Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Ganti Oli Mesin Mobil? Ini Akibatnya Bila...

Kapan Waktu Yang Tepat Untuk Ganti Oli Mesin Mobil? Ini Akibatnya Bila Terlewati

592
0
BERBAGI
(foto : mobilku)

Oli adalah salah satu faktor yang sangat penting pada mesin mobil Anda. Oli berguna untuk melumasi dan melindungi part mesin yang bergesekan saat mesin bekerja. Saat ini teknologi sudah semaki maju, begitu juga dengan oli-oli hasil ramuan pabrikan yang saat ini juga sudah semakin canggih. Jika orang Indonesia beberapa tahun lalu sempat memiliki mindset bahwa ganti oli dilakukan setiap 5000 km, saat ini oli bisa berumur lebih lama. Lalu kapan waktu yang tepat untuk mengganti oli mesin mobil kita?

Saat membeli mobil baru, biasanya di buku petunjuk kendaraan diberikan informasi mengenai kapan sebaiknya kita harus mengganti oli mesin. Rata-rata produsen mobil menyarankan penggantian oli berdasarkan seberapa jauh jarak tempuh yang sudah dicapai mobil tersebut. Untuk mobil keluaran terbaru biasanya angka yang disarankan adalah 10 ribu kilometer. Tetapi jarak penggantian oli ini tidak harus selalu mentaati anjuran pabrik, karena banyak faktor yang mempengaruhi umur oli mesin, diantaranya situasi lalu lintas yang harus dihadapi mobil tersebut.

Tidak Melulu Berpatokan pada Jarak

Situasi lalu lintas yang dihadapi tiap orang berbeda-beda, salah satu situasi yang paling sering dihadapi adalah kemacetan. Jika mobil lebih sering digunakan di dalam kota, dimana lalu lintasnya cenderung macet, maka penggantian oli bisa dilakukan pada angka 7500 km atau sekira 6 bulan sekali untuk mobil baru. Tetapi jika mobil sehari-harinya menempuh jalur tol dan dipacu dengan kecepatan konstan, maka penggantian oli bisa dilakukan dengan jarak tempuh yang lebih jauh, hingga 10 ribu km. Selain jalanan yang macet, jenis medan atau track yang dilalui juga berpengaruh. Misalnya daerah pegunungan yang banyak jalan menanjak, tentu saja akan memperberat kinerja mesin. Begitu juga membawa beban berat berlebihan, hal ini akan membebani kerja mesin.

perbedaan molekul oli sintetis dan mineral (sumber : autoshopper.com)
perbedaan molekul oli sintetis dan mineral (sumber : autoshopper.com)

Faktor kedua yang juga tidak kalah penting adalah jenis oli yang digunakan. Teknologi yang sudah semakin canggih juga membuat kualitas oli saat ini jauh lebih baik ketimbang 10 atau 20 tahun yang lalu. Hadirnya zat aditif tambahan bisa memperpanjang umur oli hingga ribuan km. Jadi, untuk mengetahui kapan sebaiknya kita mengganti oli mesin, teliti dahulu spesifikasi oli yang akan digunakan. Oli dengan bahan dasar mineral biasanya memiliki umur pakai yang lebih pendek, tetapi oli dengan bahan semi sintetik atau fully synthetic akan memiliki umur pakai yang lebih panjang. Tentu saja, harganya pun menyesuaikan, oli berbahan dasara mineral biasanya berharga lebih murah.

Akibat Jika Terlambat Ganti Oli Mesin

Overheat menjadi salah satu akibat jika Anda telat mengganti oli mobil (Foto: Motormobile)
Overheat menjadi salah satu akibat jika Anda telat mengganti oli mobil (Foto: Motormobile)

Jika telah mengetahui waktu yang tepat untuk mengganti oli, maka sebaiknya Anda mematuhinya. Mengapa demikian? Karena jika Anda telat mengganti oli mesin, timbul sejumlah masalah baru yang merugikan seperti: penurunan kerja dan kualitas mesin, konsumsi BBM yang semakin boros, mesin jadi lebih mudah panas, dan bukan tak mungkin mengakibatkan kerusakan pada komponen mesin. Oleh karenanya, Anda perlu memperhatikan baik-baik waktu penggantian oli mesin Anda.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY