BMW, Nissan dan Porsche Tidak Boleh Jualan di Korea Selatan

BMW, Nissan dan Porsche Tidak Boleh Jualan di Korea Selatan

416
0
BERBAGI
Nissan Qashqai (foto : Nissan UK)

Kabar kurang sedap minggu ini datang dari Korea Selatan. Pemerintah negara Korea Selatan baru-baru ini menjatuhkan sanksi yang berat kepada tiga produsen mobil tingkat dunia, yaitu: BMW, Nissan dan Porsche. Sanksi yang dijatuhkan kepada mereka tidak sepele, yaitu larangan menjual produknya di negara tersebut.

Pada hari Kamis, 1 Desember 2016 lalu Carbuzz memberitakan bahwa pemerintah Korea Selatan telah menemukan adanya pelanggaran emisi pada beberapa produk mobil milik BMW, Nissan dan Porsche. Pelanggaran itu diduga terjadi karena adanya manipulasi pada software yang digunakan untuk mengukur kadar emisi. Dari penyelidikan tersebut, terdapat enam mobil yang terkena kasus. Enam mobil ini terdiri dari satu model BMW, dua model milik Nissan dan tiga merk Porsche yang telah terbukti memiliki perubahan software untuk menghasilkan emisi rendah.

Yang Lain Kena Imbasnya

Masalah ini pada akhirnya mengakibatkan pemerintah memeriksa beberapa produsen otomotif lainnya. Pemeriksaan ini membuahkan hasil, karena ada sekitar 10 model kendaraan lain yang juga terindikasi memiliki perubahan softwareNah lho! Porsche pun mendapat tambahan lagi, tidak hanya tiga, melainkan tujuh mobil yang dicurigai terkena manipulasi hasil uji emisi.

Porsche Macan sudah dihentikan penjualannya di Korea Selatan (foto : Ototaiment)
Porsche Macan S sudah dihentikan penjualannya di Korea Selatan (foto : Ototaiment)

Saat ini, ketiga produsen mobil tersebut sudah berhenti menjual beberapa model mobilnya. Porsche kabarnya telah berhenti menjual empat dari tujuh model mobil yang sedang diperiksa, salah satunya Macan S, sedangkan Nissan sudah berhenti menjual kendaraan SUV Q50 dan Qashqai lalu BMW menghentikan X5 M. Kasus ini sebenarnya mirip dengan kasus yang menimpa Volkswagen beberapa saat lalu, dimana Volkswagen memanfaatkan software khusus untuk memanipulasi hasil uji emisinya.

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY