Renault Tertarik Ramaikan Pasar Mobil Murah di Indonesia

Renault Tertarik Ramaikan Pasar Mobil Murah di Indonesia

891
0
BERBAGI
(Foto : Renault)

Belakangan ini sejumlah produsen mobil asal Jepang tengah gencar memproduksi mobil yang terbilang murah alias berharga terjangkau untuk pasar Indonesia. Tak hanya murah, mobil-mobil tersebut juga dibuat agar mampu mengakomodasi tujuh orang penumpang. Benar-benar resep dahsyat untuk membuat mobil-mobil produksinya laris bak kacang goreng.

Melihat potensi mobil murah yang cukup menjanjikan, tak heran jika pabrikan Eropa pun tertarik untuk menjajal peruntungannya di Indonesia. Salah satunya adalah Renault yang dikabarkan siap membawa sebuah mobil berharga murah untuk bersaing dengan para kompetitor dari Negeri Sakura.

Renault Kwid, Si Murah yang Tidak Murahan

Terkait hal ini, Renault Indonesia tengah berencana mendatangkan Renault Kwid pada Oktober mendatang. Mobil berjenis compact SUV ini telah diperkenalkan di Chennai, India, dan dibanderol dengan harga yang cukup murah, yaitu mulai dari 300.000 Rupee atau setara dengan Rp 61,9 juta.

Jika mobil ini masuk di Indonesia, dapat dipastikan mampu segera menyaingi kompetitor lainnya dari Jepang (Foto: Renault)
Jika mobil ini masuk di Indonesia, dapat dipastikan mampu segera menyaingi kompetitor lainnya dari Jepang (Foto: Renault)

Meskipun murah, namun Renault tak ingin sembarangan dalam memproduksi Kwid. Apalagi, Eropa dikenal sebagai benua penghasil mobil-mobil berkualitas. Oleh karenanya, Renault akan berusaha sebisa mungkin untuk tetap mempertahankan kualitas mobilnya walaupun dijual dengan harga murah.

Efisien Namun Bercitarasa Eropa

Renault Kwid memang dibuat untuk pasar Asia dan dilengkapi oleh mesin berkapasitas kecil, yakni mesin 800 cc (untuk pasar India) dan 1.000 cc (untuk pasar Indonesia). Meski demikian, Renault akan tetap memberikan ciri khasnya pada mobil ini agar tak jadi sekedar mobil murah.

Untuk mengurangi ongkos produksi, Renault memilih untuk menghilangkan fitur-fitur bernilai opsional namun tetap memberikan standar Renault (Foto: Renault)
Untuk mengurangi ongkos produksi, Renault memilih untuk menghilangkan fitur-fitur bernilai opsional namun tetap memberikan standar Renault (Foto: Renault)

Pihak Renault mengaku membutuhkan waktu yang tak sebentar untuk meriset mobil ini. Pihak Research and Development Renault terus mencari formula yang pas untuk meracik Renault Kwid agar efisien namun masih bercitarasa Eropa. Salah satu cara yang ditempuh adalah memangkas fitur-fitur yang bernilai opsional agar harga Kwid tetap terjangkau, namun sekaligus memiliki rancang bangun berstandar Renault supaya Kwid tetap mumpuni.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY