Cerita di Balik Kerjasama Proton dan Suzuki

Cerita di Balik Kerjasama Proton dan Suzuki

292
0
BERBAGI
(foto : Nikkei)

Merk mobil milik pemerintah Malaysia, Proton, beberapa bulan ini dikabarkan sedang dalam kondisi di ujung tanduk. Merk yang sudah berdiri sejak 1983 ini walaupun status kepemilikannya itu milik pemerintah, tetapi nyatanya tidak menjamin bahwa Proton Malaysia ini aman di pasaran dan bisa menjadi primadona di Malaysia. Bulan September lalu, Automotive News Europe memberitakan bahwa Proton sedang mencari rekanan untuk kembali menaikkan kehidupan Proton.

Laba Proton ini telah bertahun-tahun merosot, dan disinyalir karena produknya yang kurang berkualitas (teknologi dan model), lemahnya purna jual dan ketatnya kompetisi di pasar. Dari kue pasar sebanyak 52 persen di tahun 2001, Proton saat ini harus rela kehilangan peminat dengan hanya mendapat jatah 10 persen dari pasar mobil Malaysia. Padahal di masa kejayaannya, Proton pernah memimpin pasar kendaraan domestik sebesar 74 persen pada tahun 1993.

Mengajukan Proposal Kerjasama

Pemerintah Malaysia sudah memberikan suntikan dana kepada Proton untuk menyambung kehidupan Proton. Suntikan dana ini tidak bersifat kontinyu, melainkan hanya untuk mendukung Proton sampai menemukan partner kerjaya. Menurut Nikkei, Proton sudah mengirimkan surat permohonan kerjasama kepada 14 merek mobil global, dan tiga merek sudah dalam tahap komunikasi intensif, salah satunya adalah Suzuki.

Proton Ertiga yang sudah resmi meluncur di Malaysia (Foto : Indra Fathan)
Proton Ertiga yang sudah resmi meluncur di Malaysia (Foto : Indra Fathan)

Proton dan Suzuki sudah menjalin perjanjian kerjasama bisnis yang ditandatangani pada Juni 2015. Walau begitu, salah satu eksekutif Suzuki mengatakan kalau Suzuki kemungkinan besar tidak akan mengambil saham dari produsen mobil asal Malaysia tersebut. Kerjasama inipun terjadi bukan semata karena urusan bisnis. Sumber yang tidak mau disebukan namanya berkata, “Suzuki memutuskan untuk melakukan kemitraan tersebut karena Osamu Suzuki, Chairman Suzuki Motor Corporation, memiliki hubungan pribadi dengan pendiri Proton, Mahathir Mohamad. Tapi Mahathir sudah mengundurkan diri sebagai ketua Proton pada akhir Maret, di tengah perseteruan dengan Perdana Menteri Najib Razak, dan hubungan antar perusahaan (Suzuki dan Proton) menunjukkan tanda-tanda perubahan halus,” ujarnya.

Saat ini Suzuki, Selanjutnya Siapa?

Setelah Proton resmi menjalin kerjasama dengan Suzuki, untuk permulaan Proton melakukan rebadge pada Ertiga. Kabarnya, tidak hanya Ertiga yang nantinya di rebadge dengan nama Proton, tapi masih ada beberapa tipe Suzuki yang lainnya. Lalu bagaimana dengan dua pabrikan lain yang dikabarkan juga berpotensi menjadi mitra Proton?

apa mungkin Celerio juga menjadi Proton Celerio? (Foto : Paultan)
apa mungkin Celerio juga menjadi Proton Celerio? (Foto : Paultan)

Selain Suzuki, ada dua perusahaan lagi yang mencoba merespon tawaran dari Proton, yaitu PSA Group (produsen Peugeot), dan Renault. “Peugeot menegaskan, sudah menanggapi proposal permintaan yang diprakarsai oleh Proton dan pemegang saham,” kata juru bicara PSA. Namun jubir tersebut enggan mengatakan lebih rinci terkait urusan tersebut, apa sudah mencapai kesepakatana atau belum.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY