Inilah 8 Daftar Perawatan Mobil Setelah Menerjang Banjir, Jangan Sampai Ada yang...

Inilah 8 Daftar Perawatan Mobil Setelah Menerjang Banjir, Jangan Sampai Ada yang Terlewat!

626
0
BERBAGI
Anda baru saja menerjang banjir? Perhatikan beberapa komponen yang mungkin bermasalah (Foto: jakartapinggiran)

Musim penghujan selalu memiliki tantangan tersendiri bagi para pemilik kendaraan, khususnya mobil. Curah hujan yang rendah mungkin tidak terlalu bermasalah, namun bagaimana dengan yang tinggi dan memiliki intensitas besar hingga menimbulkan tak sekedar genangan, tetapi juga banjir?

Seperti sudah kita ketahui bersama, banyak komponen dari suatu mobil yang sensitif terhadap air sehingga membutuhkan perhatian lebih setelah ‘dipaksa’ menerjang banjir. Oleh karena itu, kami akan menyajikan sejumlah tips perawatan mobil setelah menerjang banjir. 

1. Filter Udara

Bersihkan, atau ganti saringan udara jika sudah parah (Foto: breakerlink)
Filter udara perlu diganti jika sudah parah terkena air banjir (Foto: breakerlink)

Sebagai komponen yang memiliki peran menyaring udara yang masuk ke ruang mesin, sudah sepantasnya jika filter udara wajib Anda perhatikan setelah menerjang banjir yang cukup tinggi menggunakan mobil. Jika air banjir cukup tinggi hingga membasahi filter udara, Anda sebaiknya melakukan penggantian karena sistem penyaringannya dipastikan akan rusak.

2. Oli Transmisi Dan Gardan

Periksa apakah ada rembesan oli transmisi di girboks mobil Anda (Foto: Autobild)
Periksa apakah ada rembesan oli transmisi di girboks mobil Anda (Foto: Autobild)

Oli transmisi yang terletak di bawah jelas punya potensi besar kemasukan air saat menerjang banjir, meskipun ketinggian air hanya sebatas tinggi roda. Ada baiknya Anda melakukan penggantian pada oli transmisi tersebut, terutama jika mobil Anda berjenis transmisi otomatis. Cek juga keadaan oli gardan, karena sama seperti oli transmisi, posisinya yang berada di paling bawah mobil rentan kemasukan air.

3. Oli mesin

(foto : mobilku)
 Cek lebih jelas, apakah warna oli berubah kecoklatan atau tidak (foto : mobilku)

Selain oli transmisi dan oli gardan, oli mesin juga sebaiknya dicek ulang melalui dipstick oli yang sudah tersedia. Perhatikan apakah warna oli berubah warna jadi kecoklatan atau tidak. Jika iya, maka dipastikan oli mesin sudah terkontaminasi air. Ini berarti Anda harus segera melakukan penggantian karena bisa mengakibatkan kerusakan yang lebih parah pada bagian dalam mesin.

4. Busi, Kabel Busi dan Koil

Busi (Foto: Otomania)
Jika terasa gejala pincang usai menerjang banjir, periksa busi mobil Anda (Foto: Otomania)

Busi, kabel busi dan koil jangan sampai luput dari pemeriksaan, apalagi jika banjir yang diterjang memiliki ketinggian hingga kap mesin. Jika kendaraan terasa da gejala pincang saat dikemudikan seusai melewati banjir, biasanya ada salah satu dari komponen ini yang basah. Segeralah mencari bengkel untuk mengeringkan bagian ini agar mobil kembali normal.

5. ECU (Engine Control Unit)

ECU adalah (Foto: Indonesia Today)
ECU adalah (Foto: Indonesia Today)

ECU adalah perangkat yang fungsinya cukup vital pada sebuah mobil yang bersistem injeksi. Beberapa pabrikan menempatkan perangkat ini di balik dasbor yang letaknya lumayan rendah. Jika perangkat ECU terendam air, ini bisa berakibat fatal bagi mobil Anda. Oleh karenanya, jika diperkirakan ketinggian air banjir mencapai ECU mobil Anda, jangan langsung menyalakan mobil, karena dikhawatirkan terjadi konsleting. Jika sudah terlanjur, maka biaya untuk mengganti ECU tersebut akan cukup menguras kantong.

6. Rem

Rem merupakan salah satu komponen wajib yang harus anda cek setelah melewati banjir (Foto: suzukipusatbandung)
Rem merupakan salah satu komponen wajib yang harus Anda cek setelah melewati banjir (Foto: suzukipusatbandung)

Saat ini, masih banyak mobil yang beredar di Indonesia masih mengandalkan rem tromol. Jika mobil Anda adalah salah satunya, sebaiknya segera melakukan pengecekan pada remnya segera setelah keluar dari terendam air banjir. Cek bagian dalam atau pada brake pad-nya. Sebagai komponen yang berperan penting bagi keselamatan Anda, pengecekan rem tentu diperlukan, karena dikhawatirkan bagian dalamnya berkarat sehingga tidak dapat bekerja dengan sempurna.

7. Berbagai Sensor dan Soket

Contoh sensor TPS di Honda Jazz (Foto: adityasuryaworld)
Contoh sensor TPS di Honda Jazz (Foto: adityasuryaworld)

Saat ini, mobil yang beredar di pasaran banyak menggunakan sensor pada bagian mesinnya. Umumnya, sensor-sensor tersebut telah dilapisi karet agar kedap air. Meski begitu, tidak ada salahnya kita mengecek kembali perangkat-perangkat ini. Jika terjadi trouble, indikasi awal komponen ini biasanya muncul informasi yang bisa di baca pada speedometer kendaraan.

8. Kaki-Kaki

Pemeriksaan kaki-kaki mobil (Foto: Otocool)
Pemeriksaan kaki-kaki mobil (Foto: Otocool)

Sebagai penopang pada kendaraan, bagian kaki-kaki juga wajib diperhatikan setelah menerjang banjir. Meskipun bagian ini biasanya tidak menimbulkan gejala apapun sehabis melewati banjir, namun pada kaki-kaki terdapat komponen yang anti terhadap air seperti pada boot as roda. Setelah tergenang air, bagian itu jika dibuka pasti akan menyisakan air di dalamnya. Ini jika dibiarkan dapat merusak bola-bola besi karena berkarat. Efeknya, perputaran roda kendaraan bisa terganggu.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY