Honda Freed Terbaru Mulai Diuji Coba, Toyota Agya 7-Seater dan Daihatsu Ayla 7-Seater Mulai Menampakkan Diri – Otoweekly

1649
0
BERBAGI

Honda Freed Terbaru Mulai Diuji Coba

Honda tertangkap kamera saat sedang menguji Freed terbaru. MPV saingan Toyota Sienta ini terlihat menjalani uji jalan di Jepang dalam balutan kamuflase. Melalui foto spyshot yang beredar, dapat kita lihat bahwa Freed terbaru akan mengadopsi bahasa desain terbaru dari Honda dengan grille Solid Wing Face yang besar. Bumper dan kap mesinnya mendapatkan ubahan, sementara sisi samping masih mengandalkan fitur pintu geser yang telah menjadi khas dari Honda Freed. Meski belum ada bocoran spesifikasi, namun diperkirakan Freed terbaru akan memakai mesin 1.000 cc 3-silinder dengan turbo.

Toyota Indonesia Akan Memperkenalkan Agya 7-Seater

MPV baru berkapasitas 7 penumpang dengan basis Agya ini kabarnya akan dinamai Toyota Calya dan mendapatkan mesin 1.200 cc yang sama seperti milik Etios Valco. Meski belum ada informasi lebih detail, namun diperkirakan Toyota Calya akan dijual mulai dari Rp 130 jutaan dan diperkenalkan Agustus mendatang.

Daihatsu Indonesia Akan Meluncurkan Ayla Versi 7-Penumpang

Jika Toyota memberi nama Calya untuk Agya 7-seaternya, maka Daihatsu akan menamakan Ayla 7-seaternya dengan nama Daihatsu Sigra. Berhubung kedua mobil ini boleh dibilang bersaudara, maka spesifikasi mesin Daihatsu Sigra diperkirakan tak jauh beda dengan Toyota Calya. Menurut rumor, desain mobil ini akan sedikit mengambil versi konsep daihatsu UFC3 yang telah lama diperkenalkan. Untuk harganya, varian terendah dari Daihatsu Sigra kabarnya akan dihargai kurang dari Rp 100 juta. 

Mercedes-Benz Tengah Menguji GLB Crossover SUV

Model ini akan diposisikan diantara GLA yang crossover dan GLC yang SUV. Dari gambar yang beredar, desain GLB terlihat mirip dengan model A-Class namun diperkirakan memakai platform milik GLA dengan sistem penggerak roda depan. Meskipun masih belum banyak informasi yang bisa disampaikan, kabarnya GLB crossover SUV ini akan meluncur tahun 2018.

Pemerintah Daerah Bali Tengah Merancang Undang-Undang yang Membatasi Peredaran Mobil Tua

Menurut rencana, mobil dengan usia diatas 25 tahun atau produksi sebelum 1991 akan dihancurkan. Hal ini memancing reaksi pro dan kontra  karena ini berarti mobil antik nan eksotis bakal berakhir tragis di tempat penghancuran mobil bersama dengan mobil-mobil tua lainnya. Rancangan Perda ini muncul karena Pemda Bali merasa bahwa peredaran mobil tua di Bali menambah tingkat kemacetan, tingkat polusi dan kurang memiliki standar keamanan baku. Bagaimana pendapat Anda mengenai hal ini? Silahkan sampaikan di kolom komentar.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY