Rating Terus Menurun, Inikah Senjakala Top Gear?

Rating Terus Menurun, Inikah Senjakala Top Gear?

1362
0
BERBAGI
Deretan pembawa acara Top Gear terbaru (Foto: Top Gear)

Nama besar serial televisi bertema otomotif asuhan BBC, Top Gear, memang sempat terombang-ambing akibat perseteruan host utama acara tersebut, Jeremy Clarkson, dengan produser Oisin Tymon di sebuah hotel di Yorkshire, Inggris utara pada bulan Maret tahun 2015 lalu.

Akibat perseteruan tersebut, Clarkson bersama dengan dua koleganya di Top Gear, yakni James May dan Richard Hammond meninggalkan acara yang telah membesarkan nama ketiganya itu. Trio ex Top Gear itu akhirnya membuat acara baru bertajuk The Grand Tour, sementara Top Gear kini dibawakan oleh sejumlah pembawa acara baru, termasuk bintang serial Friends, Matt LeBlanc.

Top Gear Tak Lagi Diminati?

Menurut kabar terbaru yang dilansir overnights.tv, (6/6/2016), serial Top Gear dengan host anyar ini mengalami penurunan jumlah penonton hingga tiga kali lipat dibandingkan Top Gear saat masih dibawakan oleh trio Clarkson, Hammond dan May. Ironisnya lagi, penurunan angka penonton ini justru dialami pada dua episode perdana. Setelah gagal memuaskan sekitar 4,3 juta penonton pada episode perdana, jumlah penonton langsung turun hingga tinggal menyisakan 2,8 juta penonton pada tayangan kedua.

Nampak jelas pengaruh bergantinya Host pada serial Top Gear terhadap rating serial ini (Foto: Mirror)

Ini tentu raihan yang amat mengecewakan, terlebih Jika dibandingkan Top Gear terdahulu yang rata-rata penontonnya mencapai 5,6 juta orang. Bahkan, episode Top Gear yang menampilkan Jeremy Clarkson, Richard Hammond dan James May untuk terakhir kalinya pun masih lebih baik dari tayangan perdana Top Gear versi baru dengan meraih 5,3 juta pemirsa.

Banjir Kritik Untuk Chris Evans

Penyebab utama buruknya raihan penonton Top Gear terbaru memang dapat diasosiasikan dengan hengkangnya trio host legendaris Top Gear. Selain itu, host utama pengganti Jeremy Clarkson, yaitu Chris Evans, menjadi host yang paling banyak mendapat kritikan dari penonton setia Top Gear.

Penampakan Chris Evans yang muntah setelah diajak menjajal performa Audi R8 (Foto: The Sun)
Penampakan Chris Evans yang muntah setelah diajak menjajal performa Audi R8 (Foto: The Sun)

Penonton rata-rata menganggap Evans sebagai sosok yang ”too shouty” alias terlalu banyak berteriak. Ditambah lagi Evans pernah ketahuan muntah-muntah saat menjalani syuting Top Gear dengan melibatkan mobil Audi R8 yang dikendarai oleh Sabine Schmitz. Pembawa acara serial otomotif mabuk darat saat menguji mobil berperforma tinggi? Oh, c’mon….

Peran Serta Efek Tawa Untuk Tayangan yang ‘Garing’

Tak hanya perkara host saja yang menjadi sorotan. The Sun bahkan ‘menuduh’ Top Gear menggunakan efek tawa buatan untuk menyamarkan momen canggung atau garing dalam scene yang diambil di studio. Pihak BBC terang menampik tudingan ini, meskipun kita dapat melihat melalui tayangan Top Gear yang membenarkan tuduhan The Sun.

Masih mending pakai efek tawa sih, daripada menggunakan penonton bayaran seperti acara TV pagi di Indonesia (foto: Sun Motors)
Masih mending pakai efek tawa sih, daripada menggunakan penonton bayaran seperti acara TV pagi di Indonesia (foto: Sun Motors)

Juru bicara Top Gear ganti menuduh The Sun hanya ingin memerangi tayangan Top Gear besutan BBC sehingga melontarkan tuduhan tersebut. Lebih lanjut, sang juru bicara mengatakan bahwa Top Gear memang bukan program ’live’ dan melewati proses editing. Meski begitu, proses editing masih sama seperti seri-seri terdahulu, alias tidak melibatkan efek tawa apapun.

Pilih mana, Top Gear versi baru atau The Grand Tour dengan host lawas Top Gear? (Foto: Independent)
Pilih mana, Top Gear versi baru atau The Grand Tour dengan host lawas Top Gear? (Foto: Independent)

Melihat penurunan rating serial ini, nampaknya BBC harus berbenah lagi atau sekalian menyudahi acara Top Gear, karena rasanya para penonton Top Gear akan memilih pindah ke The Grand Tour milik trio Clarkson, Hammond dan May. Kalau Anda, pilih yang mana?

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY