Wah! Nissan Terrano Tidak Jadi Masuk Indonesia

Wah! Nissan Terrano Tidak Jadi Masuk Indonesia

864
0
BERBAGI
Nissan Terrano 2016 (foto : nissan-infiniti.com)

Beberapa waktu lalu sempat beredar kabar bahwa Nissan akan kembali memasukkan Terrano ke Indonesia untuk bersaing di pasar SUV. Berita yang beredar pun didasari data yang dirilis oleh TPT Kemenperin, bahwa PT Nissan Motor Indonesia (NMI) telah mendaftarkan Nissan Terrano menggunakan mesin 1.5 liter 4×2 bertransmisi manual dengan status uji tipe.

Biasanya, jika sebuah APM (Agen Pemegang Merek) sudah mendaftarkan tipe mobil yang diimpor masuk ke Indonesia sebagai uji tipe, kemungkinan besar mereka akan menjualnya secara massal di Indonesia. Hal ini juga didukung dengan pernyataan pihak NMI yang merasa sangat percaya diri bahwa penjualan produk SUV akan sangat bagus tahun 2016 ini.

Beda Tipe

General Manager Marketing Strategy NMI, Budi Nur Mukmin, mengakui SUV menjadi segmen yang mengalami pertumbuhan. Nissan pun berencana untuk memperkuat posisinya di situ. “Kami menyadari SUV pasarnya berkembang. Kalau bicara Terrano, kami belum rencana masukkan Terrano,” ujarnya. Budi juga mengakui bahwa Terrano memang sempat didaftarkan di TPT Kemenperin, tapi ia menegaskan langkah itu bukan untuk tujuan penjualan di Indonesia karena mobil yang diimpor masuk dari India tersebut hanya untuk tujuan studi saja.

Nissan Terrano terbaru ini didaftarkan sebagai unit uji tipe oleh PT Nissan Motor Distributor Indonesia (sumber : website TPT Kemenperin)
Nissan Terrano beberapa waktu lalu didaftarkan sebagai unit uji tipe oleh PT Nissan Motor Distributor Indonesia (sumber : website TPT Kemenperin)

Meski demikian, diluar Terrano Budi mengakui bahwa Nissan akan menyiapkan model baru untuk bermain di kelas SUV. Ketika ditanya lebih lanjut, Budi masih enggan membeberkannya secara spesifik. “Terrano nggak kita masukkan. Confirm Terrano tidak, yang pasti kami sedang mempersiapkan model di pasar yang sedang berkembang, salah satunya SUV. Untuk kapannya, yang pasti kami pelajari. Kami sadar segmen ini penting,” ungkapnya. Wah sayang juga ya, ternyata Terrano tidak jadi bangkit lagi di Indonesia.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY