Mesin Mobil Anda Panas Berlebihan? Mungkin Radiator Anda Bermasalah

Mesin Mobil Anda Panas Berlebihan? Mungkin Radiator Anda Bermasalah

1250
0
BERBAGI
(gudangcara.net)

Apakah Anda pernah merasakan panas mesin mobil Anda yang berlebihan dan diikuti dengan gejala ada suara mesin ngelitik parah, power turun drastis, atau tiba-tiba mati (tidak bisa idle) di lampu merah? Jika iya, hati-hati, mesin mobil Anda mungkin sedang mengalami gejala overheating. Kenapa bisa terjadi overheat? Salah satu penyebab utamanya adalah radiator yang bermasalah.

Radiator adalah salah satu bagian cooling system terpenting pada mobil. Radiator berfungsi sebagai pendingin mesin mobil, dengan cara memutarkan cairan ke bagian yang berpotensi terjadi panas berlebihan pada mesin mobil. Sayangnya, banyak pemilik mobil yang masih menyepelekan perawatan radiator ini karena banyak yang tidak terlalu paham akan fungsinya. Di bawah ini, kami jabarkan lima bagian terpenting pada radiator yang seharusnya Anda perhatikan dan Anda rawat.

1. Kisi-Kisi Radiator

Bagian pada luar radiator ini adalah hal yang paling penting. Anda harus menjaga kebersihan kisi-kisi radiator ini, karena bagian ini berperan sebagai jalur keluar masuknya angin untuk mendinginkan cairan yang ada di dalam radiator. Jika kisi-kisi ini dipenuhi kotoran, maka volume angin yang lewat bisa terhambat, akibatnya adalah proses pendinginan cairan tidak akan bisa maksimal.

kisi kisi radiator jangan sampai kotor, karena bisa menghambat jalannya angin (foto : montirotomotif.com)
kisi kisi radiator jangan sampai kotor, karena bisa menghambat jalannya angin (foto : montirotomotif.com)

Nah, untungnya, bagian ini sebenarnya bisa kita bersihkan sendiri. Caranya dengan menggunakan kuas halus dan jangan menekannya terlalu bertenaga agar kisi-kisinya tidak rusak.

2. Bagian Dalam

Di bagian dalam radiator, kerusakan yang umumnya terjadi adalah terjadinya karat atau korosi ringan. Karat bisa menutup jalur aliran cairan yang lalu menghambat jalannya cairan itu. Bahkan pada beberapa kasus, karat ini bisa sampai melumpuhkan sistem sirkulasinya. Untuk pencegahan, sebaiknya Anda rutin membersihkannya dengan melakukan pengurasan air minimal setahun sekali.

pakailah radiator coolant yang berkualitas, jangan pakai air asal-asalan (foto : saqrme.com)
pakailah radiator coolant yang berkualitas, jangan pakai air asal-asalan (foto : saqrme.com)

Anda juga lebih baik memakai cairan radiator atau radiator coolant yang bagus, jangan asal menggunakan air karena kandungan asam yang tinggi pada air akan semakin mempercepat proses korosi. Tetapi jika radiator Anda sudah mengalami korosi yang parah, serahkan saja radiator Anda kepada ahlinya untuk penanganan lebih lanjut.

3. Kipas Pendingin

Bagian lain yang tidak kalah penting adalah kipas pendingin radiator. Kadang-kadang angin saja tidak cukup untuk mendinginkan cairan yang bersirkulasi di radiator. Maka dari itu diperlukan kipas tambahan, atau para mekanik lebih sering menyebutnya extra fan. Kipas ini akan berputar jika diperlukan, biasanya saat suhu cairan sudah mendekati batas panas.

kipas radiator penting untuk membantu pendinginan (foto : viarohidinthea.com)
kipas radiator penting untuk membantu pendinginan (foto : viarohidinthea.com)

Nah, alat yang mendeteksi panas dan mengirim sinya ke kipas untuk berputar bernama thermostat. Saat thermostat mendeteksi panas tinggi pada cairan, thermostat akan mengirim sinyal pada kipas untuk berputar membantu pendinginan radiator.

4. Selang

Bagian penting yang menjadi penghubung antara mesin dan radiator kadang terlupakan oleh para pemilik mobil. Selang ini jelas mempunyai masa pakai, apalagi selang karet ini menjadi jalan bagi cairan dengan suhu dan tekanan yang tinggi. Semakin lama dipakai, daya tahan selang pun akan terus menurun.

jangan sampai terjadi kebocoran pada selang radiator, bisa berakibat fatal (foto : traktordohc.com)
jangan sampai terjadi kebocoran pada selang radiator, bisa berakibat fatal (foto : traktordohc.com)

Jika selang karet sudah tidak lagi lentur dan mulai mengeras, bisa dipastikan tidak lama lagi akan mulai terjadi kebocoran. Kalau sudah begitu, jangan tunggu selang sampai bocor, segera ganti selangnya karena jika cairan di dalam radiator mengalami penyusutan akan bisa memicu kenaikan suhu secara drastis.

5. Tutup

Nah, bagian kecil ini jelas sering luput dari perhatian. Banyak yang tidak memperhatikan keberadaan barang kecil ini dan menganggapnya sepele. Tutup radiator punya peran sangat besar untuk mencegah cairannya menyemprot keluar. Untuk mengecek tutup radiator masih dalam kondisi baik atau tidak, perhatikan pegas dan karet penyekatnya, masih berfungsi baik atau tidak.

jangan abaikan keberadaan barang kecil ini, apalagi sampai lupa menutupnya (foto : tokopedia.com)
jangan abaikan keberadaan barang kecil ini, apalagi sampai lupa menutupnya (foto : tokopedia.com)

Saat keduanya tak lagi berfungsi optimal maka temperatur mobil akan meningkat dan terlalu panas, karena cairannya bisa menyemprot keluar sedikit demi sedikit. Cairan berkurang drastis, maka bahaya overheating semakin mengancam.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY