Pemerintah Akan Siapkan Aplikasi Pengurai Macet Guna Atasi Arus Mudik

Pemerintah Akan Siapkan Aplikasi Pengurai Macet Guna Atasi Arus Mudik

671
0
BERBAGI
Aplikasi dari Pemerintah diharapkan mampu mengurai kemacetan saat arus mudik (Foto: Sindonews)

Beberapa waktu lagi, arus mudik 2016 akan segera terjadi, setidaknya mendekati perayaan hari raya Idul Fitri yang jatuh pada tanggal 6 Juli 2016 mendatang. Selama ini, arus mudik yang terlalu padat membuat para pemudik jadi lebih lama berada di perjalanan karena terjebak dalam kemacetan berkepanjangan.

Melihat fenomena ini, Pemerintah berencana untuk segera meluncurkan sebuah perangkat lunak (software) untuk publik yang dapat digunakan guna mengantisipasi kemacetan saat mudik Lebaran dengan cara mendeteksi titik yang mengalami kepadatan kendaraan pemudik. Tak hanya itu, perangkat ini juga dapat digunakan untuk mencari jalur alternatif yang bisa dipilih untuk mengurai arus kendaraan.

Brebes Jadi Daerah Prioritas

Menurut Menko Polhukam Luhut Binsar Pandjaitan, rencana Pemerintah ini akan segera diterapkan setidaknya tujuh hari sebelum Idul Fitri. Lebih lanjut, dirinya mengatakan bahwa software tersebut akan diutamakan penggunaannya bagi Kepolisian Resor Brebes, Jawa Tengah. Menurutnya, daerah Brebes memiliki banyak titik rawan kemacetan yang parah.

Brebes akan jadi daerah yang mendapat prioritas penggunaan aplikasi ini (Foto: Tribratanews)
Brebes akan jadi daerah yang mendapat prioritas penggunaan aplikasi ini (Foto: Tribratanews)

“Saat saya meninjau Brebes, saya lihat ada bottle neck (penyempitan jalur) di sana. Mereka (Polres Brebes) sudah bicara dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi untuk memperluas bandwith,” ujar Luhut.

Tol Cikopo-Palimanan bakal padat seperti tahun lalu (Foto: Kompas)
Tol Cikopo-Palimanan bakal padat seperti tahun lalu (Foto: Kompas)

Selain itu, Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal Condro Kirono, memprediksi bahwa jalan tol Cikopo-Palimanan bakal padat seperti tahun lalu. Oleh sebab itu ia menghimbau para pemudik yang hendak ke Jawa Tengah untuk memilih jalur Pantai Utara Jawa non-tol. Menurutnya, jalur Pantura akan lebih baik kondisinya dibanding jalur tol Cipali. Jalur Pantura juga dikenal memiliki banyak tempat peristirahatan atau rest area serta SPBU.

Menginduk Aplikasi Waze

Perihal aplikasi atau software yang tengah dipersiapkan Pemerintah, Kapolres Brebes Ajun Komisaris Besar Luthfi Sulistiawan menjelaskan bahwa software yang dimaksud akan menginduk pada aplikasi navigasi milik Google, Waze.

Aplikasi ini akan menginduk pada Waze (Foto: bintangotomotif)
Aplikasi POLRI NTMC TV sebagai ilustrasi (Foto: bintangotomotif)

Melalui aplikasi itu, pihak kepolisian akan menyiapkan jalur alternatif yang dapat digunakan apabila terjadi kepadatan seperti misal mencari solusi jika ada kemacetan karena patah as (roda kendaraan) atau apapun. Pihak kepolisian akan segera mematangkan teknis aplikasi tersebut sehingga bisa secepatnya memberikan solusi jalur alternatif yang bisa digunakan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY