Suzuki SX4 S-Cross – Review dan Test Drive di GIIAS 2016

6153
0
BERBAGI

Suzuki akhirnya memperkenalkan generasi penerus dari SX4 X-Over yang telah lebih dahulu dikenal di Indonesia. Mobil yang bernama SX4 S-Cross ini sebenarnya telah menampakkan dirinya di Indonesia sekitar dua tahun lalu pada ajang Indonesia International Motor Show.

Masalahnya, saat mobil ini resmi meluncur di Indonesia, versi faceliftnya sudah dijual di Eropa. Ini membuat nasib SX4 S-Cross sebelas-duabelas dengan Chevrolet Trax yang juga meluncur di Indonesia saat varian terbarunya telah beredar di pasaran luar negeri.

Produk Maruti Suzuki

Terkait hal ini, pihak Suzuki Indonesia memberikan penjelasan tersendiri. Menurut mereka, SX4 S-Cross yang akan beredar di Indonesia ini merupakan produk Maruti Suzuki India, dan kehadirannya saat ini sekaligus untuk melakukan tes pasar. Jika respon masyarakat bagus, bukan tak mungkin versi faceliftnya juga akan menyusul untuk didatangkan ke Indonesia.

Meskipun diimpor dari India, namun terdapat perbedaan dengan versi negara aslinya tersebut. Di India, SX4 S-Cross ditawarkan dalam pilihan mesin 1.3 L dan 1.6 L yang keduanya hanya dijual dengan mesin diesel saja. Sementara itu, SX4 S-Cross versi Indonesia hadir dengan mesin bensin 1.5 L dengan mesin lama M15A bertenaga 109 PS.

Fitur

Suzuki SX4 S-Cross mendapatkan sejumlah fitur seperti: lampu HID dengan auto headlight, auto rain sensing wiper, dan mempunyai transmisi 6 percepatan otomatis (varian tertinggi) yang dapat dioperasikan secara manual melalui paddle shifter di lingkar kemudi.

Impresi Berkendara

Berhubung masih memakai mesin klasik, maka Suzuki Fanboy yang akrab dengan mesin M15A tidak akan terlalu kesulitan dalam hal beradaptasi dengan performa mesinnya.

Kami sendiri telah mencobanya melalui sesi test drive yang tersedia di GIIAS 2016. Sayangnya, area dan waktu pengujian yang terbatas membuat kami tidak terlalu maksimal mendapatkan impresi pengendaraan dari mobil ini.

Hal yang sempat kami keluhkan adalah mode manualnya yang dioperasikan melalui paddle shift. Entah kenapa, saat melakukan shift down ada terasa hentakan yang cukup mengganggu. Perpindahannya agak kasar dan terasa seperti efek engine brake. Oleh karenanya, kami cenderung untuk menyukai pengendaraan mobil dengan mode otomatisnya saja.

Perihal suspensi, lagi-lagi kami belum bisa memberikan gambaran akurat. Area pengetesan sebenarnya menyediakan simulasi speed bump yang cukup panjang dan bergelombang. Untuk melalui speed bump tersebut SX4 S-Cross dapat melibasnya dengan mudah, pun dengan hentakan suspensi yang masih terbilang empuk. Namun sekali lagi kami katakan bahwa ini hanya pengujian terbatas.

Jika Anda tertarik untuk membeli mobil ini, Suzuki SX4 S-Cross dijual dengan harga Rp 246,9 juta (Manual Transmission) dan Rp 259,9 juta (Automatic Transmission).

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY