Pemerintah Larang Mobil LCGC Jadi Taksi Online

Pemerintah Larang Mobil LCGC Jadi Taksi Online

649
1
BERBAGI
Mobil yang diperbolehkan sebagai taksi online harus diatas 1.300 cc (Foto: Indonesia daily news)

Harus diakui, pertumbuhan sarana transportasi umum berbasis aplikasi kian maju dan diterima di masyarakat. Salah satunya karena nilai praktis yang ditawarkan melebihi apa yang ada pada transportasi umum semacam bus kota ataupun taksi konvensional.

Namun begitu, timbulnya kecemburuan sosial antara sesama pengusaha transportasi umum telah memunculkan peraturan-peraturan baru yang didasari oleh kontroversi yang ada. Pemerintah pun mulai memperketat peraturan terkait transportasi umum berbasis aplikasi, termasuk mengenai spesifikasi kendaraan yang diperbolehkan.

Larangan Terhadap Mobil Jenis LCGC

Peraturan terbaru mengenai kendaraan operasional transportasi umum berbasis aplikasi online telah dikeluarkan oleh Pemerintah. Melalui Kementerian Perhubungan, Pemerintah melarang mobil yang masuk dalam kategori low cost green car (LCGC) dipergunakan sebagai taksi online. Secara garis besar, semua kendaraan berkapasitas silinder sampai dengan 1.200 cc tidak boleh lagi dipergunakan sebagai angkutan umum.

Bukan mobil kembar pertama kolaborasi Toyota-Daihatsu (Foto: carreview.id)
Kedua mobil LCGC ini paling berpotensi jadi taksi online (Foto: carreview.id)

Menurut Muslim, Kepala UP Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Pulogadung, dasar penetapan aturan ini dari Peraturan Menteri Perhubungan RI Nomor 32 Tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang Dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek. Di sana dijelaskan bahwa taksi online yang diperbolehkan Kir hanya mobil-mobil yang memiliki kapasitas silinder di atas 1.300 cc.

Mobil LCGC dilarang jadi taksi online (Foto: Ototaiment)
Mobil LCGC dilarang jadi taksi online (Foto: Ototaiment)

Sosialisasi terkait peraturan yang akan diterapkan mulai bulan Oktober ini akan dilakukan hingga enam bulan kedepan. Jadi jika Anda adalah pengemudi transportasi umum berbasis aplikasi online yang menggunakan mobil seperti Datsun Go, Datsun Go Panca, Toyota Agya, Daihatsu Ayla, Daihatsu Sigra, Toyota Calya, Honda Brio dan Suzuki Karimun tidak boleh lagi dipergunakan sebagai mobil angkutan umum berbasis aplikasi di wilayah DKI Jakarta.

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY