Kaki – Kaki Mobil Anda Bunyi? 4 Komponen Ini Sering Jadi Penyebabnya

Kaki – Kaki Mobil Anda Bunyi? 4 Komponen Ini Sering Jadi Penyebabnya

4163
0
BERBAGI
(ilustrasi : mobilku)

Kaki-kaki mobil adalah salah satu faktor pendukung kenyamanan pada sebuah mobil. Bagian ini juga menjadi bagian yang lumayan sensitif jika terjadi kerusakan, walaupun kerusakannya tidak terlalu parah. Biasanya, bagian-bagian pada kaki mobil yang mengalami kerusakan akan memunculkan bunyi-bunyian aneh.

Kaki-kaki mobil bunyi dapat disebabkan oleh beberapa faktor yang menandai rusaknya suatu komponen tertentu pada kaki mobil. Selain bunyi-bunyian aneh, kerusakan pada kaki mobil juga ditandai dengan kurangnya kenyamanan saat berkendara, laju mobil terasa berat, mobil terasa tidak stabil, dan bantingannya terasa kasar. Lalu apa sajakah komponen pada kaki-kaki mobil yang sering menjadi penyebab kerusakan?

1. Shockbreaker

Seperti yang sudah kita ketahui, shockbreaker berfungsi untuk meredam guncangan. Shockbreaker yang masih bagus seharusnya bisa berfungsi meredam guncangan pada mobil saat melewati jalan yang kurang mulus. Banyak orang yang merasakan kaki-kakinya mobilnya keras, bantingannya kasar dan ada semacam bunyi ‘gludug’ ketika meliwati lubang atau jalanan yang bergelombang. Jika anda mengalami hal tersebut, biasanya itu disebabkan oleh shockbreaker yang sudah lemah, atau biasa kita sebut shock mati.

shocbreaker mobil jenis coilover (foto : stage3motorsports)
shocbreaker mobil jenis coilover (foto : stage3motorsports)

Jika tidak segera mendapat perbaikan, shock mati ini bisa saja membahayakan pengemudi dan penumpang, karena mobil akan terasa limbung terutama saat berbelok dengan kecepatan tinggi. Selain itu, shockbreaker yang rusak bisa membuat permukaan ban mobil terkikis tidak rata dan benjol karena, itu bukti bahwa traksi ban ke aspal tidak sempurna jika shock mati.

2. Ball Joint

Bagian ini juga menjadi bagian dari kaki-kaki mobil yang paling sering rusak. Ball Joint berfungsi sebagai penyambung antara swing arm dengan wheels knuckle dan menjadi sumbu roda mobil saat berbelok. Bagian ini memiliki tugas yang berat saat mobil berjalan. Jika terjadi kerusakan pada bagian ini, akan terdengar bunyi ‘gludug’ saat melewati jalanan bergelombang, tetapi beda dengan bunyi ‘gludug’ yang dihasilkan oleh shock mati.

bagian penting pada kaki-kaki yang rawan rusak (foto : racingjunk)
bagian penting pada kaki-kaki yang rawan rusak (foto : racingjunk)

Cara sederhana memeriksa kerusakan ball joint ini adalah dengan mendongkrak bagian depan mobil anda hingga menggantung, kemudian gerakan roda ke atas dan ke bawah dengan sedikit menyerongkannya secara perlahan. Jika memang terjadi kerusakan, maka saat digoyang-goyangkan bagian itu akan mengeluarkan bunyi ‘gludug-gludug’. Tetapi misalnya anda masih ragu dan belum bisa menebak apakah ball joint anda bermasalah atau tidak, bawalah mobil anda ke bengkel spesialis kaki-kaki dan percayakanlah pada ahlinya.

3. Rack End

Rack end adalah bagian yag berfungsi untuk mengatur tingkat kelurusan roda mobil saat sedang berjalan. Bagian umumnya juga sering mengalami kerusakan, karena beban kerjanya termasuk berat. Jika terjadi kerusakan, biasanya akan timbul bunyi aneh semacam ‘kletek’ saat mobil melaju dan melewati jalan yang kurang bagus.

bagian yang sering dicuekin, tapi punya peran penting (foto : ultimatepowersteering)
bagian yang sering dicuekin, tapi punya peran penting (foto : ultimatepowersteering)

Kerusakan pada bagian ini akan menyebabkan mobil anda tidak seimbang, karena tugasnya adalah menyamakan tingkat kelurusan roda. Otomatis, kenyamanan berkendara andapun akan terganggu jika rack end mobil anda rusak.

4. Tie Rod

Bagian ini menjadi perantara antara rack end steer dan bagian roda, tie rod inilah yang bisa membantu mobil untuk bergerak kiri dan kanan. Mendeteksi kerusakan tie rod ini tidak sesulit mendeteksi kerusakan perangkat kaki-kaki mobil yang lain, karena anda cukup menggoyang-goyangkan stir mobil. Jika roda langsung berbelok, maka tie rod masih dalam kondisi bagus, tetapi jika terasa hampa (mekanik biasa menyebutnya speleng) sebelum akhirnya roda ikut berbelok maka pasti sudah terjadi kerusakan pada tie rod mobil anda.

tie rod pada mobil (foto : trucktrend)
tie rod pada mobil (foto : trucktrend)

Jika anda memaksakan berjalan dengan kondisi tie rod yang rusak, maka anda akan merasa kurang nyaman karena mobil akan menjadi kurang responsif menerima perintah belok dari pengemudi. Selain itu, jika anda termasuk golongan orang yang memiliki respon lambat terhadap perubahan pada mobil, kerusakan ini akan membahayakan anda saat berkendara karena mobil akan sering oleng ke kanan atau ke kiri.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY