Kemana Perginya Mobil-Mobil yang Pernah Populer Ini?

Kemana Perginya Mobil-Mobil yang Pernah Populer Ini?

1118
0
BERBAGI
Mazda Astina, salah satu mobil yang kini keberadaannya amat jarang (Foto: Dapurpacu)

Di dunia otomotif, pasti ada masanya ketika suatu mobil menjadi sangat tenar dan menjadi populer di kalangan pengguna mobil, tidak terkecuali di Indonesia. Masyarakat Indonesia sempat mengalami animo yang tinggi terhadap beberapa merk mobil. Tetapi sayangnya, animo yang tinggi itu hanya bersifat sementara dan tidak bertahan lama. Hal itu bisa terlihat karena saat ini sudah jarang terlihat di jalanan mobil-mobil yang dulunya pernah populer.

Beberapa media menyebut mobil-mobil ini sebagai One Hit Wonder, mobil yang cuma sekali tenar. Keadaan dimana mobil-mobil ini pernah sukses dan tenar tetapi tidak ada gaungnya lagi di masa berikutnya. Walaupun sebenarnya jika mau, masih banyak orang yang mengingat nama-nama mobil itu dan masih ingat juga bagaimana populernya mobil itu pada masa lalu. Nah, disini kami akan coba mengingatkan lagi tentang beberapa merek mobil yang pernah menjadi tenar di masa lalu.

Mazda Vantrend

Masih ingat dengan mobil ini? Mobil station wagon ini pernah sukses Indonesia. Indomobil sebagai pemegang merek Mazda di Indonesia waktu itu dengan sigap menanggapi program mobil murah yang dicanangkan oeh pemerintah Indonesia pada masa itu. Mazda Vantrend menjadi mobil wagon yang tidak disangka, ternyata bisa sukses, mengingat bentuk mobil station wagon tidak umum di Indonesia dan jika dibandingkan dengan MPV masih kurang populer.

mazda vantrend walau bentuknya kurang familiar, tapi sempat populer (foto : kaskus)
mazda vantrend walau bentuknya kurang familiar, tapi sempat populer (foto : kaskus)

Mobil ini berbasis Mazda 323, generasi ketiga yang sebetulnya dibuat hingga tahun 1980. Namun penggunaan platform tua Vantrend dan saudaranya, Mazda MR90, cukup untuk menekan ongkos pembuatan. Mazda MR90 muncul pada tahun 1990, sedangkan Vantrend muncul di tahun 1993-1997. Nasib Mazda MR90 memang tidak sebaik Mazda Vantrend, karena banyak orang yang mengasosiasikan singkatan MR dengan ‘Mobil Rakyat’, maklum orang-orang indonesia kurang suka dengan merek yang ada kata-kata ‘Rakyat’-nya, mungkin karena image ‘Rakyat’ yang membuatnya jadi kelihatan murah. Kedua mobil ini kini tidak ada kelanjutannya lagi, dan sudah jarang sekali kita lihat di jalanan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY