Video Toyota Kijang Raih Penghargaan Bergengsi di Cannes

328
2
BERBAGI

Bagi sebagian besar warga Indonesia, nama Toyota Kijang adalah nama mobil yang terbilang legendaris. Mobil ini mengalami masa kejayaan yang cukup panjang sejak pertama diperkenalkan di tahun 1977 sebelum akhirnya menyerahkan tahta pada adiknya, Avanza, dan kini naik kelas menjadi mobil yang lebih banyak dipakai oleh kaum menegah keatas karena harga dan fitur-fiturnya yang sudah jauh meningkat.

Toyota Kijang yang namanya merupakan kependekan dari Kerjasama Indonesia – Jepang ini telah memasuki generasi keenamnya dan baru saja meluncur tahun 2015 lalu. Guna merayakan umur panjang mobil ini, Toyota Indonesia memproduksi sebuah video yang menceritakan sejarah panjang Toyota Kijang. Kini, video itu mencatatkan namanya di kancah internasional. Loh, bagaimana bisa?

Menang di Cannes

Video dengan judul “Toyota Kijang, Inspirasi dari Indonesia untuk Dunia” itu berhasil meraih penghargaan Gold Dolphin untuk kategori Corporate Videos di ajang The Cannes Corporate Media and TV Awards yang berlangsung di Cannes, Perancis, 13 Oktober lalu dan bersaing dengan 988 peserta lain dari seluruh dunia.

Penghargaan diserahkan Alexander V Kammel, Festival Director dari The Cannes Corporate Media and TV Awards, dan diterima langsung oleh Direktur SAM CGI Prasetyo Hermanto serta Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono (Foto: TMMIN)
Penghargaan diserahkan Alexander V Kammel, Festival Director dari The Cannes Corporate Media and TV Awards, dan diterima langsung oleh Direktur SAM CGI Prasetyo Hermanto serta Wakil Presiden Direktur TMMIN Warih Andang Tjahjono (Foto: TMMIN)

Sebagai informasi, The Cannes Corporate Media and TV Awards merupakan festival internasional bagi film korporasi, media online, dan produksi TV yang telah berlangsung sejak 2010 dan diselenggarakan oleh Film Service International. Video Toyota Kijang berdurasi 10 menit 41 detik garapan SAM Creative Group Indonesia dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) ini dinilai sebagai tayangan komersial yang inspiratif dan menyentuh hati.

Toyota Kijang Dulu dan Sekarang

Saat menonton video perjalanan Toyota Kijang di Indonesia ini, kita akan dibawa mengikuti sejarahnya yang dimulai pada tahun 1977 hingga saat ini. Alur cerita dari video ini memperlihatkan pula apa saja raihan yang telah dicapai Toyota sehingga model Kijang memiliki kualitas global sehingga tak hanya diproduksi untuk pasar domestik, tapi juga pasar ekspor.

All New Kijang Innova sudah memiliki kandungan lokal 85%(foto : toyota.astra.co.id)
All New Kijang Innova sudah memiliki kandungan lokal 85%(foto : toyota.astra.co.id)

Saat ini, generasi keenam dari Toyota Kijang telah diproduksi dengan kandungan lokal yang mencapai 85 persen. Ini tentu saja peningkatan yang amat baik, mengingat dulunya hanya memiliki 19 persen kandungan lokal saat pertama diperkenalkan. Toyota juga tak main-main dalam pengembangan mobil ini dan telah berinvestasi hingga Rp 4,9 triliun untuk memperkenalkan All New Kijang Innova.

2 KOMENTAR

  1. Video nya toyota kijang saja bisa dapet penghargaan,

    Sayangnya all new kijang innova yang harganya melambung tinggi alias overprive, apalagi harganya nyaris 400jt an.
    Namun, fiturnya aja masih kalah dengan rival nya (macam nissan xtrail 2.0 & serena HWS, Mazda CX-5 2.0 & biante, Honda HRV 1.8 Prestige & CRV 2.0, Mitsubishi Outlander Sport PX 2.0).

    Seharusnya nih mobil udah dapet Sunroof kayak rivalnya kalo bisa udah Dual Sunroof kayak Santa Fe & Outlander sport PX (khusus untuk trim Q 2.0 & Q 2.4);

    penambahan REM Brake Asssist (BA) with Rear Disc Brake, Hill Start Assist (HAC), DownHill Start Assist (DAC), Vehicle Stability Control (VSC), Active Traction Control (A-TRC) disamping REM ABS & EBD (Kalo versi thailand fitur REM keselamatan ini udah jadi fitur standar);

    7 Airbag, Di thailand fitur ini jadi standar di kijang innova. Kalo harganya udah Overprice, harusnya fitur ini jadi fitur standar di innova terbaru (khusus tipe Q & V), rival nya innova yg seharga 400jt an saja sudah pakai fitur ini (misal Mazda CX-5 2.0 Urban, Nissan Serena HWS 2.0);

    Electronic Power Steering (EPS), gak fair dong kalo untuk sebuah mobil kijanh yg harganya mahal masih pake setir Hidrolik, padahal buat harga sekitar 400jt udah pada pake setir EPS semua;

    Mesin Direct Injection 2.0, seharusnya TAM sadar akan rivalnya yg sudah memakai teknologi ini (seperi Nissan XTrail 2.0 & Serena 2.0 dengan mesin 2.0L direct injection, Mazda Biante & CX-5 dengan mesin Skyactiv direct injection 2.0), kalo bisa sudah berteknologi Atkinson Cycle with Otto. masa sih kijang innova terbaru masih pake mesin tua yg boros BBM & underpower (yg cuma ngandalin dual VVT-i & pemakaina busi iridium). Kalo TAM tidak mau pakai direct injection, minimal pakai mesin 2AR-FE milik Camry & Alphard yg cocok buat mengimbangi body ladder frame nya kijang innova baru yg lebih berat;

