan membeberkan rencana Suzuki terkait hal ini, baik nama calon mobilnya maupun kepastian apakah mobil ini akan menjadi pengembangan dari prototipe Wagon R 7-penumpang yang pernah muncul atau bukan.

Konsep Wagon R 7-Penumpang ini menawarkan kursi belakang yang tak seperti milik Datsun GO+ Panca (Foto: Mobilku)
Konsep Wagon R 7-Penumpang ini menawarkan kursi belakang yang tak seperti milik Datsun GO+ Panca (Foto: Mobilku)

Saat ini, Datsun GO+ Panca boleh dibilang sebagai mobil yang masih mereguk madu dari segmen mobil MPV LCGC 7-penumpang. Namun rumor kemunculan Toyota Calya dan Daihatsu Sigra serta calon MPV LCGC 7-penumpang dari Suzuki ini akan kian memperketat peta persaingan para pabrikan di segmen ini. Jangan lupa juga bahwa Mitsubishi dikabarkan berkeinginan untuk membuat MPV murah 7-penumpang di tahun 2017 mendatang.

Tren LCGC 7-Penumpang: Harga Terjangkau dengan Kapasitas Angkut Lebih Banyak

Menurut Davy, ada beberapa hal yang membuat PT SIS dan juga kompetitor lain tertarik untuk ikut bermain di segmen ini. Pergerakan tren dari mobil jenis hatchback ke MPV 7-penumpang dan kelesuan pasar dianggap menjadi sebagian kecil dari faktor yang membuat LCGC 7-penumpang mulai dilirik dan dinanti-nanti kehadirannya. Ketertarikan konsumen pada mobil berkapasitas 7-penumpang dihadapkan pada naiknya harga sejumlah MPV 7-penumpang membuat para pabrikan akan tergiur memberikan alternatif MPV 7-penumpang dengan harga yang lebih terjangkau.

Toyota Calya yang tengah ramai diperbincangkan kemunculannya menjadi salah satu bukti bahwa peminat mobil di segmen ini cukup besar (Foto: Otomania)
Toyota Calya yang tengah ramai diperbincangkan kemunculannya menjadi salah satu bukti bahwa peminat mobil di segmen ini cukup besar (Foto: Otomania)

Selain itu, bottom margin penjualan mobil di Indonesia menurut Davy kini berada pada angka Rp 150 juta. Bottom margin tersebut sengaja diturunkan agar lebih terjangkau dan masyarakat bisa membeli mobil. Imbasnya, angka penjualan mobil di Tanah Air diharapkan akan naik kembali. Dapat dikatakan ini akan menjadi win-win solution bagi pabrikan maupun konsumen.

Peta persaingan mobil LCGC di tahun 2014 (Foto: Kompas)
Peta persaingan mobil LCGC di tahun 2014 (Foto: Kompas)

Kelesuan pasar otomotif kali ini memang cukup terasa. Apalagi beberapa kalangan di industri otomotif pada tahun 2010 sempat memprediksi bahwa penjualan mobil akan meningkat di tahun 2016 dengan mencapai angka penjualan 1,4 juta unit. Pada kenyataannya, angka tersebut hanya tinggal angan saja karena penjualan mobil terus merosot, dari 1,2 juta unit menjadi 1 juta unit saja pada tahun ini.

Pasar otomotif Indonesia mengalami kelesuan hingga tinggal 1 juta unit mobil terjual untuk tahun ini (Foto: Voaindonesia)
Pasar otomotif Indonesia mengalami kelesuan hingga tinggal 1 juta unit mobil terjual untuk tahun ini (Foto: Voaindonesia)

Apakah kemunculan mobil LCGC 7-penumpang akan menjadi penyelamat dari kelesuan pasar? Lalu bagaimana tanggapan Anda selaku calon konsumen? Sampaikan di kolom komentar ya, karena kami ingin sekali mendengar pendapat Anda mengenai hal ini.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY