Pelaku Pertama Skandal Dieselgate VW Mengakui Kecurangannya

Pelaku Pertama Skandal Dieselgate VW Mengakui Kecurangannya

764
1
BERBAGI
James Liang, insinyur VW yang mengaku bersalah atas skandal dieselgate (Foto: Detroitnews)

Skandal Dieselgate yang menimpa Volkswagen (VW) nampaknya masih akan berkelanjutan. Skandal yang bermula dari kecurangan yang dilakukan VW untuk mengakali hasil uji emisi tersebut kini telah mencapai babak baru, dimana salah seorang engineer VW yang bernama James Liang telah mengaku bersalah di hadapan Pengadilan Federal, di Detroit, Amerika Serikat.

Liang yang telah bekerja lebih dari 30 tahun di VW ini menghadapi dakwaan hukuman penjara selama 5 tahun di Penjara Federal setelah pengakuannya itu. Ini membuat Liang resmi menjadi orang pertama dari seluruh organisasi VW yang menghadapi tuntutan kriminal atas skandal Dieselgate.

Ancaman Penjara dan Deportasi

Untuk menyegarkan ingatan Anda, skandal Dieselgate telah melibatkan lebih dari 500.000 kendaraan merek VW dimana kendaraan-kendaraan tersebut telah ditambahkan perangkat lunak (software) yang dapat mengakali nilai uji emisi sebagai salah satu standar regulasi kendaraan di Amerika Serikat. Jika tak diotak-atik melalui software ini, ratusan ribu kendaraan tersebut ternyata memiliki polusi 40 kali dari batasan polusi emisi yang diharuskan.

Kecurangan VW berdampak besar pada dunia otomotif
Kecurangan VW berdampak besar pada dunia otomotif (Foto: gettyimages)

Menurut dokumen pengadilan, Liang mengaku telah membantu mengembangkan ‘teknologi mesin diesel rendah emisi’ untuk VW saat bekerja di Jerman. Bersama rekan-rekannya, Liang menyadari bahwa mereka tidak dapat membuat mesin yang bisa menembus standar emisi Amerika Serikat. Inilah yang membuat para insinyur VW merancang dan menambahkan software tertentu untuk mengakali pengujian.

Mesin diesel VW memiliki emisi 40% lebih tinggi dari yang diperbolehkan
Mesin diesel VW memiliki emisi 40 kali lebih tinggi dari yang diperbolehkan (Foto: VW)

Liang yang kemudian pindah ke Amerika Serikat pada tahun 2008 guna membantu VW dalam mendapatkan persetujuan dari pemerintah setempat terkait regulasi mesin diesel mengakui bahwa dirinya tetap melakukan kebohongan ini walaupun sadar sepenuhnya jika mesinnya tidak lolos uji emisi Amerika Serikat. Inilah yang membuat warga negara Jerman tersebut akan mendapat sanksi deportasi setelah menjalani hukuman.

VW Tetap Menghadapi Tuntutan

Pengakuan James Liang tak membuat Volkswagen bebas dari tuntutan, karena Jaksa Agung New York dan Massachussets mengkategorikan skandal Dieselgate VW sebagai ‘Penipuan Besar-besaran’ atas pelanggaran peraturan lingkungan. Dapat dipastikan bahwa jajaran manajemen atas VW lainnya juga akan terseret ke meja hijau nantinya.

Pengakuan Liang tak membuat VW bebas dari tuntutan Amerika Serikat (Foto: engadget)
Pengakuan Liang tak membuat VW bebas dari tuntutan Amerika Serikat (Foto: engadget)

Untuk saat ini, pihak VW masih berdalih bahwa para pimpinan mereka tidak terlibat karena tak mengetahui sama sekali mengenai kasus ini lantaran kasus ini dilakukan oleh pekerja di level bawah. Entah benar atau tidak, yang jelas VW masih harus membayar denda sebesar US $15,3 miliar atau sekitar Rp 201 Trilliun sebagai ganti rugi bagi masyarakat yang sudah membeli kendaraan diesel VW di Amerika Serikat, termasuk membeli kembali mobil-mobil yang sudah dijualnya.

1 KOMENTAR

  1. Gara2 penipuan kadar emisi gas buang mesin diesel pada mobil VW yang ternyata berakibat fatal, hampir semua mobil mesin diesel produk pabrikan otomotif yang lain juga kena imbasnya, Menjengkelkan! 😠 Padahal tingkat efisiensi mesin diesel lebih bagus dari mesin bensin….. Saya jadi bingung, secara alami sebenarnya yang lebih beracun dan polutan itu gas buang dari mesin diesel atau mesin bensin sih?

LEAVE A REPLY