    Jok elektrik & Jok kulit, harusnya fitur ini jadi standar buat kijang innova baru, masa sih harga hampir 400jt joknya masih fabric & joknya masih manual (belum electric);

    Ganti Fitur “Soft Closing Door” dengan Pintu Bagasi Elektrik. Rasanya fitur Soft Closing door takkan terpakai (useless) soalnya pintu bagasi innova baru saja berat banget jadi kalo langsung ditutup, pintu langsung tertutup dengan sempurna tanpa tidak tertutup dengan rapat. Mendingan pasang pintu bagasi elektrik, lebih kepake fiturnya buat harian. Sangan memudahkan saat mau memasukkan barang belanjaan;

    Lampu LED projector headlamp double Beam (Bi-Beam LED). Kalo aplikasiin lampu LED, Kenapa harus single beam aja (buat low beam), sedangkan high beam nya masih halogen & tanpa proyektor, mending kalo high beam nya udah LED. Lebih baik headlamp nya dibikin Bi-Beam LED singel projector (Mode low beam & high beam menyatu/tidak terpisah) biar cost production nya lebih rendah.

    Catatan:
    Saya di sini bukan untuk menjelekkan nama kijang, saya suka mobil ini karena lapang dan kepraktisannya. Namun, saya berharap TAM memberi fitur lebih biar lebih pantas dengan harganya yang tinggi.
    Saya berharap agar TAM lebih peka terhadap rival-rival nya yg jual mobil yg seharga innova terbaru. Semoga TAM dengan segera menaikkan fitur-fitur innova baru seperti di atas

  2. Video nya toyota kijang saja bisa dapet penghargaan,

    Sayangnya all new kijang innova yang harganya melambung tinggi alias overprive, apalagi harganya nyaris 400jt an.
    Namun, fiturnya aja masih kalah dengan rival nya (macam nissan xtrail 2.0 & serena HWS, Mazda CX-5 2.0 & biante, Honda HRV 1.8 Prestige & CRV 2.0, Mitsubishi Outlander Sport PX 2.0).

    Seharusnya nih mobil udah dapet Sunroof kayak rivalnya kalo bisa udah Dual Sunroof kayak Santa Fe & Outlander sport PX (khusus untuk trim Q 2.0 & Q 2.4);

    penambahan REM Brake Asssist (BA) with Rear Disc Brake, Hill Start Assist (HAC), DownHill Start Assist (DAC), Vehicle Stability Control (VSC), Active Traction Control (A-TRC) disamping REM ABS & EBD (Kalo versi thailand fitur REM keselamatan ini udah jadi fitur standar);

    7 Airbag, Di thailand fitur ini jadi standar di kijang innova. Kalo harganya udah Overprice, harusnya fitur ini jadi fitur standar di innova terbaru (khusus tipe Q & V), rival nya innova yg seharga 400jt an saja sudah pakai fitur ini (misal Mazda CX-5 2.0 Urban, Nissan Serena HWS 2.0);

    Electronic Power Steering (EPS), gak fair dong kalo untuk sebuah mobil kijanh yg harganya mahal masih pake setir Hidrolik, padahal buat harga sekitar 400jt udah pada pake setir EPS semua;

    Mesin Direct Injection 2.0, seharusnya TAM sadar akan rivalnya yg sudah memakai teknologi ini (seperi Nissan XTrail 2.0 & Serena 2.0 dengan mesin 2.0L direct injection, Mazda Biante & CX-5 dengan mesin Skyactiv direct injection 2.0), kalo bisa sudah berteknologi Atkinson Cycle with Otto. masa sih kijang innova terbaru masih pake mesin tua yg boros BBM & underpower (yg cuma ngandalin dual VVT-i & pemakaina busi iridium). Kalo TAM tidak mau pakai direct injection, minimal pakai mesin 2AR-FE milik Camry & Alphard yg cocok buat mengimbangi body ladder frame nya kijang innova baru yg lebih berat;

    Jok elektrik & Jok kulit, harusnya fitur ini jadi standar buat kijang innova baru, masa sih harga hampir 400jt joknya masih fabric & joknya masih manual (belum electric);

    Ganti Fitur “Soft Closing Door” dengan Pintu Bagasi Elektrik. Rasanya fitur Soft Closing door takkan terpakai (useless) soalnya pintu bagasi innova baru saja berat banget jadi kalo langsung ditutup, pintu langsung tertutup dengan sempurna tanpa tidak tertutup dengan rapat. Mendingan pasang pintu bagasi elektrik, lebih kepake fiturnya buat harian. Sangan memudahkan saat mau memasukkan barang belanjaan;

    Lampu LED projector headlamp double Beam (Bi-Beam LED). Kalo aplikasiin lampu LED, Kenapa harus single beam aja (buat low beam), sedangkan high beam nya masih halogen & tanpa proyektor, mending kalo high beam nya udah LED. Lebih baik headlamp nya dibikin Bi-Beam LED singel projector (Mode low beam & high beam menyatu/tidak terpisah) biar cost production nya lebih rendah.

    Catatan:
    Saya di sini bukan untuk menjelekkan nama kijang, saya suka mobil ini karena lapang dan kepraktisannya. Namun, saya berharap TAM memberi fitur lebih biar lebih pantas dengan harganya yang tinggi.
    Saya berharap agar TAM lebih peka terhadap rival-rival nya yg jual mobil yg seharga innova terbaru. Semoga TAM dengan segera menaikkan fitur-fitur innova baru seperti di atas.
    Terima Kasih

LEAVE A REPLY