Premium Semakin Langka, Apakah Pertalite Menjadi Gantinya?

Premium Semakin Langka, Apakah Pertalite Menjadi Gantinya?

1213
0
BERBAGI
(foto : jurnalasia.com)

Saat ini jika Anda datang ke SPBU milik Pertamina, anda pasti akan sulit menemukan BBM jenis Premium yang dulu menjadi andalan masyarakat. Mungkin hal ini membuat Anda bertanya-tanya, kenapa Premium jadi langka? Kenapa Premium semakin sulit ditemukan? Memang betul Premium saat ini menjadi semakin langka terutama di kota-kota besar, karena Pertamina saat ini sedang fokus pada Pertalite dan Pertamax.

“Kalau kita lihat antrean di Pertalite dan Pertamax makin panjang, nah kalau ini tidak difasilitasi konsumen akan kurang nyaman. Akhirnya kami tambahkan nozzle-nya Pertalite dan Pertamax,” jelas Awan Raharjo, Senior Sales Executive Pertamina Wilayah Jakarta Selatan dan Timur. Pihak Pertamina menjelaskan, Pertalite dan Pertamax sekarang memang diminati masyarakat. Bahkan Pertalite saat ini mengalami kenaikan penjualan hingga 700 persen. Sedangkan Premium yang dulu mendominasi penjualan saat ini telah turun drastis dari 80 persen mewakili semua produk BBM bensin dari Pertamina menjadi di bawah 50 persen.

Pertalite Gantikan Premium?

Kurang lebih satu tahunan yang lalu Pertamina meluncurkan produk BBM jenis baru yang diberi nama Pertalite. Pertalite diluncurkan Pertamina setelah Pemerintah mencabut subsidi untuk Premium. Banyak yang menyangka bahwa Pertalite ini diluncurkan untuk menggantikan posisi Premium. Untuk diketahui, Pertalite merupakan produk tambahan dari Pertamina dengan RON 90 untuk mengisi level di atas Premium RON 88 dan di bawah Pertamax 92.

Pertalite sepertinya akan jadi anak emas Pertamina (foto : harianjogja.com)
Pertalite sepertinya akan jadi anak emas Pertamina (foto : harianjogja.com)

Pihak Pertamina memang tidak pernah membuat pernyataan bahwa Pertalite ini diluncurkan untuk menggantikan Premium. Namun saat ini jelas terlihat bahwa porsi Premium memang sudah berkurang jauh. “Jadi sebetulnya, bukan karena kami ingin hapus Premium tetapi karena ada kebutuhan pasar. Di mana ada potensi kami penuhi kebutuhannya, yaitu Pertalite,” kata Awan, “Jelas ini bukan kapasitas Pertamina untuk menjawab, kebijakan itu ada di Pemerintah. Pertamina sebagai produsen hanya melihat dari kebutuhan pasar,” tambahnya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY