Berapa Lama Umur Pemakaian Ban Mobil Yang Benar? Ini 3 Tanda Anda...

Berapa Lama Umur Pemakaian Ban Mobil Yang Benar? Ini 3 Tanda Anda Harus Ganti Ban Secepatnya

8463
0
BERBAGI
(Foto: Ototaiment)

Semua sparepart pada mobil hampir bisa dipastikan memiliki umur pakai, begitu juga dengan ban. Ban mobil yang digunakan, semakin tua umurnya maka kualitas ban pun akan semakin berkurang. Lalu, sebenarnya berapa lamakah umur pemakaian ban mobil yang ideal?

Umur ban bisa dilihat dari jarak tempuh atau lamanya penggunaannya. Jika dihitung dari jarak, rata-rata umur pemakaian maksimal 40.000 Km. Jika dilihat dari lama penggunaannya, walaupun masih dibawah 40.000 Km tetapi sudah mencapai tiga tahun, maka biasanya karetnya pun sudah mulai mengeras dan mudah retak, tanda ban mobil harus segera diganti. Selain itu ada beberapa hal lagi yang bisa menjadi tanda bahwa ban mobil Anda harus secepatnya diganti.

1. Kedalaman Alur Ban

Ini adalah cara paling mudah untuk melihat apakah ban mobil sudah harus diganti atau belum. Anda bisa melihat pada permukaan ban dan memperhatikan alurnya. Alur yang ada tidak boleh kurang dari 1,6 mm, karena jika kurang dari itu ban akan mudah bocor. Jika Anda malas mengukurnya menggunakan penggaris, Anda bisa melihat alur ban yang dekat dengan TWI (Tread Wear Indicator), yang ditandai dengan lambang segitiga. Di sela-sela alur ban itu ada tonjolan, dan apabila tonjolan itu mulai sejajar dengan permukaan alur ban, berarti sudah saatnya untuk mengganti ban itu.

hal yang paling mudah adalah memperhatikan alur ban, jika masih dalam maka aman, tetapi jika sudah gundul segeralah ganti (foto : autoexpress)
hal yang paling mudah adalah memperhatikan alur ban, jika masih dalam maka aman, tetapi jika sudah gundul segeralah ganti (foto : autoexpress)

Jadi Anda tidak perlu lagi menunggu hingga 40.000 Km untuk mengganti ban. Jika sebelum itu ban Anda sudah mulai gundul, sebaiknya Anda ganti secepatnya agar mobil tetap nyaman dan tidak mencelakakan Anda.

2. Retakan di Dinding Ban

Jika alur ban Anda masih tebal, tetapi Anda melihat retakan-retakan halus pada dinding ban mobil, maka itu juga menandakan bahwa sebaiknya Anda mengganti ban secepatnya. Retakan-retakan halus ini berpotensi menjadi retakan yang semakin dalam dan mudah membuat ban jadi bocor.

retakan seperti ini jelas akan dengan mudah membuat ban anda bocor, atau bahkan meledak (foto : apalacheerv.com)
retakan seperti ini jelas akan dengan mudah membuat ban anda bocor, atau bahkan meledak (foto : apalacheerv.com)

Tidak hanya bisa menyebabkan kebocoran, tetapi bila Anda mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi meggunakan ban yang sudah mulai retak, maka bisa saja ban mobil meletus. Mengerikan, jika ban Anda meletus saat mobil dalam kecepatan tinggi, maka kecelakaan pun tidak bisa dihindarkan lagi. Hal seperti ini tentu bukan sesuatu yang Anda inginkan, maka sebaiknya segera ganti ban jika Anda mulai menemukan hal-hal seperti ini.

3. Benjolan Ban

Benjolan yang biasanya muncul di permukaan atau dinding ban biasa disebabkan karena kurangnya angin pada ban, tapi pengendara tidak menyadari dan tetap memakainya terus-terusan, maka dinding dan permukaan ban pun menjadi tidak stabil saat bergerak. Saat diisi angin lagi, maka bisa timbul benjolan tersebut.

ban mobil yang benjol di bagian sidewall (foto : modifikasi.com)
ban mobil yang benjol di bagian sidewall (foto : modifikasi.com)

Benjolan tersebut juga menandakan ada sesuatu yang salah dengan bagian dalam ban, bisa karena benang-benang di dalam ban putus, atau hal lainnya. Tetapi satu yang pasti, benjolan seperti ini jelas membuat ban Anda tidak layak pakai karena membuat ban rawan meletus.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY