Banyak Mobil Hanyut di Banjir Pasteur, Inilah Penjelasannya

Banyak Mobil Hanyut di Banjir Pasteur, Inilah Penjelasannya

1483
0
BERBAGI
(foto : antarafoto)

Beberapa waktu belakangan ini ada dua berita tentang banjir yang cukup mengagetkan publik. Banjir di Kemang, Jakarta beberapa saat yang lalu, dan banjir yang terjadi kemarin siang (Senin, 24 Oktober 2016) di daerah Pasteur, Bandung. Kawasan Pasteur ini diterjang banjir dengan ketinggian 1,6 meter dengan arus yang lumayan deras. Banjir ini tentu saja melumpuhkan kegiatan masyarakat. Tidak luput dari rendaman banjir, motor dan mobil yang kebetulan sedang diparkir di daerah itu.

Banyak video amatir yang beredar memperlihatkan ganasnya banjir Senin siang kemarin. Di dalam video tersebut, banyak terlihat mobil yang ikut hanyut terkena terjangan air. Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho memberikan keterangan, “Kendaraan dan motor yang sedang melintas di jalan terendam banjir. Kendaraan yang parkir di BTC Mall juga terendam banjir. Bahkan beberapa mobil terseret banjir seperti layaknya diterjang tsunami kecil di jalan.” Lalu, pada masyarakat awam timbul berbagai pertanyaan, salah satunya adalah: mobil-mobil yang beratnya rata-rata mencapai 1 ton itu kenapa begitu mudah terbawa arus banjir?

Bukan Masalah Bobot Mobilnya

Kita memang banyak yang beranggapan bahwa sesuatu yang berat sekali sulit untuk digerakkan oleh air. Memang hal itu bisa saja terjadi pada beberapa benda, tetapi untuk mobil berbeda. Bahkan di sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari Universitas New South Wales, Australia, para ahli menemukan kenyataan bahwa air setinggi hanya 15 cm pun bisa menggerakkan sebuah Toyota Yaris seberat 1,05 ton. Air yang bisa menggerakkan Yaris tersebut memang hanya setinggi 15 cm, tetapi mempunyai kecepatan gerak 1 meter per detik. Air ini bahkan bisa langsung menghanyutkan mobil jika mempunyai ketinggian 60 cm, dengan kecepatan gerak yang sama.

tidak heran jika mobil-mobil keluaran baru saat ini lebih mudah terseret arus banjir (foto : rri.co.id)
tidak heran jika mobil-mobil keluaran baru saat ini lebih mudah terseret arus banjir (foto : rri.co.id)

Tak hanya itu, yang lebih mengejutkan lagi peneliti kemudian melanjutkan dengan menggunakan SUV berpenggerak empat roda dengan berat 2,5 ton. Lalu hasilnya? Mobil bisa langsung mengambang pada air dengan ketinggian 95 cm, padahal air tidak bergerak sama-sekali.

penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari UNSW (foto : smh.com.au)
penelitian yang dilakukan oleh para ahli dari UNSW (foto : smh.com.au)

Kenapa bisa seperti itu? Karena mobil-mobil keluaran baru saat ini kabinnya banyak didesain untuk kedap udara dan kedap suara. Alasannya tentu saja untuk mempermudah kerja AC dalam mendinginkan kabin, juga mencegah suara berisik dari jalanan agar tidak masuk ke dalam kabin. Karena kabin yang kedap ini, air pun akan lebih sulit untuk masuk ke dalam. Jadi walaupun berat, mobil ini akan menjadi mirip seperti balon yang terisi udara di dalamya, mudah sekali digerakkan oleh air yang mengalir.

bahkan kapal legendaris, Titanic, yang sebesar ini pun mudah sekali digerakkan oleh air, apalagi mobil biasa (foto : bbc.co.uk)
bahkan kapal legendaris, Titanic, yang sebesar ini pun mudah sekali digerakkan oleh air, apalagi mobil biasa (foto : bbc.co.uk)

Selain itu, jangan pernah meremehkan kekuatan air yang bergerak. Air yang bergerak dengan lambat sekali pun memiliki daya dorong sangat kuat. Setiap meter kubik air yang mengalir, beratnya setara dengan 1.000 kilogram. Maka jangan heran jika melihat kapal Titanic yang sangat besar dan berat sekalipun sangat mudah digerakkan oleh air.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY