Renault Kwid Resmi Meluncur di Indonesia, Harganya Setara Mobil LCGC

Renault Kwid Resmi Meluncur di Indonesia, Harganya Setara Mobil LCGC

413
0
BERBAGI
apakah Kwid juga akan sukses di Indonesia? (Foto : Viva)

Pasar mobil dengan harga terjangkau di negara ini memang boleh dibilang mempunyai potensi besar. Tak heran jika pabrikan otomotif berlomba-lomba untuk melepas produknya di segmen ini, termasuk Renault. Perusahaan otomotif asal Perancis ini tak mau ketinggalan dengan memperkenalkan Renault Kwid di Indonesia.

Setelah sebelumnya memberikan bocoran undangan publik untuk menghadiri peluncuran Renault Kwid pada tanggal 20 Oktober 2016 besok, hari ini (19/10/2016) Renault terlebih dahulu mengundang para awak media untuk menyaksikan peluncuran mobil ini bersama dengan peluncuran Renault Koleos facelift.

Dijual Seharga Mobil LCGC

PT Auto Euro Indonesia (AEI) selaku Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) Renault di Indonesia memberikan bandrol harga yang cukup murah untuk sebuah mobil ‘berdarah Eropa’, yakni sebesar Rp 117,7 juta. Harga ini memang boleh dibilang lebih mahal jika dibandingkan dengan harga jualnya di negara pembuatnya, India, yakni Rp 63 jutaan.

(Foto : Renault)
Untuk ukuran mobil Eropa, harga Kwid terbilang amat murah (Foto : Renault)

Seperti yang kita tahu, aliansi Nissan – Renault memiliki pabrik di India untuk memproduksi mobil-mobil murahnya, dua diantaranya adalah Renault Kwid dan Datsun Redi-GO. Kedua mobil ini bahkan dibangun dari platform yang sama. Jika Renault Kwid saja akhirnya masuk Indonesia, maka bisa jadi nantinya Datsun Redi-GO akan turut serta.

Spesifikasi

Menurut pihak AEI, Renault Kwid dinilai sesuai dengan kondisi lalu-lintas di Indonesia. Hal ini didukung pula oleh konsumsi bahan bakar dengan tingkat efisiensi tinggi dan biaya kepemilikan mobil yang rendah. Berhubung memiliki desain yang bercita rasa crossover, maka ground clearance mobil ini juga cukup tinggi, yakni 180 milimeter.

Untuk mengurangi ongkos produksi, Renault memilih untuk menghilangkan fitur-fitur bernilai opsional namun tetap memberikan standar Renault (Foto: Renault)
Untuk mengurangi ongkos produksi, Renault memilih untuk menghilangkan fitur-fitur bernilai opsional namun tetap memberikan standar Renault (Foto: Renault)

Mobil ini dibekali dengan head unit layar sentuh tujuh inci yang telah terintegrasi dengan sistem navigasi, satu buah airbag, rem cakram pada roda depan dan sensor parkir. Untuk mesinnya, hanya tersedia satu pilihan saja, yakni mesin bensin 1.000 cc 3-silinder bertenaga 68 hp dan torsi 91 Nm. Hal ini tentu berbeda dengan versi India yang juga ditawarkan dalam varian 800 cc.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY