GIIAS Adalah Ajeng Pamer, Bukan Ajang Berjualan

GIIAS Adalah Ajeng Pamer, Bukan Ajang Berjualan

975
0
BERBAGI

Bagi para penggemar otomotif di Indonesia, pasti sudah tidak asing lagi dengan event Gaikindo Indonesia Auto Show (GIIAS). Salah satu event otomotif terbesar di Indonesia ini adalah hasil garapan Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) dan bertaraf internasional.

Event ini tentu saja banyak dinantikan oleh pabrikan dan para penggemar otomotif Indonesia. Kenapa ajang ini menjadi saat yang dinanti-nanti oleh pabrikan? Karena momentum ini akan dimanfaatkan oleh pabrikan sebagai ajang pamer kendaraan terbarunya dan tentu saja menjadi ajang berjualan yang lumayan efektif.

Diikuti Oleh 361 Peserta

Tidak bisa dipungkiri memang bahwa adanya pameran otomotif seperti GIIAS ini bisa mendongkrak penjualan mobil. Hal tersebut dibenarkan oleh Ketua Kompartemen Pameran dan Konferensi Gaikindo, Davy J Tuilan. Bahkan GIIAS tahun ini diprediksi akan mampu merangsang perolehan penjualan di semester II-2016.

Peta GIIAS 2016 (Foto: GIIAS)
Peta GIIAS 2016 (Foto: GIIAS)

Sebagai informasi, GIIAS 2016 akan diikuti oleh 361 peserta. Sebanyak 31 di antaranya merupakan merek kendaraan penumpang dan komersial, sedangkan sisanya merupakan industri pendukung automotif seperti sparepart, aksesori, dan lainnya. Beberapa merek sepeda motor juga ikut serta, seperti Honda, Kawasaki, Ducati, Piaggio, Vespa, Peugeot Scooter, BMW Motorrad, dan lainnya.

5 Tahun Lagi Tidak Boleh Jualan di GIIAS

Untuk mengikuti pameran otomotif kelas kakap seperti ini, memang pabrikan melalui Agen Pemegang Merek (APM) harus merogoh kocek cukup dalam untuk menyewa tempat, membuat kelengkapan display, dan biaya lain-lain. Maka tidak heran jika hampir semua APM juga akan mencari untung lewat event seperti ini dengan cara berjualan produknya. Namun ke depannya, GIIAS akan dirancang tanpa transaksi penjualan mobil. “Jadi tidak bisa dipungkiri GIIAS itu menjadi momentum meningkatkan penjualan di semester kedua 2016. Saat ini cara tersebut masih akan digunakan. Cuma, mungkin lima atau 10 tahun ke depan GIIAS ini hanya melucurkan mobil tapi transaksinya itu terjadi di dealer atau setelah GIIAS berlangsung,” kata Davy.

Davy Jeffry Tuilan, Ketua Kompartemen Pameran dan Konferensi Gaikindo dan Deputy Managing Director PT. Suzuki Indomobil Sales (foto : kompas.com)
Davy Jeffry Tuilan, Ketua Kompartemen Pameran dan Konferensi Gaikindo dan Deputy Managing Director PT. Suzuki Indomobil Sales (foto : kompas.com)

Davy mengatakan bahwa memang sejak awal diadakan pameran otomotif Gaikindo, tujuan dasarnya adalah ajang pamer teknologi terbaru dari masing-masing merek mobil, bukan untuk berjualan. “GIIAS itu oleh Gaikindo akan dibawa ke arah pameran internasional yang betul-betul mengedepankan produk baru, teknologi baru, dan tentunya akan lebih kepada edukasi untuk masyarakat,” tutupnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY