Hasil Uji Irit Bahan Bakar Mitsubishi New Mirage Diumumkan

Hasil Uji Irit Bahan Bakar Mitsubishi New Mirage Diumumkan

772
0
BERBAGI
(foto : okezone.com)

Bulan lalu, PT. Krama Yudha Tiga Berlian (KTB) selaku distributor kendaraan merk Mitsubishi menggandeng akademisi dari Lembaga Teknologi Fakultas Teknik (LEMTEK) Universitas Indonesia untuk melakukan uji konsumsi bahan bakar New Mirage dalam acara bertajuk ‘Uji Irit Bahan Bakar Mitsubishi New Mirage’.

Pengujian ini menggunakan 6 unit New Mirage, dengan metode pengujian  full to full atau pengisian bahan bakar secara penuh hingga tidak ada udara yang terperangkap di dalam tangki bahan bakar, metode ini mengacu pada standar SAE J1082-200802.

Metode Pengujian

Keenam mobil yang diuji memiliki 2 jenis transmisi berbeda, yaitu otomatis dan manual. Kedua jenis mobil ini diuji melewati jalur yang berbeda-beda, baik meliputi jalan perkotaan, rute luar kota, jalan bebas hambatan dan jalan berbukit di area Jakarta, Ciawi, Puncak, Bandung dan Purwakarta, dengan total jarak tempuh 407 km.

Mitsubishi New Mirage juga lumayan menarik perhatian pengunjung GIIAS 2016 (foto : ototaiment)
Mitsubishi New Mirage di GIIAS 2016 (foto : ototaiment)

Selama perjalanan, AC di semua mobil dinyalakan di posisi 24 derajat Celcius, tekanan angin ban 31 psi, serta bahan bakar yang digunakan jenis Ron 92 atau pertamax, dengan total berat beban pada mobil yang diuji maksimal 160 kilogram.

Lalu Bagaimana hasilnya?

Dari keenam unit New Mirage, Exceed (2 unit), GLS (1 unit), GLX (1 unit), dikemudikan oleh beberapa orang dengan beban sama dengan metode eco driving. “Mahasiswa yang menjadi eco driver ini kerap memenangkan lomba nasional maupun internasional ajang lomba irit antaruniversitas,” terang Prof. Dr. Ir. Bambang Sugiarto, M. Eng, Direktur Lembaga Teknologi Fakultas Teknik Universitas Indonesia. Pada hari ini, Senin 7 November 2016 baru saja diumumkan hasil resmi dari pengujian konsumsi bahan bakar New Mirage.

penyerahan uji konsumsi bbm New Mirage oleh LEMTEK UI (foto : jurnas.com)
penyerahan uji konsumsi bbm New Mirage oleh LEMTEK UI (foto : jurnas.com)

Dari enam kendaraan tersebut, terdapat hasil bervariasi. Untuk transmisi otomatis, didapatkan angka tertinggi 24,95 km/liter, kemudian untuk transmisi manual 28,72 km/liter. Sebagai hasil yang lebih mewakili kondisi berkendara sesungguhnya, konsumsi bahan bakar yang digunakan diambil rata-ratanya. Hasilnya, untuk transmisi otomatis mendapat angka 22 km/liter, sementara transmisi manual 24,2 km/liter. “Dari hasil pengujian, memang terdapat variasi angka yang diperoleh. Salah satu yang berkontribusi terhadap deviasi tersebut adalah karakter pengemudi. Tetapi perbedaan tersebut masih dalam range wajar untuk eco-driving,” tutup Bambang.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY