Mesin Overheat dalam Perjalanan? Ini Penyebabnya

Mesin Overheat dalam Perjalanan? Ini Penyebabnya

1079
0
BERBAGI

Hari-hari menjelang lebaran seperti saat ini tentu saja banyak ditunggu oleh para umat muslim yang akan merayakan Lebaran. Salah satu tradisi di Indonesia yang berkaitan dengan perayaan lebaran adalah tradisi mudik atau pulang ke kampung halaman untuk merayakan lebaran bersama keluarga besar. Apakah anda sudah merencanakan perjalan mudik anda? Apakah anda salah satu yang menggunakan mobil pribadi sebagai transportasi? Atau bahkan mungkin saat ini anda sudah di dalam mobil untuk memulai perjalanan mudik anda? Maka anda harus bersiap-siap untuk berjuang bersama ribuan kendaraan lain di jalan saat menempuh perjalanan mudik anda.

Dalam keadaan jalanan yang bisa dipastikan padat atau bahkan macet seperti saat ini, kadang kala kita menemukan masalah dengan temperatur mesin mobil yang kelewat panas atau overheat. Perlu anda ingat, apabila temperatur mobil sudah sangat tinggi, segeralah menepi dan matikan mesin, karena jika mesin dipaksa hidup terus, akan fatal akibatnya. Saat mesin mencapai suhu tertentu, maka akan terjadi berbagai masalah seperti mesin mati mendadak serta berbagai masalah pada mesin lainnya. Jika mesin sampai overheating, maka ada kemungkinan akan merusak beberapa komponen mesin mobil tersebut.

Kenapa Overheat?

Temperatur mesin mobil yang kelewat panas bisa disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah dari radiator. Radiator adalah perangkat pendingin air yang berputar melewati radiator dengan memanfaatkan angin saat mobil berjalan, sedangkan air itu bekerja  memutari dinding mesin untuk mengendalikan suhu mesin. Saat suasana jalanan yang sangat ramai seperti saat ini, akan sangat sulit bagi anda untuk menjalankan mobil dengan kecepatan normal. Efek yang dirasakan adalah kurangnya angin segar untuk mendinginkan air di radiator yang tentu saja akan berpengaruh pada suhu mesin.

jika indikator suhu mesin sudah meninggi, segeralah berhenti dan beristirahat sejenak (foto : carnbikeexpert.com)
jika indikator suhu mesin sudah meninggi, segeralah berhenti dan beristirahat sejenak (foto : carnbikeexpert.com)

Gejala overheat ini bisa terjadi pada segala kondisi radiator, baik radiator yang ‘sehat’ maupun radiator yang ‘tidak sehat’. Bagi beberapa orang, mungkin gejala radiator kepanasan ini terdengar sepele, tetapi hal ini akan sangat mengganggu jika terjadi. Masih banyak pengguna mobil yang belum terlalu peduli dengan kehadiran radiator ini. Jika tidak dirawat dengan benar, maka kisi-kisi radiator bisa tertutup dengan kotoran dan jalur air bisa terhambat sehingga pendinginan mesin tidak akan maksimal. Beberapa masalah yang bisa menyebabkan radiator tidak ‘sehat’ antara lain: penutup pembuangan air radiator yang kurang rapat (di bagian bawah radiator), kebocoran pada jalur air radiator, kipas pendingin yang sudah melemah, dan selang radiator yang sudah tua.

Bagaimana Cara Mengatasinya?

Jika saat ini anda sedang berada di jalan dan mengalami overheat mesin (bisa dilihat pada indikator suhu,) langkah awal yang harus anda lakukan adalah segera menepikan mobil di tempat yang aman dan teduh, lalu matikan mesin mobil. Buka kap mesinnya, kemudian tunggulah beberapa saat hingga mesin dan radiator anda sudah tidak terlalu panas lagi. Setelah air radiator sudah tidak terlalu panas, bukalah penutup radiatornya Jika volume air radiator dirasa kurang, segera tambahkan air bersih atau cairan pendingin (radiator coolant). Akan lebih baik jika sebelum melakukan perjalanan sudah menyiapkan air bersih atau cairan pendingin radiator (radiator coolant) itu, karena hal ini bisa sangat bermanfaat jika kondisi seperti tersebut di atas terjadi pada mobil anda. Jangan pernah menggunakan air mineral untuk mengisi radiator anda, karena kandungan mineral lama kelamaan bisa menyebabkan kerak pada radiator anda.

menggunakan radiator coolant bisa menjaga suhu mesin dan memperpanjang umur radiator (foto : wikipedia)
menggunakan radiator coolant bisa menjaga suhu mesin dan memperpanjang umur radiator (foto : wikipedia)

Jika volume air pada raidiator dan penampungan cadangan berkurang sangat banyak, bisa jadi ada kebocoran pada radiator atau selang radiator anda. Periksalah bagian bawah radiator dan selang radiator anda dengan teliti, jika memang terjadi kebocoran anda harus segera mencari bengkel untuk memperbaikinya. Sementara anda berjalan mencari bengkel, anda bisa sesering mungkin menambahkan air pada radiator anda, tetapi jika memang tidak ada kerusakan pada radiator anda, maka cukup menambahkan air seperlunya. Anda pun bisa memutuskan untuk melakukan perjalanan kembali, tetapi periksalah indikator suhu mesin dengan lebih intensif sepanjang perjalanan. Semoga tips ringan tentang suhu mesin ini bisa berguna untuk anda. Semoga perjalanan anda lancar dan selamat sampai tujuan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY