Data Konsumsi BBM Salah, Hyundai dan KIA Kena Denda

Data Konsumsi BBM Salah, Hyundai dan KIA Kena Denda

556
0
BERBAGI
EPA VS Hyundai dan KIA (Foto: Torquenews)

Beberapa waktu lalu, kita mencermati adanya kasus manipulasi data uji konsumsi BBM yang menimpa Mitsubishi. Selain berakibat pada keuangan perusahaan yang merugi karena harus membayar denda, Mitsubishi akhirnya berafiliasi dengan Nissan agar tetap bisa meneruskan eksistensinya di dunia otomotif.

Kasus semacam ini kembali terulang, dan sekarang perusahaan asal Korea Selatanlah yang menjadi si pesakitan. Adalah Hyundai dan KIA yang terpaksa membayar denda hingga USD 41,2 juta (setara dengan Rp 530 miliar) untuk menuntaskan kasus kesalahan data konsumsi BBM.

Tak Sesuai dengan Standar EPA

Kasus ini bermula dari pengusutan yang dilakukan oleh United States Environmental Protection Agency (EPA) atau Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat yang mempertanyakan hasil konsumsi BBM yang dirilis oleh Hyundai. Menurut Hyundai, mobilnya mampu mencatatkan angka konsumsi BBM hingga 64 km/liter.

Beberapa mobil Hyundai-KIA yang bermasalah (Foto: Jalopnik)
Beberapa mobil Hyundai-KIA yang bermasalah (Foto: Jalopnik)

EPA merasa bahwa mobil-mobil dari afiliasi Hyundai seperti Accent, Elantra, Rio, Veloster dan beberapa model lain memiliki angka konsumsi BBM yang tak sesuai dengan realita, atau dilebih-lebihkan. Atas hal ini, Hyundai terpaksa kembali melakukan pengujian konsumsi BBM di tahun 2012 silam.

Hyundai – KIA Merasa Tak Bersalah

Hyundai sendir berkeras bahwa pihaknya tak bersalah dan tidak tertarik untuk mencari informasi cara pengujian yang sesuai standar EPA. Buntutnya, baik Hyundai maupun KIA terpaksa harus di seret ke meja hijau pada tahun 2013 dengan ancaman denda maksimal USD 350 juta untuk dibayarkan pada EPA dan Departemen Hukum Amerika Serikat.

Hyundai dan KIA tak merasa salah atas hasil uji BBM mereka (Foto: KBB)
Hyundai dan KIA tak merasa salah atas hasil uji BBM mereka (Foto: KBB)

Saat ini, putusan dari kasus yang berlarut-larut ini telah muncul dan kedua perusahaan tersebut wajib mengganti uang seluruh konsumennya yang digunakan untuk mengisi bahan bakar akibat tidak sesuainya angka konsumsi BBM tersebut.

Tak Berpengaruh pada Kualitas Produk

CEO Hyundai David Zuchowski (Foto: businessalabama)
CEO Hyundai David Zuchowski (Foto: businessalabama)

Meski permasalahan ini cukup besar dan menguras kocek Hyundai-KIA, pihaknya menjamin bahwa produk-produk mereka tetaplah berkualitas. CEO Hyundai Amerika Serikat, David Zuchowski, bahkan menyatakan bahwa walaupun ada penyesuaian di klaim angka konsumsi BBM, Hyundai tetap menghadirkan kendaraan yang berkualitas dan memiliki performa yang ramah lingkungan.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY